Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

SLB Kini Hadir di Pijay

Written By wartini cantika on Selasa, 21 Oktober 2014 | 16.24

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Sekolah berkebutuhan khusus bagi anak cacat kini hadir di Pidie Jaya. Kendati masih serba kekurangan baik fasilitas, tenaga pengajar serta beberapa sarana utama yang diperlukan anak didik lainnya, namun pihak sekolah atau pengelola tetap berupaya semaksimal mungkin untuk memajukan lembaga pendidikan dimaksud.

Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) yang berlokasi di Gampong Pohroh Kecamatan Meureudu, aktif mulai September 2014 lalu. Sekolah ini baru memiliki 48 orang anak didik, yang meliputi lima keterbatasan.

Kepala SLBN Pijay, Zubir SPd, kepada Serambinews.com mengatakan, lembaga pendidikan dasar yang dipimpinnya menempati bangunan sendiri berkontruksi permanen dan berlantai dua yang baru saja rampung. Letaknya yang berjauhan dengan ibukota kabupaten atau sekitar enam kilometer dari jalan raya, tidak menjadi kendala. Untuk antar dan jemput Pemkab Pijay menyediakan fasilitas dua unit bus khusus anak sekolah. (*)


16.24 | 0 komentar | Read More

Pemko Sabang Salurkan Bantuan Rp 70 juta Untuk Gaza

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Pemerintah Kota Sabang menyalurkan bantuan dana kemanusiaan sebesar Rp 70 juta untuk korban perang di Gaza, Palestina. Bantuan solidaritas itu diserahkan langsung oleh Sekdako Sofyan Adam kepada Pimpinan Bank Mandiri Sabang, Diky Hermiwan, di ruang kerja walikota setempat, Selasa (21/10/2014), untuk selanjutnya diteruskan melalui panitia Biro Humas Setda Aceh.

Sekdako Sabang, Sofyan Adam SH, mengatakan, bantuan dana kemanusiaan sebesar Rp 70 juta yang disalurkan untuk korban perang di Gaza itu, merupakan hasil sumbangan dari PNS, masyarakat dan pelajar yang dikumpulkan melalui Posko Pemko sejak beberapa waktu lalu itu,

Didampingi Assiten Administrasi Umum Drs Kamaruddin dan Kabag Humas Irwansyah Putra SE, mengucapkan terima kasih kepada para PNS dan masyarakat, serta pelajar di Kota Sabang yang telah memberikan kepercayaan kepada Pemko untuk menyalurkan bantuan kepada para korban perang zionis Israel di Gaza.

"Mudah-mudahan dengan bantuan dana yang terkumpul dari PNS, masyarakat dan pelajar melalui posko Pemko yang kami salurkan ini dapat meringankan beban para korban di Gaza," demikian Sekdako Sabang, Sofyan Adam. (az)


16.24 | 0 komentar | Read More

Gubernur Kembali Rombak Kabinet

* Dr Syahrul Tolak Jabatan Baru

BANDA ACEH - Gubernur Zaini Abdullah, melalui Sekda Aceh, Drs Dermawan MM, Senin (20/10) siang kembali merombak kabinetnya untuk kali keempat dengan melantik 13 dari 14 pejabat eselon II yang SK pengangkatannya sudah ditandatangani Gubernur Aceh.

Satu dari 14 pejabat eselon II itu justru memilih tidak hadir saat pelantikan berlangsung di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Senin pukul 14.00 WIB. Pejabat tersebut adalah Dr dr Syahrul SpS-(K) yang sebelumnya menjabat Direktur Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

Syahrul yang dikonfirmasi Serambi tadi malam mengatakan, ketidakhadirannya dalam pelantikan itu, bukan karena jabatannya sebagai Direktur RSUZA digantikan oleh rekan sekerjanya di RSUZA.

Tapi justru lebih karena jabatan baru yang diberikan kepadanya sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Keistimewaan Aceh dan Sumber Daya Manusia tidak cocok dengan ilmu dan keahliannya selama ini di bidang kedokteran.

Ketidakhadirannnya pada pelantikan kemarin, kata Syahrul, sudah ia sampaikan kepada Sekda Aceh Drs Dermawan MM, empat jam sebelum pelantikan dimulai.

Ia mendapat panggilan dan pemberitahuan dari Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Aceh, Drs Zurkarnain, untuk mengambil undangan pelantikan pejabat eselon II pada pukul 10.00 WIB. Setelah undangan pelantikan pejabat eselon II itu diambilnya, Syahrul langsung menghadap Sekda Aceh. Saat itulah ia sampaikan ketidakhadirannya dalam pelantikan pada pukul 14.00 WIB.

Alasan Syahrul, jabatan baru yang dipercayakan kepadanya sebagai Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan, bukanlah bidang keahliannya.

