Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

1.293 Paket Proyek APBA Masih Kedodoran

Written By Unknown on Senin, 27 Oktober 2014 | 16.24

BANDA ACEH - Hingga posisi 24 Oktober 2014, proyek APBA 2014 yang selesai baru sekitar 600 paket atau 32 persen dari total proyek yang sudah dilelang sebanyak 1.893 paket. Dari jumlah paket yang sudah dilelang itu, 430 paket di antaranya masih berstatus rapor merah.

"Kami minta Kepala SKPA yang proyek APBA-nya masih banyak yang merah agar bekerja lebih keras lagi supaya paket proyek yang merah berubah menjadi hijau dan biru," kata Gubernur Zaini Abdullah kepada wartawan usai rapat evaluasi pelaksanaan proyek APBA 2014 bulan Oktober, di ruang rapat P2K Setda Aceh, Jumat (24/10).

Menurut Zaini Abdullah, menurut laporan dari Tim P2K APBA Setda Aceh, dari 1.893 paket proyek APBA 2014 yang telah dilelang secara terbuka yang realisasi fisiknya sudah mencapai 95 persen baru 600 paket atau 31,69 persen. Ini artinya, masih ada 1.293 paket lagi yang realisasinya, baik pengadaan maupun kontruksi, realisasinya masih jauh di bawah 95 persen, sedangkan masa kerja tahun anggaran 2014 tinggal 45 hari lagi.

Dari 1.293 paket proyek APBA yang realisasinya masih di bawah 95 persen, sebanyak 430 paket berstatus merah. Artinya, kalaupun proyek itu dilanjutkan, jika dikaitkan sisa hari kerja, sulit rasanya bisa diselesaikan tepat waktu pada 15 Desember 2014.

Dari 430 paket proyek APBA yang masuk kategori rapor merah, menurut Gubernur Zaini, sebanyak 124 paket belum teken kontrak, 77 paket sudah teken kontrak tapi rekanannya belum merealisasikan pekerjaan, dan 229 paket realisasinya masih di bawah 45 persen.

Untuk proyek yang belum teken kontrak, paling banyak pada Dinas Pendidikan Aceh mencapai 55 paket, disusul Dinas Pendapatan dan Kekayaan Aceh 23 paket, Dinas Bina Marga Aceh 15 paket, Dinas Pengairan Aceh 9 paket, dan Dinas Cipta Karya Aceh 6 paket.

Sedangkan untuk proyek yang sudah teken kontrak, tapi rekanannya belum merealisasikan pekerjaan, paling banyak pada Dinas Cipta Karya Aceh 46 paket, Dinas Pendidikan Aceh 17 paket, dan Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh 6 paket. Sedangkan Dinas Bina Marga Aceh masih ada 5 paket lagi.

Proyek yang realisasi fisiknya masih di bawah 45 persen, paling banyak pada Dinas Pendidikan Aceh mencapai 83 paket, Dinas Cipta Karya 41 paket, Dinas Bina Marga 36 paket, Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh 17 paket, dan Dinas Pengairan Aceh 9 paket.(her)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.24 | 0 komentar | Read More

Warga Saree Lolos dari Sekapan Pria Bersenpi

BANDA ACEH - M Dan (62) yang sehari-hari bekerja sebagai petani, warga Gampong Saree Aceh, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, lolos dari upaya penyanderaan seorang pria menggunakan senjata api (senpi) yang memaksanya masuk ke dalam hutan belantara, Sabtu (25/10) siang.

Pria bersenpi yang belum diketahui identitas serta dari kelompok mana masih dalam pengejaran aparat Polres Aceh Besar dibantu Brimob dan TNI. Warga dari sejumlah desa di Kecamatan Lembah Seulawah ikut ambil bagian memburu pelaku.

Kapolres Aceh Besar AKBP Djadjuli SIK MSi yang memimpin pengejaran menjelaskan sejauh ini belum diketahui jenis senjata api yang digunakan pelaku saat menodong M Dan dan memaksa korban masuk ke hutan.

Menurut keterangan M Dan, ciri-ciri pelaku berpostur tinggi, kurus, berkulit putih, mata sipit, dan berambut cepak. Pelaku mendatangi dirinya sekitar pukul 11.00 WIB yang waktu itu sedang di ladang bersama istrinya, di kawasan hutan Kecamatan Lembah Seulawah. Pelaku menghampiri M Dan meminta ditunjukkan jalan ke arah laut.

Dengan suara lantang, pria bersenpi itu memaksa korban ikut sembari memperlihatkan sepucuk senjata api beserta sejumlah amunisi. "Menurut pengakuan pelaku kepada korban, ada sepucuk senjata laras panjang milik kelompok mereka yang jatuh ke dalam jurang," kata Djadjuli yang dihubungi Serambi, Minggu (26/10) sore.

