Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

NU Dukung Indonesia Jadi Pusat Pemikiran Islam

Written By wartini cantika on Jumat, 30 Januari 2015 | 16.24

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendukung gagasan menjadikan Indonesia sebagai pusat pemikiran Islam, kata ketua PBNU, Said Aqil Siradj. Organisasi Islam terbesar di Indonesia itu pun sudah memiliki beberapa rencana untuk mewujudkan gagasan tersebut.

Kepada wartawan usai menemui Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla atau yang akrab dipanggil JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (30/1/2015), Said mengatakan NU sudah mendirikan 23 Universitas yang berada dibawah manajemen NU.

"Kita nanti akan meresmkian dua puluh tiga universitas NU yang sudah kita dirikan, (nanti) yang menandatangani prasastinya pak Wapres," kata dia.

Saat ini sebagian Universitas itu sudah memulai kegiatan belajar mengajarnya walau pun belum diresmikan. Kata Said sebagian mahasiswanya berasal dari luar negri, antara lain 30 orang dari Afganistan dan 30 orang dari Thailand Selatan.

Said mengatakan dalam pertemuannya dengan JK, Wapres sempat menerangkan bahwa dengan konflik di Timur Tengah yang melanda negara-negara Islam, kini mereka tidak lagi bisa menjadi perwakilan Islam yang moderat. Indonesia sebagai negara dengan penduduk Islam terbanyak, bisa mengambil peran sebagai pusat pemikiran.

"Indonesia lah terutama NU yang diharapkan bisa menkadi contoh Islam yang ideal, Islam yang berbudaya, yang berperadaban," ujarnya.

Selain itu Wapres juga berharap pemikiran-pemikiran tokoh Islam seperti Abddurahman Wahid atau Gus Dur, dibukukan dalam bahas asing, sehingga bisa dikonsumsi oleh dunia internasional.

NU sebagai organisasi kata dia akan selalu mendukung pemerintah. Apapun kebijakan pemerintah yang pro rakyat akan didukung oleh NU. Sedangkan jika pemerintah mengeluarkan kebijakan yang dinilai kurang layak, maka NU akan berada paling depan untuk mengingatkan.


16.24 | 0 komentar | Read More

iPhone Terancam Tak Bisa Masuk Indonesia?

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Perdagangan sepakat menetapkan syarat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) smartphone impor harus 40 persen. Bila tidak terpenuhi, smartphone tersebut bisa jadi dilarang dijual.

"‎Kalau kurang dari 40 persen, Kementerian Perdagangan tidak akan memberi izin," tegas Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia Rudiantara, dalam konferensi pers Reformasi Perizinan Bidang Pos Telekomunikasi dan Perizinan Spektrum Frekuensi, di Jakarta, Jumat (30/12015).

"iPhone mau nggak mau juga harus, kalau tidak ya, tidak kita izinkan. Ini berlaku untuk semua vendor," imbuhnya.

TKDN tersebut berlaku untuk semua smartphone 4G yang masuk k‎e Indonesia mulai 1 Januari 2017 nanti. Jadi untuk saat ini masih tersedia rentang waktu dua tahun untuk mempersiapkannya.

Harus punya pabrik di Indonesia?

Syarat TKDN yang disepakati berarti smartphone impor harus mengandung komponen buatan Indonesia sebesar 40 persen dari keseluruhan perangkatnya. Sementara, 60 persen sisanya diperbolehkan komponen buatan luar negeri.

Komponen dari dalam negeri ini bisa saja berupa piranti keras ataupun piranti lunak. Apakah ini berarti vendor harus membuat pabrik di Indonesia?

Menurut Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos Informatika Muhammad Budi Setiawan, vendor punya dua pilihan untuk memenuhi syarat tersebut; membangun pabrik atau kerjasama.

"Harus punya pabrik rakitan atau cukup kerjasama saja. Jadi (kalau kerjasama) tidak membutuhkan pabrik di Indonesia," jelasnya.