Ia menghadap Sekda Aceh, Dermawan MM, karena kedudukan Sekda dalam struktur organisasi Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) di jajaran Pemerintah Aceh sebagai ketua. Lalu ia laporkan bahwa jabatan baru yang dipercayakan kepadanya itu tidak sesuai dengan ilmu dan keahlian yang dimilikinya.

Syahrul menyatakan, prinsip hidupnya, kalau sebuah jabatan diberikan kepadanya dan jabatan itu tidak sesuai dengan ilmu dan keahlian yang dimilikinya, maka ia akan mundur. "Lebih baik saya mengundurkan diri, sehingga Pak Gubernur dan Sekda bisa mencari orang yang lebih tepat sesuai keahliannya untuk menduduki jabatan tersebut," ujarnya.

"Kalau kita ikhlas ingin membangun daerah, membantu masyarakat Aceh dan Pemerintah Aceh, tidak selamanya harus berada di dalam jajaran pemerintah, di luar pemerintahan pun bisa," kata mantan dekan Fakultas Kedokteran Unsyiah ini.

Syahrul menambahkan, kalaupun jabatan Staf Ahli Gubernur Bidang Keistimewaan dan SDM itu tidak diberikan kepadanya, ia telah ikhlas jabatan Direktur RSUZA yang dijabatnya selama dua tahun lebih itu, diberikan kepada rekan kerjanya di RSUZA, yang usianya lebih muda, yakni dr Fachrul Jamal SpAN yang selama ini menjabat Wakil Direktur RSUZA. "Saya harap pengganti saya bisa bekerja lebih maksimal lagi untuk memberikan kesembuhan dan kepuasan pelayanan kepada pasien yang berobat ke RSUZA," ucapnya.

Selain dr Fahrul Jamal SpAn yang dilantik menjadi Direktur RSUZA kemarin, masih ada 12 pejabat lainnya yang dilantik. Mereka adalah dr Taqwallah, dilantik menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan dan Hubungan Luar Negeri. Jabatan lamanya sebagai Kadis Kesehatan, dipercayakan kembali kepada dr M Yani MKes yang sebelumnya pernah menjabat Kadis Kesehatan Aceh.

Drs Mustafa, dilantik menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan. Jabatan lamanya selaku Kepala Biro Umum digantikan T Aznal Zahri SSTP, MSi. Drs Hasanuddin Darjo MM dilantik menjadi Kepala Badan Arsip dan Perpustakaan. Jabatan yang ditinggalkannya sebagai Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan diisi oleh Ir Iskandar Idris MSi. Jabatan yang ditinggalkan Iskandar Idris sebagai Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Aceh, diisi Ir Arifin.     

Berikutnya, Muhammad Jafar SH MHum, mantan Ketua KIP Aceh dan staf ahli Gubernur Aceh, ditarik menjadi Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Hukum dan Politik.

Selanjutnya, Drs Bustami Usman SH MSi, mantan kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Aceh serta mantan Kepala Badan Pembinaan Pendidikan Dayah Aceh, kembali dipercayakan memimpin Badan Pembinaan Pendidikan Dayah menggantikan pejabat lama, Abubakar SH.

Ir Diaduddin yang sebelumnya Kepala Bidang di Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, dipromosi menjadi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, menggantikan Dr Raihanah MSi.

Selanjutnya, Ir Lukman Yusuf MSi yang sebelumnya Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan Aceh, dipromosi menjadi Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Aceh, menggantikan pejabat lama, Ir Razali Adami MP.

Selanjutnya, Dr Mahyuzar MSi yang merupakan salah satu kepala bidang di Biro Humas Setda Aceh, dipromosi menjadi Kepala Biro Humas Setda Aceh, menggantikan Murtalamuddin MSP.

Mantan kepala dinas dan staf ahli, kepala biro, yang belum diberikan jabatan baru, "diparkir" sementara di Sekretariat Daerah Aceh dan ada pula yang dikembalikan ke instansi awalnya.

Misalnya Drs Samidan Angkasa Wijaya, dikembalikan ke Perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Aceh. Sebelumnya ia menjabat Inspektur dan Staf Ahli Gubernur Aceh.

Sekda Dermawan MM yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Aceh mengatakan, pelantikan II itu adalah bagian dari upaya untuk mendapatkan pejabat yang ahli di bidangnya masing-masing sesuai track record pengalaman kerja yang selama ini ditekuni.

Kepada pejabat eselon II yang dilantik itu, Sekda berpesan hendaknya bisa menjadikan momentum pelantikan ini sebagai suntikan semangat baru untuk menjalankan tugas terbaik kepada rakyat, baik yang bersifat pelayanan, pengaturan, maupun pemberdayaan dan pembauran.