Di bawah todongan senjata api, akhirnya M Dan menuruti semua perintah pelaku sembari menaiki sepeda motor (sepmor) Honda Supra X 125 BL 6851 PAP miliknya. Dalam perjalanan pelaku memerintahkan korban menonaktifkan HP dengan ancaman bila tidak menuruti perintah akan ditembak.

Dalam perjalanan tersebut, M Dan dan pelaku sempat terlibat pembicaraan. Korban sempat menanyakan asal pelaku dan pria bersenpi itu mengaku dari Jawa Timur. Pelaku juga mengaku bukan anggota Polri, TNI atau Polisi Hutan (Polhut).

Masih menurut keterangan korban, pria bersenpi itu mengaku jumlah mereka ada enam orang, satu dari mereka menunggu di tepi laut dan empat lainnya masih tersesat di dalam hutan.

Sekitar pukul 17.30 WIB, M Dan dan pria tersebut berhenti di pinggir sungai, karena jalan yang mereka lewati terhalang sebatang pohon, sehingga korban diminta untuk memindahkannya. Kesempatan itupun dimanfaatkan oleh korban untuk kabur tanpa mempertimbangkan sepmor miliknya yang tertinggal di lokasi tersebut. "Korban lari ke arah hutan sejauh 3 kilometer hingga bertemu dengan warga yang sedang mengangkut batu. Pada saat petani itu kabur, pelaku sempat melepaskan tembakan sebanyak satu kali," kata Djadjuli mengutip pengakuan korban.

Korban juga mengatakan, tangan pelaku terlihat berdarah akibat terkena duri. Pelaku juga meneteng tas ransel, satu unit hp, satu unit Tab plus charger, sepucuk senpi, dua botol air mineral, dan rokok.

Korban melaporkan kejadian itu ke Pos Polisi Saree sekitar pukul 19.30 WIB. Laporan itu ditindaklanjuti oleh Kapolres Aceh Besar bersama anggotanya dibantu Brimob dan TNI melakukan penyisiran. Polres Aceh Besar juga sudah berkoordinasi dengan Polres Pidie karena wilayah penyisiran kami memasuki Pidie. "Dalam penyisiran kami menemukan sepeda motor milik korban telah dibakar oleh pelaku. Penyisiran masih berlanjut," demikian Kapolres Aceh Besar, AKBP Djadjuli.(mir)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.24 | 0 komentar | Read More

PKS Apresiasi 8 Menteri Perempuan di Kabinet Jokowi-JK

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menunjuk delapan orang perempuan sebagai menteri pada Kabinet Kerja periode 2014-2019. "Kami apresiasi adanya delapan perempuan di Kabinet Kerja ini," kata Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini, di Jakarta, Senin (27/10/2014), seperti dikutip Antara.

Pihaknya yakin kedelapan orang perempuan yang dipilih menjadi menteri adalah putri terbaik. "Mereka adalah aset bangsa ini dan mudah-mudahan mereka bisa bekerja dengan baik," katanya.

Menurut dia, keberadaan delapan "srikandi" di Kabinet Kerja tersebut secara tidak langsung menunjukkan bahwa kaum perempuan bisa bersaing secara kinerja dengan kaum laki-laki.

"Maka perempuan harus lebih menunjukkan profesionalitas dan kemampuannya tanpa mengenyampingkan kodratnya sebagai perempuan," ujarnya. Dalam Kabinet Kerja Jokowi-JK periode 2014-2019, terdapat delapan menteri perempuan.

Kedelapan orang perempuan itu adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari, Menteri BUMN Rini M Soemarno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri Sosial Khofifah Indra Parawansa, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise.


16.24 | 0 komentar | Read More

Kasus Berulang, belum Satu pun Terungkap

WALI Kota Langsa, Usman Abdullah SE yang dimintai tanggapannya atas insiden penyerangan patroli WH Kota Langsa saat bertugas mengutuk aksi tersebut. Wali Kota meminta aparat penegak hukum mengusut dan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam penyerangan tersebut.

"Kita berharap penegak hukum mengusut kasus ini sampai tuntas, karena ini sudah kesekian kalinya menimpa petugas WH Kota Lagsa, tapi tidak satupun yang terungkap. Jika yang melakukan penyerangan itu, termasuk yang melakukan perbuatan mesum adalah aparat, ya harus ditindak tegas," katanya.

Wali Kota Langsa berharap semua pihak mendukung penegakan syariat Islam di Aceh khususnya di Kota Langsa. Kerena itu bukan kepentingan pemerintah tapi itu adalah perintah Allah kepada hamba-Nya. "Mereka yang sengaja menghalangi, meneror, apalagi sampai menyerang aparat WH harus diberi sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tandas Wali Kota Usman Abdullah.