"Misalnya seperti PT Satnusa yang di Batam. Mereka cuma butuh satu ruangan, ban berjalan, lalu ada orang-orangnya masang software," tutup Budi.


16.24 | 0 komentar | Read More

Status Warga Pasutri Dicabut

* Bukan Lagi Penduduk Banda Aceh

BANDA ACEH - RS (41) dan istrinya WM (40) yang tertangkap tangan membagi-bagikan buku ajaran Kristen di kompleks Taman Rusa, Lamtanjong, Aceh Besar, terhitung 28 Januari 2015 tidak lagi merupakan warga Kota Banda Aceh. Mereka akan pindah domisili ke daerah asalnya, Desa Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Sumatera Utara.

Hal itu disampaikan Sekretaris Kecamatan Kuta Alam, Reza Kamilin SSTP dalam Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh yang berlangsung di Aula Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH), Kamis (29/1).

Dicabutnya status kependudukan kedua warga Banda Aceh itu didasarkan atas permintaan mereka pascainsiden Taman Rusa. Keduanya melapor kepada keuchik untuk pindah, lalu kecuhik menaikkan usulan tersebut kepada pihak kecamatan. Camat setempat langsung menyetujui permintaan tersebut. Sedangkan surat keterangan pindah untuk pasutri ini ditandatangani oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banda Aceh, Drs Syahrullah.

Sebelumnya, pasutri ini terdaftar sebagai penduduk Gampong Laksana, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Terhitung 28 Januari 2015, keduanya bukan lagi warga setempat dan setelah kasus yang mereka hadapi selesai akan segera kembali ke kampung asalnya.

Sementara itu, Kasatpol PP dan WH Aceh, Drs Alhudri MM yang memimpin rapat antara unsur Forkopimda Aceh dengan ormas-ormas Islam itu menyebutkan, pihaknya tetap konsisten menyelesaikan kasus ini hingga tuntas. Hal itu merupakan kewajibannya karena kasus tersebut sudah dilimpahkan ke pihak Satpol PP dan WH Aceh.

"Sebenarnya ini kasus Sapol PP dan WH Aceh Besar yang menyelesaikan, tapi kita tetap menyelesaikan ini karena sudah tanggung jawab," tegas Alhudri.


16.24 | 0 komentar | Read More

Pique dan Shakira Punya Momongan Lagi

SERAMBINEWS.COM - Bek Barcelona Gerard Pique dan penyanyi Shakira menyambut anak kedua mereka ke dunia pada Kamis malam.

Shakira melahirkan anak laki-laki tanpa komplikasi dalam operasi caesar yang dijadwalkan di rumah sakit Quiron Tecknon di Barcelona.

Pique (27) dan bintang Kolombia (37) mengumumkan kabar itu dalam sebuah pernyataan singkat sebelum tengah malam.

Meskipun demikian, nama bayi yang baru lahir ini belum terungkap, setelah lebih dari dua tahun pasangan itu mendapat anak pertamanya, Milan.

Sekitar 24 jam sebelum lahir, Pique bermain penuh 90 menit pada Rabu malam ketika Barcelona menang 3-2 melawan Atletico Madrid di Copa del Rey di Vicente Calderon.

Seperti anak pertama, Pique dan Shakira akan melanjutkan tradisi keluarga serta membuat anak mereka menjadi anggota asosiasi FC Barcelona.

Pasangan selebriti itu telah bersama-sama sejak 2010. Mereka mengumumkan kehamilan kedua mereka serta jenis kelamin jabang bayi pada Agustus 2014, demikian seperti dikutip di goal.com.


16.24 | 0 komentar | Read More

Jembatan Gantung Blang Nibong Rusak

BIREUEN - Jembatan gantung ukuran 70 x 1 meter yang terletak di Dusun Blang Nibong, Gampong Lapehan Masjid,  Makmur Bireuen yang dibangun sejak 1993  lalu, papan lantai sudah kropos dan sudah banyak menelan korban yang terperosok saat melintasi jembatan tersebut.

