Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Akibat Mercon, Enam Rumah Terbakar

Written By wartini cantika on Selasa, 29 Juli 2014 | 16.24

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Enam unit rumah semi permanen di Lorong Damai, Desa Batuphat Barat, Kecamatan Muara satu, Lhokseumawe, Senin (28/7/2014) malam sekitar pukul 19.15 WIB terbakar. Sedangkan penyebab kebakaran diduga kuat akibat percikan api dari petasan.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Joko Surachmanto, melalui Kapolsek Muara Satu Iptu M Nasir, menjelaskan, berdasarkan informasi awal dihimpun pihaknya dari para saksi mata, api awalnya muncul dari atap rumah Azhar yang sedang kosong. Sedangkan sumber api dari percikan petasan yang meledak di udara.

"Namun sejauh ini yang meledakan petasan kita belum tahu, karena pelakunya meledakan petasan jauh dari lokasi kejadian. Cuma percikan apinya saja terbang sampai ke atap rumah Azhar," ulas Iptu Nasir.

Selanjutnya, api pun terus membesar, hingga membakar sejumlah rumah lainnya yang letaknya berdekatan.

Dalam upaya memadamkan api, lanjut Kapolsek, ada delapan unit pemadam kebakaran dari PT Arun, PT PIM, Pemko Lhokseumawe dan Pemkab Aceh Utara, yang dikerahkan ke lokasi. Sehingga api pun baru berhasil dijinakan sekitar pukul 22.15 WIB atau sekitar tiga jam.

"Dari enam rumah yang terbakar, cuma satu rumah yang sebagian hartanya bisa diselamatkan yakni harta milik keluarga Ali Usman. Sedangkan barang dari lima rumah lainnya ludes terbakat," ungkap Iptu M Nasir.

Ditambahkanya, untuk korban kebakaran, sementara ini direncanakan akan ditampung di gedung SMP Islam Pase yang terletak di lorong tersebut. "Untuk lokasi kebakaran sudah kita police line untuk penyelidikan lebih lanjut," demikian Iptu M Nasir.


16.24 | 0 komentar | Read More

Relawan Indonesia Shalat Id Bersama Warga Gaza

SERAMBINEWS.COM, GAZA – Sebanyak 19 Relawan Indonesia yang tergabung dalam Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) melaksanakan shalat Iedul Fitri bersama warga Gaza di Masjid Khulafaur Rasyidin, Senin (28/7/2014)

"Ini adalah salah satu masjid yang terletak di kemp pengungsi Jabaliya, berjarak satu km dari RS Indonesia,"  lapor koresponden Mi'raj Islamic News Agency (MINA) di Gaza.

Para relawan bergabung bersama ribuan rakyat Gaza yang sejak selesai shalat subuh sudah berada di masjid itu.

Kebanyakan  jamaah shalat Idul Fitri  adalah  pengungsi internal (Internal Displaced Person) dari utara Jalur Gaza, seperti Bayt Lahiya dan Bayt Hanoun. Mereka mengungsi karena rumah rumah mereka dekat dengan perbatasan dan jadi sasaran serangan membabi buta  Israel.

Bertindak selaku Imam dan Khotib shalat Iedul Fitri adalah Shaikh Abdul Rabu' Abu Sibah yang dalam khutbahnya menekankan tiga hal penting.

Pertama, hari Id ini merupakan hari kemenangan seluruh muslimin, terutama muslimin di Gaza yang telah bertahan selama 21 hari dari gempuran-gempuran zionis Israel, dan meyakini bahwa kemenangan akan segera dicapai.

Kedua, merupakan bentuk kesabaran muslimin di Gaza, kesabaran yang luar biasa ditunjukkan oleh muslimin di Gaza yang tetap bertahan di jalur Gaza dan tidak keluar dari Gaza untuk mengungsi, namun tetap menjaga tanah Palestina, sebagai murobithin dan menjaga tanah di mana terdapat Bayt Al Maqdis, Masjid Al Aqsa, masjid suci ketiga kaum muslimin.

Ia mengutip Al Quran surat Ali Imran : 200, yang menyatakan, agar orang beriman sabar dan tetap bersabar serta berjaga jaga di perbatasan.

Kemenangan ketiga merupakan kemenangan peperangan dalam menghadapi Iedul Fitri setelah satu bulan melaksanakan shaum Ramadhan.

Situasi shalat Idul Fitri 1435 di Jalur Gaza kali ini, berbeda dengan shalat Idul Fitri tahun-tahun sebelumnya, karena tahun ini dilaksanakan di tengah serangan Israel yang masih gencar terhadap Gaza. Kebanyakan rakyat Gaza melaksanakan shalat Iedul Fitri tidak di lapangan, namun di masjid masjid , karena serangan Israel masih terus berlangsung setelah sehari sebelumnya negara zionis itu menolak gencatan senjata selama 24 jam sejak Ahad (27/7/2014) yang diusulkan PBB.