Ditegaskan Wali Kota, "Aceh ini Serambi Mekkah, kalau tidak suka tinggal di Aceh dengan syariat Islam, bisa pergi ke tempat lain, di mana bisa bermaksiat."

Wali Kota memberikan apresiasi kepada petugas WH dan menyerukan mereka tidak gentar menghadapi berbagai tantangan yang menghadang. "Yag penting apa yang kita lakukan iklas karena Allah SWT bukan karena yang lainnya," demikian Wali Kota Langsa.(zb)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.24 | 0 komentar | Read More

Pria Cepak Serang Danton WH Langsa

LANGSA - Tindak kekerasan kembali menimpa personel Wilayatul Hisbah (WH) Kota Langsa. Kali ini korbannya adalah Komandan Peleton (Danton) bernama Tgk Irmansyah yang sedang patroli dengan mobil operasional, menjelang subuh, Minggu (26/10). Pelakunya disebut-sebut serombongan pria berbadan tegap berambut cepat mengendarai sepeda motor.

Informasi yang dihimpun Serambi, Danton WH Langsa Tgk Irmansyah harus diopname di RSUD Langsa akibat luka lebam di kepalanya. Korban ditimpuk batu oleh enam pria berambut cepak mengendarai tiga sepeda motor Kawasaki Ninja. Kaca depan sisi kiri mobil patroli WH juga pecah terkena hantaman batu. Insiden itu terjadi ketika Danton WH dan seorang personel lainnya sedang patroli di Jalan A Yani, Kota Langsa.

Beberapa jam sebelumnya, tepatnya Sabtu (25/10) malam sekitar pukul 22.30 WIB, tim antimaksiat yang terdiri 11 personel WH di-back up dua aparat penegak hukum dari POM dan Polres Langsa menggerebek Hotel Firdaus di Gampong Blang, Kecamatan Langsa Kota.

Menurut Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Langsa, Drs Ibrahim Latif, dalam penggerebekan itu seorang oknum TNI berinisial Pratu WH kedapatan bermesum dengan seorang janda berinisial RY (29), beralamat kos di Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota.

Pratu WH dan RY kedapatan berdua di salah satu kamar lantai tiga Hotel Firdaus. Malam itu juga WH dan RY diamankan oleh POM Langsa. Beberapa saat kemudian RY diserahkan ke Kantor DSI Langsa. Namun sekitar pukul 04.00 WIB, RY kabur dari Kantor DSI.

Selain pasangan WH dan RY, di Hotel Firdaus juga dijaring lima wanita lainnya yang diduga sedang menunggu pria hidung belang. Mereka juga diangkut ke Kantor DSI.

Danton WH Tgk Irmansyah yang diwawancarai Serambi di RSUD Langsa menceritakan, sekitar pukul 03.30 WIB, Minggu (26/10), mereka mendapat laporan warga tentang adanya perkumpulan waria di kawasan toko depan, Jalan Teuku Umar.

Mendapat laporan itu, Danton WH bersama seorang personelnya meluncur ke lokasi. Namun sebelum sempat diringkus, rombongan waria tersebut keburu kabur.

Gagal meringkus waria, Danton WH putar arah kembali ke markas. Ketika memutar dari Lapangan Merdeka dan keluar lagi ke Jalan A Yani, setiba di depan antara Swalayan Sakinah dan Cafe Meuligo, mendadak patroli WH tersebut diserang oleh enam pria berambut cepak dan berbadan tegap yang mengendarai tiga sepeda motor.

Dikatakan Irmanyah, saat memutar itulah, sebuah sepeda motor menempel di sisi kanannya dan si pengemudi menghantamkan batu besar ke muka Irmansyah. "Batu langsung mendarat ke bagian kepala saya karena kaca mobil tidak saya naikkan," katanya.

Dia menambahkan, satu sepeda motor lain menempel ke sisi kiri dan pelakunya menghantam kaca mobil patroli WH bagian depan dengan batu besar. Sedangkan satu sepeda motor lainnya menyerang dari bagian belakang.

"Dalam kondisi sempoyongan, saya masih bisa menguasai laju mobil  bahkan saya sempat berusaha menabrak pelaku. Namun mereka berhasil lolos," kata Irmansyah yang mengalami luka lebam di bagian kanan kepalanya.

Menurut Danton WH Langsung, ketika dia sudah berada di RSUD Langsa untuk mendapatkan penanganan medis, terjadi lagi serangan susulan terhadap mobil patroli yang diparkir di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD). Mobil patroli dilempari dengan batu oleh sekelompok pemuda dari luar pagar rumah sakit. "Setelah beraksi, mereka langsung lari," kata Irmansyah.