Imum Mukim, Suka Maju, Abdullah Ali Basyah kepada Serambi, Kamis (29/1) mengatakan, jembatan gantung sudah berumur 20 tahun lebih merupakan jalur penyeberangan warga Lapehan menuju Dusun Nibong yang dihuni sekitar 30 kepala keluarga (KK) dan tembus ke Pulo Teungoh dan ke Kecamatan Sawang Aceh Utara.

Sejak dibangun 1993 lalu  belum pernah sekalipun diperbaiki sehingga tidak bisa dilewati lagi. "Masyarakat terpaksa menyeberang sungai dengan turun ke dasar sungai untuk bisa sampai ke dusun Blang Nibong dan desa  lainnya", ujarnya.

Berebapa bulan terakhir katanya, sudah empat korban berjatuhan dan yang terakhir pada bulan November 2014 seorang warga, M Isa (50) jatuh saat melintas di atas jembatan dengan kenderaan roda dua. M Isa terperosok karena papan lantai patah sehingga korban jatuh dan kenderaannya tersangkut di atas jembatan.

Kerusakan adalah papan lantai sebagian sudah copot dan lapuk,  penyangga jembatan juga perlu diganti dengan kayu yang lebih kokoh. Keuchik Lapehan Masjid, Muzakkir berharap Dinas Bina Marga  Cipta Karya dan Perumahan Rakyat Bireuen mau memperbaiki jembatan tersebut.

Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Perumahan Rakyat (BMC-PR) Bireuen, Fadli ST mengatakan, laporan dari masyarakat akan ditindaklanjuti untuk memastikan tingkat kerusakan dan upaya penanganannya.(yus)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.24 | 0 komentar | Read More

Pesanan membludak, Honda HR-V Inden Sampai 2 Bulan

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pesanan Honda HR-V membludak sehingga saat ini inden (waktu tunggu pemesanan) kendaraan tersebut mencapai dua bulan.

"Kalau saat ini pesan, mungkin dua bulan lagi baru unit diterima. Kami berusaha mempercepat produksi," kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual agen pemegang merek Honda PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy di Surabaya, Jumat.
Jonfis mengemukakan hal tersebut di sela tes drive Honda HR-V dengan rute Surabaya-Bromo-Surabaya.

Dia mengemukakan, untuk mempercepat pengiriman kepada pembeli, pabrik Honda di Indonesia terus memperbanyak produksi dengan target 2.200 unit HR-V tiap bulan.

"Berbagai usaha kami lakukan agar pengiriman HR-V ke pembeli bisa lebih cepat. Salah satunya, jika perlu kami akan menambah shift kerja bagian produksi," kata Jonfis.
Dia mengemukakan, data terakhir menyebutkan pesanan HR-V sudah mencapai 7.500 unit sejak diperkenalkan pada September 2014.

Pada akhir pekan lalu, HPM menyerahkan 100 unit pertama HR-V kepada pembeli di seluruh Indonesia.
Menurut Jonfis, pembeli HR-V sebagian besar sudah memiliki mobil namun ingin upgrade maupun menambah kendaraannya.

"Misalnya pemilik Hond Jazz, jika ingin upgrade ke Honda CR-V, harganya selisih sekitar Rp300 juta, mungkin terlalu jauh harganya. Selama ini tidak ada model Honda antara Jazz dan CR-V, jadi mungkin upgrade-nya ke merek lain, tapi sekarang sudah ada HR-V," kata Jonfis.

Lebih lanjut dia mengemukakan, survei menyebutkan orang yang sudah memiliki MPV cenderung memilih jenis SUV dan bukan ke MPV lagi.
HR-V menurut Jonfis adalah crossover pertama dari Honda yang menggabungkan desain dan ketangguhan sport utility vehicle, interior mengambil kendaraan jenis coupe (dashboard dan kursi model cocpit), serta utilitas multi purpose van (karena kursi yang bisa direbahkan sehingga menambah daya muat).