Sebanyak 19 relawan MER-C masih berada di Jalur Gaza hingga saat ini untuk menyelesaikan pekerjaan akhir RS Indonesia serta mengawal pengadaan alat kesehatan agar rumah sakit dapat  segera beroperasi. Jika situasi keamanan membaik, maka akan segera diadakan pembelian alat kesehatan sehingga rencana pengoperasian RS Indonesia di akhir tahun ini bisa tercapai.


16.24 | 0 komentar | Read More

Heroisme Pejuang Palestina Kejutkan Dunia

SERAMBINEWS.COM, GAZA - Sekertaris Jenderal Gerakan Jihad Islami, Dr. Ramdhan Abdullah Shallah menyatakan, rakyat Palestina akan memenagkan pertempuran melawan penjajah Israel meskipun ditengah konspirasi regional dan international.

"Perlawanan, keberanian serta kreativitas pejuang Palestina mengejutkan dunia, " kata Dr. Shallah Dalam pidatonya kepada rakyat Palestina yang disiarkan langsung oleh televisi "Palestine Al Yaum", Senin (28/7) Shubuh, seperti diberitakan Mi'raj News Agency (MINA).

Shallah menegaskan, perlawanan pejuang-pejuang Palestina akan terus menjadi tameng bagi seluruh rakyat Palestine.

Shallah menyatakan bahwa bahwa waktu kemenangan semakin dekat. "Semakin besar tekanan dan rasa sakit, maka semakin dekat saat kemenangan, dan perlawanan akan terus berlanjut hingga diraih kemenangan dengan izin Allah," ujarnya.

Dia juga menegaskan bahwa tidak ada kompromi dengan perlawanan Palestine, serta memuji ketabahan para pejuang yang telah menjadi legendaris dan belum pernah terjadi sebelumnya.

"Kami tidak akan pernah berhenti memerangi musuh sampai tuntutan kami untuk memperoleh hak hak hidup dalam kebebasan dan kemuliaan tercapai" ujarnya.
Shallah mengatakan bahwa pertempuran ini adalah saat yang akan menentukan sejarah serta tujuan bangsa Palestina.

"Kita akan tetap mencatat sejarah bahwa para syuhada dan pahlawan adalah orang yang lebih indah dan paling mulia karena telah mengorbankan darah dan jiwa mereka dalam membela tanah dan hak – hak Palestina serta tempat tempat suci" tegasnya.

Jihad Islami merupakan kelompok perlawanan terbesar kedua setelah Hamas, didirikan dan dipimpin oleh Al Syahid Dr. fathi Syaqaqi, kemudian dilanjutkan oleh Dr. Ramadhan Abdullah Shallah yang berada di Libanon. memiliki sayap militer bernama Brigade Al Quds serta prinsip perjuangan mereka adalah non politik, tidak turut campur dalam urusan perpolitikan dan hanya mengenal melawan serta mengusir penjajah Israel dengan perlawan dan tanpa kompromi.


16.24 | 0 komentar | Read More

Sebagian Warga Di Barat Selatan Lebaran Hari Ini

Laporan : Muhammad Nasir I Meulaboh

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Sebagian warga di kawasan Barat Selatan, baru merayakan Idul Fitri, Selasa (29/7/2014). Pagi tadi di beberapa lokasi di Aceh Barat, Aceh Barat Daya, dan Aceh Selatan digelar shalat Idul Fitri yang diikuti ratusan warga yang merayakan lebaran hari ini.

Amatan Serambinews.com, di Masjid Ahlussunnah Waljamaah (Babusaalam), Ujong Baroh, Meulaboh, Aceh Barat, tampak sekitar ratusan jamaah memenuhi masjid mengumandangkan takbir.

Di Aceh Barat, shalat Idul Fitri juga digelar di beberapa tempat lainnya, yang berada di luar kota Meulaboh, seperti masyarakat di sekitar Pesantren Serambi Aceh, Perembeu, Kaway XVI, Aceh Barat.

Sementara itu, di Kluet Utara, Aceh Selatan Warga di Kecamatan Kluet Utara yang masih menunaikan ibadah puasa itu, di antaranya sebagian masyarakat Kota Fajar, Limau Purut, Pulo Kameng, Kampung Paya, Simpang Pheut, Jambo Mayang (Kecamatan Kluet Utara) serta warga Gampong Terbangan (Kecamatan Pasie Raja).