Hingga kemarin, Danton WH Tgk Irmansyah ditemani sejumlah personel WH dan keluarganya masih menjalani perawatan di RSUD Langsa. Menurut dokter, Senin (27/10) korban akan di-rontgen pada luka di bagian kepalanya.(zb)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.24 | 0 komentar | Read More

Empat Warga Langsa Kota Terjangkit DBD

LANGSA - Sejak sebulan terakhir empat warga di Kecamatan Langsa Kota, positiff terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD), yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegepty.

Kepala Puskesmas Langsa Kota, dr T Chik M Iqbal Fauriza, kepada Serambi Minggu (26/10) mengatakan, seiring musim hujan yang terjadi di Kota Langsa dan khususnya wilayah kerja Puskesmas Langsa Kota, telah menyebabkan tejadinya jangkitan kasus DBD.

Dijelaskan, sejak satu bulan terakhir Puskesmas Langsa Kota sudah menangani empat warga terkena penyakit DBD. Pertama terjadi di Gampong Teungoh tiga kasus, plus astu kasus Gampong Meutia. Menyikapi kasus DBD terbaru dan masih terjadinya cuaca hujan. Pihaknya telah menginstruksikan kepada petugas Puskesmas Langsa Kota, untuk melakukan penyelidikan epidemologi.

Selain itu melakukan foging (pengasapan) di sekitar rumah korban yang terjangkit penyakit DBD. Dirinya juga mengingatkan kewaspadaan dini terhadap Kasus Luar Biasa (KLB) DBD. Kepada masyarakat juga diminya agar benar-benar menjaga kebersihan, terutama di lingkungan sekitar tempat tinggalnya, dari perkembang biayakan nyamuk DBD.

Sementara untuk mencegah meningkatnya kasus DBD, Puskesmas mengajak kerjasama dan koordinasi dengan lintas sektor, dalam melakukan gotong royong di permukiman pendudukan. Dalam rangka pemberantasan sarang nyamuk aedes aegepty, melalui kegiatan 3M Plus yaitu menguras bak penampungan air,menutup wadah yang terbuka agar nyamuk tidak bersarang didalamnya, dan mengubur barang dan botol bekas.

Diharapkan masyarakat agar meningkat sistem kewaspadaan dini, dengan pelaporan W1 (1X 24 jam) kepada bidan desa. Bidan desa akan berkoordinasi dengan petugas survailance puskesmas, menindak lanjutinya, agar tidak terjadi kematian akibat DBD.(zb)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.24 | 0 komentar | Read More

Serambi Indonesia

Written By Unknown on Sabtu, 25 Oktober 2014 | 16.24

Serambi IndonesiaTribunnews.comMarquez Bersaudara Punya Gaya yang BerbedaAhok: DKI Belum Siap Hadapi Musim HujanPengamat: Kabinet Terganjal KPK atau Lingkaran Koalisi?Mengenal Pendarahan di OtakPertama Kalinya, Pencangkokan dari Jantung yang Sudah Tak BerdetakRelawan Pertanyakan Independensi JokowiPasangan yang Ketemu di Internet Cenderung BerpisahRoy Suryo: Bukan Konflik, Tapi Bersih-bersih PartaiTernyata Kaesang Masih 'Jomblo'Gayatri Dimakamkan TPU Taman Bahagia AmbonKomnas PA Bangun Rumah Anak Korban SeksualOnce, Ari Lasso dan Potret Akan Meriahkan Resepsi Raffi-GigiFeminis Amerika Masuk Islam karena PenasaranCalon Menteri Tidur di Kantor Partai Tunggu PengumumanMahasiswa Tagih Komitmen Jokowi Soal PetaniRoy Suryo Melenggang ke SenayanMUI Dukung Pencanangan Hari SantriPengamanan Ekstra Resepsi Raffi & GigiPerempuan Inggris Meninggal Saat Operasi PlastikKabinet Diumumkan Minggu