Bangun sinergi yang baik antaraparat dan lembaga daerah, sehingga setiap langkah yang dilakukan mengarah kepada tujuan yang sama. "Satukan langkah agar tujuan pencapaian cita-cita mulia untuk kesejahteraan bagi segala lapisan rakyat Aceh bisa dicapai dalam waktu yang lebih cepat," ujarnya.

Bagi pejabat yang diganti dan belum mendapat jabatan yang baru, Sekda mengharapkan pengertian dan kesabarannya. "Tetap terus bersemangat dan bekerja membantu pejabat yang baru dalam menjalankan tugas PNS-nya," ujar Dermawan. (her)  

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.24 | 0 komentar | Read More

Hidayat NW: Jokowi Harus Buktikan Ucapannya soal Kabinet

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid meminta, agar Presiden Joko Widodo dapat membuktikan seluruh pernyataannya soal kabinet. Salah satunya yaitu agar setiap menteri yang berasal dari partai politik harus melepaskan jabatannya di partai.

Menurut Hidayat, apa yang telah dibicarakan Jokowi telah menjadi konsumsi publik. Sehingga, Jokowi harus dapat membuktikan setiap pernyataan yang ia keluarkan selama kampanye Pilpres 2014 lalu.

"Dulu dia sampaikan fokus ke kabinet, tidak rangkap jabatan di parpol. Kalau sekarang, beliau ngomong apalagi itu pasti menjadi bagian yang sudah dicatat oleh publik," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, dilansir Kompas.com, Selasa (21/10/2014).

Menurut Hidayat, di dalam UU Kementerian, memang tidak diatur kewajiban menteri harus berasal dari parpol. Hanya saja, Jokowi pernah menekankan bahwa setiap calon menteri yang akan masuk di dalam jajarannya harus fokus dalam menjalankan tugasnya.

"Apakah beliau nantinya mentolerir pimpinan parpol menjadi bagian dari kabinet nanti akan kita lihat karena kan belum ada pengumumannya. Tapi yang jelas tentu publik menginginkan apa yang dijanjikan Jokowi bisa dilaksanakan," ujarnya.


16.24 | 0 komentar | Read More

KNPI Aceh Ajak Pemuda Dukung Pemerintah Baru

BANDA ACEH - Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh, Jamaluddin M Jamil mengajak semua pemuda dan berbagai elemen masyarakat lainnya untuk mendukung pemerintah baru dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. Diharapkan era kepemimpinan baru tingkat nasional yang telah diberi amanah oleh masyarakat Indonesia dapat membawa bangsa ke arah yang lebih baik ke depan.   

Demikian disampaikan Jamaluddin dalam rapat koordinasi (rakor) kepemudaan dan keolahragaan se-Aceh di Oasis Atjeh Hotel, Banda Aceh, Senin (20/10). Jamaluddin berharap kepada Pemerintah Aceh untuk membangun komunikasi yang baik, bijaksana, dan lebih santun lagi dengan pemerintah pusat.

Supaya tidak ada multitafsir dalam implementasi MoU Helsinki dan UUPA, terutama turunannya yang bersinggungan dengan perekonomian rakyat. Karena kesejahteraan rakyat mutlak wajib diperjuangkan Pemerintah Aceh. "Kita berharap Jokowi-JK bisa merealisasikan janji-janji yang telah disepakati dalam MoU Helsinki oleh pemerintah sebelumnya," harapnya.

Sedangkan Kadispora Aceh, Asnawi dalam sambutan pembukaan mengatakan, tujuan penyelenggaraan rakor ini dalam rangka meningkatkan pelayanan kepemudaan dan keolahragaan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Aceh dengan melibatkan unsur kabupaten/kota. Supaya program ini dapat saling mendukung dengan kegiatan pembinaan di kabupaten/kota. Kepada semua peserta rapat ini dapat menghasilkan suatu rumusan yang dapat dituangkan dalam rencana aksi daerah. "Rumusan tersebut nantinya menjadi cikal bakal penyusunan qanun kepemudaan dan keolahragaan Aceh ke depan," harapnya.