16.24 | 0 komentar | Read More

Aceh Perlu Qanun Penangkal Misionaris

Written By wartini cantika on Kamis, 29 Januari 2015 | 16.25

BANDA ACEH - Komisi VII DPRA yang membidangi keagamaan dan keistimewaan Aceh menilai perlu segera mengeluarkan qanun khusus untuk menangkal misionaris yang belakangan marak dilakukan di Aceh oleh jaringan yang terorganisir.

Ketua Komisi VII DPRA, Ghufran Zainal Abidin MA mengatakan kasus terbaru yang menjadikan Aceh sebagai target misionaris terungkap setelah tertangkapnya pasangan suami istri (pasutri) RS (41) dan WM (40) di Gampong Lampreh, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, beberapa waktu lalu. Kasus lainnya yang masih segar dalam ingatan, di antaranya pengiriman paket buku dan CD kristenisasi berjudul 'Christ, Muhammad, And I' ke alamat-alamat tertentu. "Posisi Aceh saat ini siaga I. Karena Aceh menjadi target para misionaris dalam menyebarkan ajarannya. Semua pihak harus meningkatkan kewaspadaan," kata Ghufran seusai melakukan sidak ke Satpol PP dan WH Aceh, Rabu (28/1) siang, sekaligus mendengarkan penuturan RS dan WM yang sedang dalam proses penyelidikan.

Menurut Ghufran, Komisi VII DPRA bersama dengan para pemangku kebijakan di Pemerintahan Aceh akan duduk bersama untuk mengeluarkan sebuah qanun khusus tentang misionaris dan hal tersebut sangat urgent sifatnya. "Qanun khusus ini harus segera dibuat dan dikeluarkan, sebelum kondisi seperti ini akan menjadi penyakit yang menyebarkan virus. Bagian-bagian yang mulai digerogoti virus harus segera diamputasi," katanya.

Terkait hal yang dilakukan oleh RS dan WM, menurut Ghufran, perlu dilakukan pendalaman interogasi dan dipandang perlu untuk dilakukan penahanan, karena yang mereka lakukan bukan sebatas penistaan agama tapi kehadiran RS dan WM serta misionaris lain ke Aceh selama ini telah sangat mengusik ketenteraman dan kerukunan beragama di Aceh.

"Kami meyakini di balik tugas misionaris yang diemban keduanya, ada jaringan besar dan kuat, baik itu sebagai donatur maupun segi penggalangan lainnya," ujarnya.

Komisi VII DPRA juga sangat menyayangkan dengan apa yang dilakukan aparat gampong dengan mudah mengeluarkan identitas bagi RS dan WM. Karena itu Ghufran meminta seluruh pihak harus terlibat dalam upaya membendung upaya dari pihak-pihak yang ingin melakukan misi penyebaran agama di Aceh. "RS dan WM ini kan baru sebulan di Aceh, kok begitu mudah identitas bagi keduanya dikeluarkan. Ini sangat miris. Kami mengharapkan agar seluruh masyarakat mengawasi berbagai kegiatan orang-orang asing di Aceh yang mungkin saja punya misi-misi tertentu. Tapi, hal yang perlu dipahami jangan bertindak anarkis dan laporkan segera kepada pihak berwenang," demikian Ghufran.

Tim Komisi VII DPRA lainnya yang hadir dalam sidak yaitu Jamaluddin T Muku (wakil ketua), Tgk Khalidi (sekretaris), dan para anggota masing-masing T Mukhtar Al-Qatubi, Rahmadhana Lubis, Ismaniar Nizan, Tgk Usman, M Isa, dan Tgk Syarifuddin. Tim tersebut diterima Kasatpol PP dan WH Aceh, Drs Alhudri MM.(mir)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.25 | 0 komentar | Read More
Techie Blogger