http://aceh.tribunnews.com/ Berita Terkini dari Serambi Indonesia id 2014 Serambi Indonesia Sat, 25 Oct 2014 16:24:55 +0700 hourly 1 http://aceh.tribunnews.com/ http://aceh.tribunnews.com/setting/logo.png 130 35 Tribunnews.com http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/marquez-bersaudara-punya-gaya-yang-berbeda "Kami punya gaya balap yang sangat berbeda," kata Marc tentang adiknya. "Dia jauh lebih stabil dibanding saya, selalu membalap di garis yang sama.]]> Sat, 25 Oct 2014 15:13:41 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/marquez-bersaudara-punya-gaya-yang-berbeda http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/ahok-dki-belum-siap-hadapi-musim-hujan Padahal, lanjut dia, Dinas PU tidak perlu lagi membuang waktu dan biaya hanya untuk proses lelang tender. Melainkan mengalihkan pengadaan melalui]]> Sat, 25 Oct 2014 15:08:27 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/ahok-dki-belum-siap-hadapi-musim-hujan http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/pengamat-kabinet-terganjal-kpk-atau-lingkaran-koalisi Pangi meyakini, setiap orang dekat yang ada di belakang Jokowi, mulai dari wakilnya Jusuf Kalla, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, elite parpol]]> Sat, 25 Oct 2014 14:57:28 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/pengamat-kabinet-terganjal-kpk-atau-lingkaran-koalisi http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/mengenal-pendarahan-di-otak Perdarahan otak sebenarnya adalah stroke hemoragik yang terjadi bila pembuluh arteri otak bocor atau pecah. Bila ada arteri yang bocor, maka darah]]> Sat, 25 Oct 2014 14:46:26 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/mengenal-pendarahan-di-otak http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/pertama-kalinya-pencangkokan-dari-jantung-yang-sudah-tak-berdetak Teknik baru yang digunakan di Sydney, dengan mengambil jantung yang telah berhenti berdetak dan menghidupkannya kembali dalam mesin dikenal sebagai]]> Sat, 25 Oct 2014 14:27:52 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/pertama-kalinya-pencangkokan-dari-jantung-yang-sudah-tak-berdetak http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/relawan-pertanyakan-independensi-jokowi Kondisi ini, lanjut Gatot, mulai membuat relawan resah dan khawatir Jokowi tidak lagi mendengarkan suara pendukungnya. Ekspektasi rakyat terhadap Joko]]> Sat, 25 Oct 2014 14:19:26 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/relawan-pertanyakan-independensi-jokowi http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/pasangan-yang-ketemu-di-internet-cenderung-berpisah Berdasarkan studi yang melibatkan 4.002 orang tersebut, 8 persen dari pasangan menikah yang berkenalan di internet akhirnya berpisah]]> Sat, 25 Oct 2014 14:14:26 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/pasangan-yang-ketemu-di-internet-cenderung-berpisah http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/roy-suryo-bukan-konflik-tapi-bersih-bersih-partai Perseteruan Roy dengan Ambar terjadi karena Roy menuding Ambar mencuri suaranya. Tidak hanya suaranya, di medio April 2014, Roy juga mengatakan]]> Sat, 25 Oct 2014 13:48:07 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/roy-suryo-bukan-konflik-tapi-bersih-bersih-partai http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/ternyata-kaesang-masih-jomblo Di situ, Kaesang dengan kocak memulai tulisan dengan topik yang sama sekali tidak berhubungan soal pelantikan ayahnya tersebut, yaitu jomblo.]]> Sat, 25 Oct 2014 13:39:54 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/ternyata-kaesang-masih-jomblo http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/gayatri-dimakamkan-tpu-taman-bahagia-ambon Usai dishalatkan, jenazah kemudian dibawa ke Kodim 1504 Pulau Ambon untuk disemayamkan.]]> Sat, 25 Oct 2014 13:27:16 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/gayatri-dimakamkan-tpu-taman-bahagia-ambon http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/komnas-pa-bangun-rumah-anak-korban-seksual Menurut dia, rumah aman ini dibangun secara permanen sehingga anak korban kejahatan mendapatkan pelayanan sosial dan dapat disembuhkan dengan cepat.]]> Sat, 25 Oct 2014 12:18:29 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/komnas-pa-bangun-rumah-anak-korban-seksual http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/once-ari-lasso-dan-potret-akan-meriahkan-resepsi-raffi-gigi Untuk itu, sejumlah artis dan band pendukung pengisi acara telah bersiap-siap dan sudah berdatangan sejak pagi ke Alila Villas Soori,]]> Sat, 25 Oct 2014 11:28:49 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/once-ari-lasso-dan-potret-akan-meriahkan-resepsi-raffi-gigi http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/feminis-amerika-masuk-islam-karena-penasaran Menurut dia, saat itu adalah waktu yang buruk untuk menjadi seorang muslim. Tapi, setelah empat tahun mempelajari Islam, dia memutuskan untuk]]> Sat, 25 Oct 2014 11:20:48 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/feminis-amerika-masuk-islam-karena-penasaran http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/calon-menteri-tidur-di-kantor-partai-tunggu-pengumuman Bahkan di saat-saat pengumuman, sosok yang saat ini tercatat sebagai Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Partai Nasdem itu mengaku perasaannya bia]]> Sat, 25 Oct 2014 11:10:31 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/calon-menteri-tidur-di-kantor-partai-tunggu-pengumuman http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/mahasiswa-tagih-komitmen-jokowi-soal-petani "Terdapat 13.000 hektar lahan pertanian di Kecamatan Cibaliung dan 70 hektar lahan di Kecamatan Baros yang masih dalam sengketa,]]> Sat, 25 Oct 2014 11:01:55 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/mahasiswa-tagih-komitmen-jokowi-soal-petani http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/roy-suryo-melenggang-ke-senayan Mahkamah Partai menyatakan Ambar melakukan perbuatan yang bertentangan dengan AD ART Partai, kode etik, dan pakta integritas Partai Demokrat.]]> Sat, 25 Oct 2014 10:41:32 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/roy-suryo-melenggang-ke-senayan http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/mui-dukung-pencanangan-hari-santri "Saya mendapat kabar dari Sekretariat Negara beliau belum tentu hadir, karena kesibukan penyusunan kabinet," katanya.]]> Sat, 25 Oct 2014 10:23:28 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/mui-dukung-pencanangan-hari-santri http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/pengamanan-ekstra-resepsi-raffi-gigi Petugas tak memperbolehkan sembarang tamu mendekat ke kawasan penginapan elite ini...]]> Sat, 25 Oct 2014 10:07:52 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/pengamanan-ekstra-resepsi-raffi-gigi http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/perempuan-inggris-meninggal-saat-operasi-plastik Perempuan Inggris itu meregang nyawa dalam sebuah prosedur korektif, Kamis (23/10/2014) malam, di sebuah klinik kecantikan di distrik Lat Phrao]]> Sat, 25 Oct 2014 09:54:13 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/perempuan-inggris-meninggal-saat-operasi-plastik http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/kabinet-diumumkan-minggu Sebelumnya, Andi juga katakan pengumuman kabinet Jokowi dan JK akan digelar sederhana di istana kepresidenan. "Akan di istana saja. Sederhana saja,"]]> Sat, 25 Oct 2014 09:27:19 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/kabinet-diumumkan-minggu