Demikian juga di Abdya dan Labuhan Haji, sebagian warga melaksanakan Shalat Idul Fitri tadi pagi.


16.24 | 0 komentar | Read More

25 Jiwa Korban Kebakaran Lebaran di Tenda Darurat

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sebanyak 25 jiwa dari tujuh kepala keluarga (kk) yang menjadi korban kebakaran di Lorong Damai, Desa Batuphat Barat, Kecamatan Muara satu, Lhokseumawe, sejak Senin (28/7/2014) malam harus berlebaran di bawah tenda darurat yang di bangun di sekitar lokasi kebakaran.

"Sejauh ini bantuan terus berdatangan dari berbagai kalangan baik berupa sembako ataupun uang tunai," ujar Keuchik Batuphat Barat, Sulaiman Ray, Selasa (29/7/2014).

Untuk diketahui, enam unit rumah semi permanen di Lorong Damai, Desa Batuphat Barat, Kecamatan Muara satu, Lhokseumawe, Senin (28/7/2014) malam sekitar pukul 19.15 WIB terbakar. Sedangkan penyebab kebakaran diduga kuat akibat percikan api dari petasan.


16.24 | 0 komentar | Read More

Berdesakan di "Open House" JK, Satu Tewas

SERAMBINEWS.COM, MAKASSAR -  Open house di kediaman wakil presiden terpilih 2014-2019, Jusuf Kalla, di Jalan Hadji Bau, menelan korban jiwa. Seorang warga Makassar yang hendak bersalaman dan mendapat sedekah tewas berdesak-desakan, Selasa (29/7/2014).

Sejak pagi, ribuan warga Makassar telah memadati Jalan Badji Bau. Aparat kepolisian gabungan kewalahan mengatur dan mengamankan ribuan warga yang hendak menghadiri silaturahim calon wakil presiden ini.

Korban yang tewas berdesak-desakan adalah seorang gadis belia bernama Dika (15), warga Jalan Daeng Tantu, Kelurahan Rappokalling Barat. Korban bersama ibunya, Nahu, beserta rombongannya awalnya sedang mengantre untuk masuk ke kediaman pak JK.

Kemudian, korban terjatuh dan terinjak-injak oleh ribuan warga yang berdesak-desakan. Korban sempat diselamatkan dan dibawa ke mobil ambulans yang telah disiapkan di sekitar kediaman JK dan selanjutnya dilarikan ke RS Stellamaris untuk mendapatkan pertolongan tim medis.

Namun sayang, nyawa korban tak bisa diselamatkan sesaat setiba di rumah sakit.

Kepala Polrestabes Makassar, Komisaris Besar (Kombes) Fery Abraham, mengucapkan turut berbelasungkawa atas meninggalkan seorang warga Makassar dalam acara open house JK. Korban meninggal saat terjatuh dan terinjak-injak.

"Di lokasi, suasananya panas dan berdesak-desakan sehingga korban sesak napas. Tapi korban sempat diamankan ke mobil ambulans yang sudah disiapkan dan dilarikan ke rumah sakit. Namun sayang, nyawa korban Dika tidak berhasil diselamatkan," katanya saat dihubungi, Selasa siang.

Fery menambahkan, situasi open house di kediaman JK memang dipadati ribuan warga yang ingin bersilaturahim dengan wakil presiden terpilih itu.

"Kita terjunkan sekitar 200 personel gabungan dari berbagai fungsi termasuk Brimob di lokasi. Memang kita kewalahan menghadapi ribuan massa yang datang dan berdesak-desakan," tambahnya.

Ribuan warga memadati Jalan Hadji Bau sejak pagi hingga siang dalam acara open house JK pada hari kedua Idul Fitri 1435 H. Selain bisa bersalaman dengan JK, warga juga disebutkan bisa mendapatkan sedekah sebesar Rp 50.000 per orang.


16.24 | 0 komentar | Read More

Korban Sabu Aceh hingga Tukang Becak

Written By wartini cantika on Minggu, 27 Juli 2014 | 16.24

BANDA ACEH - Penggunaan narkotika jenis sabu-sabu di Aceh dilaporkan terus meningkat. Yang mengonsumsi barang terlarang itu bukan hanya kalangan atas tetapi juga meracuni masyarakat bawah seperti tukang becak.

Di Aceh Barat, misalnya, tren penggunaan sabu terus meningkat seiring meluasnya jaringan peredaran. Di daerah tersebut, sabu tak hanya dikonsumsi kalangan berduit saja seperti wiraswastawan atau  pengusaha melainkan ikut menjadi 'teman hidup' para tukang becak.