Ketua Panitia, Syaifullah mengatakan, rakor yang digelar sejak 2021 Oktober ini melibatkan 23 orang kepala dinas pemuda dan olahraga/kadis pendidikan/kadis kebudayaan dan parawisata. Para ketua KNPI yang ada di 23 kabupaten/kota di Aceh. Dalam rakor ini juga difasilitasi sebagai narasumber Ketua DPD KNPI Aceh Jamaluddin M Jamil, Sekretaris Dinas Keuangan Aceh M Nasir, Kepala Bidang Program dan Pelaporan Dispora Aceh Lukfandi, Kabid Pemuda Armadi AR, dan Kabid Olahraga Musri Idris. "Diakhir acara peserta diminta membuat rumusan hasil rakor," ujarnya.(adi)


16.24 | 0 komentar | Read More

Ibas Berharap Kabinet Jokowi dari Kalangan Profesional

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Ketua Fraksi Demokrat di DPR Edhie Baskoro Yudhoyono mengatakan, masyarakat kini tengah menunggu susunan kabinet yang akan diumumkan oleh Presiden Joko Widodo. Ia berharap kabinet itu lebih banyak diisi kalangan profesional. "Saya harap banyak kaum profesional selain parpol yang gabung. Right man on the right place," kata Ibas, sapaannya, di Kompleks Parlemen, Selasa (21/10/2014).

Dilansir Kompas.com, Ibas mengatakan, sistem demokrasi yang dianut Indonesia memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk dapat mengisi jabatan menteri. Ia menilai wajar apabila Jokowi memilih kalangan profesional dari partai politik untuk mengisi jabatan itu. "Partai politik juga punya kader terbaik. Mereka miliki kesempatan yang sama," ujarnya.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu mengatakan, hingga kini dia belum mendengar kabar ada kader Partai Demokrat yang hendak dipinang Jokowi untuk masuk ke dalam kursi kabinet. Ia menekankan bahwa sikap Demokrat tetap sebagai partai penyeimbang.

Putra bungsu Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu meminta agar pembangunan yang telah dilakukan pemerintahan yang dipimpin ayahnya dapat dilanjutkan pada era Jokowi. Apabila masih ada kekurangan di dalam pembangunan itu, Jokowi dapat melakukan perbaikan.

"Secara pribadi, saya tak ingin negara ini mundur. Kalau ada yang baik diteruskan, kalau ada yang kurang, mohon dilengkapi," ujarnya.


16.24 | 0 komentar | Read More

Mengidap HIV/AIDS, Nelayan Myanmar Meninggal di RSUZA

Written By wartini cantika on Minggu, 19 Oktober 2014 | 16.24

LHOKSEUMAWE – Seorang nelayan Myanmar yang ditangkap TNI AL, dilaporkan gagal dideportasi karena positif mengidap penyakit HIV/AIDS (Human Immuno Deficiency Virus/Acquired Immuno Deficiency Syndrome) dan meninggal dunia dalam perawatannya di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, sekitar dua pekan lalu.

Wakil Direktur Rumah Sakit Umum Cut Mutia Aceh Utara, dr Makhrozal, Sabtu (18/10) membenarkan kalau ada satu warga Myanmar yang terjangkit HIV/AIDS setelah diperiksa pihaknya, walaupun korban tersebut meninggalnya di Banda Aceh.

Menurut Makhrozal, sekitar satu bulan lalu, korban tersebut sempat berobat ke rumah sakit akibat batuk dan diare. Lalu sekitar satu pekan kemudian, dia kembali lagi dibawa ke rumah sakit dan kondisi semakin parah. "Karena kondisinya dicurigai, maka kita minta izin untuk memeriksanya dan hasilnya ternyata positif AIDS," ulasnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, maka sesuai  hasil  koordinasi dengan Imigrasi, pasien pun dibawa ke Banda Aceh untuk perawatan lanjutan. "Namun sekitar tiga atau empat hari dirawat di Banda Aceh, dia pun meninggal dunia," ungkap Makhrozal.

Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Lhokseumawe Albert, mengakui ada seorang warga Myanmar yang meninggal di Banda Aceh sekitar dua pekan lalu akibat sakit. Namun dia mengaku tidak mengetahui penyakit apa yang diderita warga tersebut. "Karena satu orang meninggal, maka yang dideportasi kemarin itu hanya 19 orang dari 20 orang yang direncanakan sebelumnya," ujarnya.

Sedangkan saat ini, sisa nelayan yang masih ditampung di bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe berjumlah 31 orang, baik berkebangsaan Myanmar ataupun Thailand. "Untuk pemulangan 31 orang lagi tersebut, sejauh ini belum juga ada kepastian," demikian Albert.

Sebelumnya, pihak TNI Lanal Lhokseumawe, Kamis (10/4) subuh menangkap lima kapal pukat asal Thailand yang masuk ke perairan timur Aceh secara ilegal. Bersama kapal tersebut, TNI-AL juga mengamankan 56 ABK berkebangsaan Thailand dan Myanmar. Menindaklanjuti penangkapan ini, 51 ABK diserahkan ke Imigrasi, sedang lima lagi yang merupakan nahkoda kapal mengikuti proses hukum karena masuk ke wilayah Indonesia secara ilegal. (bah)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.24 | 0 komentar | Read More
Techie Blogger