Serambi IndonesiaTribunnews.comMarquez Bersaudara Punya Gaya yang BerbedaAhok: DKI Belum Siap Hadapi Musim HujanPengamat: Kabinet Terganjal KPK atau Lingkaran Koalisi?Mengenal Pendarahan di OtakPertama Kalinya, Pencangkokan dari Jantung yang Sudah Tak BerdetakRelawan Pertanyakan Independensi JokowiPasangan yang Ketemu di Internet Cenderung BerpisahRoy Suryo: Bukan Konflik, Tapi Bersih-bersih PartaiTernyata Kaesang Masih 'Jomblo'Gayatri Dimakamkan TPU Taman Bahagia AmbonKomnas PA Bangun Rumah Anak Korban SeksualOnce, Ari Lasso dan Potret Akan Meriahkan Resepsi Raffi-GigiFeminis Amerika Masuk Islam karena PenasaranCalon Menteri Tidur di Kantor Partai Tunggu PengumumanMahasiswa Tagih Komitmen Jokowi Soal PetaniRoy Suryo Melenggang ke SenayanMUI Dukung Pencanangan Hari SantriPengamanan Ekstra Resepsi Raffi & GigiPerempuan Inggris Meninggal Saat Operasi PlastikKabinet Diumumkan Minggu