"Di Aceh Barat barang haram ini sudah memasuki ke taraf yang sangat meresahkan," kata Kapolres Aceh Barat, AKBP Faisal Rivai kepada Serambi di Meulaboh.

Menurut Kapolres Aceh Barat, jumlah pengguna sabu-sabu dan pengedar yang ditangkap hingga Juli tahun ini mencapai puluhan orang. Rata-rata tahanan dan narapidana yang kini menghuni LP Meulaboh dan ditahan di Mapolres Aceh Barat terkait dengan sabu dan ganja.

AKBP Faisal mengakui, pelaku yang mengedarkan barang haram ini memiliki jaringan yang sangat luas. Untuk mencegah maraknya aksi pemakaian dan penjualan, pihaknya terus mengampanyekan bahaya narkoba di tengah masyarakat maupun pelajar. Selain itu, pihaknya juga bekerja keras untuk membongkar jaringan bisnis tersebut sekaligus menangkap pelakunya.                                                                

Dari Kabupaten Nagan Raya dilaporkan, penggunaan narkotika jenis sabu-sabu di wilayah ini juga semakin meningkat. Pasalnya, sebagian besar pelaku yang mengonsumsi barang haram tersebut adalah kalangan pemuda dan pelajar yang duduk di bangku SMA.

Informasi yang diperoleh Serambi dari sumber terpercaya, rata-rata kawula muda yang mengonsumsi barang haram ini adalah para pebisnis ataupun anak muda yang memiliki strata sosial tinggi. Artinya, barang terlarang ini dipakai oleh anak muda yang orangtuanya berduit dan memiliki banyak usaha sampingan seperti perkebunan.

Faktor pergaulan disebut-sebut salah satu penyebabnya. "Dengan mengonsumsi sabu-sabu dianggap sudah gaul dalam berteman dan terkesan paling hebat karena mampu mengonsumsi barang mahal," kata seorang sumber.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Gunawan Eko Susilo SIK melalui Wakapolres Kompol Erwan SH MH kepada Serambi mengakui tingkat peredaran narkoba di wilayah ini tergolong tinggi dan semakin meresahkan.

Pekan lalu, pihaknya menangkap seorang pengedar sabu-sabu plus 12 paket barang terlarang dari tangan pelaku yang beroperasi di kawasan Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya.

Kompol Erwan menambahkan, perang melawan peredaran narkoba oleh aparat kepolisian di wilayah ini terus digencarkan. Tak hanya bagi masyarakat, aksi pemberantasan barang haram ini juga dilakukan di internal kepolisian dengan kegiatan rutin memeriksakan urine anggota polisi.

Pengedar sabu di Nagan Raya memiliki jaringan luas.  Namun, kata Kapolres Nagan, untuk memberantasnya butuh peran seluruh komponen masyarakat.

Bukan cuma di Aceh Barat dan Nagan Raya. Kasus narkotika yang ditangani Polres Lhokseumawe juga meningkat pada tahun 2014. Sejak Januari hingga Juli 2014, jumlah kasus narkotika (sabu, ganja, dan ektasi) yang ditangani mencapai 45 kasus dengan tersangka mencapai 60 orang lebih. Namun, dari ketiga kasus tersebut, yang paling dominan adalah sabu-sabu.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Joko Surachmanto melalui Kasat Narkoba Iptu Sofyan kepada Serambi mengatakan, pihaknya belum berhasil mengungkap dari mana sabu-sabu yang dipasok ke Lhokseumawe selama ini.

Sedangkan di Bireuen, 70 persen napi dan tahanan di rumah tahanan negara (rutan) setempat tersangkut kasus narkoba jenis sabu-sabu. Masih tingginya kasus narkotika jenis sabu-sabu di kabupaten ini diduga karena barang haram tersebut begitu mudah memasuki Bireuen. "Saat ini masih banyak pengguna dan pengedar narkoba jenis sabu-sabu yang tertangkap di Bireuen. Namun bandarnya masih sulit tertangkap, karena jaringan mafia narkoba itu terputus, lantaran pengguna dan pengedar sabu-sabu yang tertangkap tidak mau membeberkan siapa bandarnya," kata Kasat Narkoba Polres Bireuen, AKP Aji Wisa.

Sedangkan Kepala BNNK Bireuen, Drs Agussalim mengatakan, pihaknya berupaya meminimalisir dan mencegah peredaraan serta pengguna narkoba jenis sabu-sabu dengan menyosialisasikan tentang bahaya barang haram tersebut. "Kami fokus pada pencegahan dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, elemen pemerintah dan swasta, lembaga swadaya masyarakat, pelajar, aparat desa, dan berbagai elemen lainnya," kata Agussalim. (edi/jf/c38)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.24 | 0 komentar | Read More
Techie Blogger