http://aceh.tribunnews.com/ Berita Terkini dari Serambi Indonesia id 2014 Serambi Indonesia Sat, 25 Oct 2014 16:24:55 +0700 hourly 1 http://aceh.tribunnews.com/ http://aceh.tribunnews.com/setting/logo.png 130 35 Tribunnews.com http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/marquez-bersaudara-punya-gaya-yang-berbeda "Kami punya gaya balap yang sangat berbeda," kata Marc tentang adiknya. "Dia jauh lebih stabil dibanding saya, selalu membalap di garis yang sama.]]> Sat, 25 Oct 2014 15:13:41 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/marquez-bersaudara-punya-gaya-yang-berbeda http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/ahok-dki-belum-siap-hadapi-musim-hujan Padahal, lanjut dia, Dinas PU tidak perlu lagi membuang waktu dan biaya hanya untuk proses lelang tender. Melainkan mengalihkan pengadaan melalui]]> Sat, 25 Oct 2014 15:08:27 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/ahok-dki-belum-siap-hadapi-musim-hujan http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/pengamat-kabinet-terganjal-kpk-atau-lingkaran-koalisi Pangi meyakini, setiap orang dekat yang ada di belakang Jokowi, mulai dari wakilnya Jusuf Kalla, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, elite parpol]]> Sat, 25 Oct 2014 14:57:28 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/pengamat-kabinet-terganjal-kpk-atau-lingkaran-koalisi http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/mengenal-pendarahan-di-otak Perdarahan otak sebenarnya adalah stroke hemoragik yang terjadi bila pembuluh arteri otak bocor atau pecah. Bila ada arteri yang bocor, maka darah]]> Sat, 25 Oct 2014 14:46:26 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/mengenal-pendarahan-di-otak http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/pertama-kalinya-pencangkokan-dari-jantung-yang-sudah-tak-berdetak Teknik baru yang digunakan di Sydney, dengan mengambil jantung yang telah berhenti berdetak dan menghidupkannya kembali dalam mesin dikenal sebagai]]> Sat, 25 Oct 2014 14:27:52 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/pertama-kalinya-pencangkokan-dari-jantung-yang-sudah-tak-berdetak http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/relawan-pertanyakan-independensi-jokowi Kondisi ini, lanjut Gatot, mulai membuat relawan resah dan khawatir Jokowi tidak lagi mendengarkan suara pendukungnya. Ekspektasi rakyat terhadap Joko]]> Sat, 25 Oct 2014 14:19:26 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/relawan-pertanyakan-independensi-jokowi http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/pasangan-yang-ketemu-di-internet-cenderung-berpisah Berdasarkan studi yang melibatkan 4.002 orang tersebut, 8 persen dari pasangan menikah yang berkenalan di internet akhirnya berpisah]]> Sat, 25 Oct 2014 14:14:26 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/pasangan-yang-ketemu-di-internet-cenderung-berpisah http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/roy-suryo-bukan-konflik-tapi-bersih-bersih-partai Perseteruan Roy dengan Ambar terjadi karena Roy menuding Ambar mencuri suaranya. Tidak hanya suaranya, di medio April 2014, Roy juga mengatakan]]> Sat, 25 Oct 2014 13:48:07 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/roy-suryo-bukan-konflik-tapi-bersih-bersih-partai http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/ternyata-kaesang-masih-jomblo Di situ, Kaesang dengan kocak memulai tulisan dengan topik yang sama sekali tidak berhubungan soal pelantikan ayahnya tersebut, yaitu jomblo.]]> Sat, 25 Oct 2014 13:39:54 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/ternyata-kaesang-masih-jomblo http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/gayatri-dimakamkan-tpu-taman-bahagia-ambon Usai dishalatkan, jenazah kemudian dibawa ke Kodim 1504 Pulau Ambon untuk disemayamkan.]]> Sat, 25 Oct 2014 13:27:16 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/gayatri-dimakamkan-tpu-taman-bahagia-ambon http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/komnas-pa-bangun-rumah-anak-korban-seksual Menurut dia, rumah aman ini dibangun secara permanen sehingga anak korban kejahatan mendapatkan pelayanan sosial dan dapat disembuhkan dengan cepat.]]> Sat, 25 Oct 2014 12:18:29 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/komnas-pa-bangun-rumah-anak-korban-seksual http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/once-ari-lasso-dan-potret-akan-meriahkan-resepsi-raffi-gigi Untuk itu, sejumlah artis dan band pendukung pengisi acara telah bersiap-siap dan sudah berdatangan sejak pagi ke Alila Villas Soori,]]> Sat, 25 Oct 2014 11:28:49 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/once-ari-lasso-dan-potret-akan-meriahkan-resepsi-raffi-gigi http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/feminis-amerika-masuk-islam-karena-penasaran Menurut dia, saat itu adalah waktu yang buruk untuk menjadi seorang muslim. Tapi, setelah empat tahun mempelajari Islam, dia memutuskan untuk]]> Sat, 25 Oct 2014 11:20:48 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/feminis-amerika-masuk-islam-karena-penasaran http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/calon-menteri-tidur-di-kantor-partai-tunggu-pengumuman Bahkan di saat-saat pengumuman, sosok yang saat ini tercatat sebagai Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Partai Nasdem itu mengaku perasaannya bia]]> Sat, 25 Oct 2014 11:10:31 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/calon-menteri-tidur-di-kantor-partai-tunggu-pengumuman http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/mahasiswa-tagih-komitmen-jokowi-soal-petani "Terdapat 13.000 hektar lahan pertanian di Kecamatan Cibaliung dan 70 hektar lahan di Kecamatan Baros yang masih dalam sengketa,]]> Sat, 25 Oct 2014 11:01:55 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/mahasiswa-tagih-komitmen-jokowi-soal-petani http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/roy-suryo-melenggang-ke-senayan Mahkamah Partai menyatakan Ambar melakukan perbuatan yang bertentangan dengan AD ART Partai, kode etik, dan pakta integritas Partai Demokrat.]]> Sat, 25 Oct 2014 10:41:32 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/roy-suryo-melenggang-ke-senayan http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/mui-dukung-pencanangan-hari-santri "Saya mendapat kabar dari Sekretariat Negara beliau belum tentu hadir, karena kesibukan penyusunan kabinet," katanya.]]> Sat, 25 Oct 2014 10:23:28 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/mui-dukung-pencanangan-hari-santri http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/pengamanan-ekstra-resepsi-raffi-gigi Petugas tak memperbolehkan sembarang tamu mendekat ke kawasan penginapan elite ini...]]> Sat, 25 Oct 2014 10:07:52 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/pengamanan-ekstra-resepsi-raffi-gigi http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/perempuan-inggris-meninggal-saat-operasi-plastik Perempuan Inggris itu meregang nyawa dalam sebuah prosedur korektif, Kamis (23/10/2014) malam, di sebuah klinik kecantikan di distrik Lat Phrao]]> Sat, 25 Oct 2014 09:54:13 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/perempuan-inggris-meninggal-saat-operasi-plastik http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/kabinet-diumumkan-minggu Sebelumnya, Andi juga katakan pengumuman kabinet Jokowi dan JK akan digelar sederhana di istana kepresidenan. "Akan di istana saja. Sederhana saja,"]]> Sat, 25 Oct 2014 09:27:19 +0700 http://aceh.tribunnews.com/2014/10/25/kabinet-diumumkan-minggu


16.24 | 0 komentar | Read More

Gayatri Wafat

Written By Unknown on Jumat, 24 Oktober 2014 | 16.25

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - "Innalilliahi wa inna ilaihi rajiun". Indonesia kehilangan remaja brilian asal Ambon. Gayatri Wailissa (16), penguasa 16 bahasa asing dan bahasa daerah di Indonesia, Kamis (23/10/2014) pukul 20.25 WITA, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat.

Almunus SMA Unggulan Siwalima, Ambon, tahun 2014 ini, meninggal dunia setelah sore harinya, jatuh dan pingsan saat berolah raga di kawasan Taman Senopati, Jakarta.

Kabar ini beredar di kaskus dan sudah dikonfirmasikan mantan Panglima Kodam XVI/Pattimura Mayor Jenderal Eko Wiratmoko, tadi malam.

Eko kini menjabat Pangdam Brawijaya. Dialah yang menemukan sosok Gayatri, tahun 2012 lalu.

Gayatri dijuluki anak ajaib karena dalam usia yang sangat belia, dia sudah menguasai 14 bahasa asing. Saat berusia 16 tahun dan duduk di kelas 2 SMA, Gayatri telah menguasai berbagai macam bahasa, antara lain bahasa Inggris, Italia, Spanyol, Belanda, Mandarin, Arab, Jerman, Perancis, Korea, Jepang, dan India, Rusia dan bahasa Tagalog. Gayatri memang diketahui memiliki kemampuan menakjubkan di bidang linguistik.

Gayatri adalah anak dari pasangan Deddy Darwis Wailissa, seorang perajin kaligrafi dan Nurul Idawaty.

Setamat SMA, Gayatri hemgkang ke Jakarta, dan menjadi duta Kodam Pattimura dan Brawijaya.
Gayatri juga pernah menjadi Duta ASEAN untuk Indonesia di bidang anak mewakili Indonesia kelilimng dunia.

Gayatri bisa menguasai 14 bahasa asing itu tanpa mengikuti kursus. Karena keterbatasan ekonomi keluarga, Gayatri belajar bahasa asing dari menonton film asing dan mendengarkan lagu-lagu asing.

Dia memiliki ingatan kuat dan termasuk penghafal Alquran.

Gayatri, kemudian terpilih mewakili Indonesia ke tingkat Asean dan mengikuti pertemuan anak di Thailand dalam Convention on the Right of the Child (CRC) atau Konvensi Hak-Hak Anak tingkat ASEAN.


16.25 | 0 komentar | Read More

Titiek Soeharto Senang Prabowo dan Jokowi Kian Harmonis

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Hubungan antara kubu Joko Widodo dengan Prabowo Subianto yang sebelumnya bersaing dalam Pemilihan Presiden 2014 belakangan semakin mencair.

Setelah diawali kunjungan Jokowi ke kediaman keluarga Prabowo sebelum pelantikan, mantan Danjen Kopassus itu juga berkunjung ke Istana Wakil Presiden untuk bertemu Jusuf Kalla, Selasa (21/10/2014) kemarin.

Mantan istri Prabowo Siti Hediati Hariyadi atau akrab disapa Titiek Soeharto, mengaku senang dengan hubungan baik keduanya. Saat awak media bertanya soal komunikasi antara putri mantan presiden Soeharto dengan Ketua Umum partai Gerindra itu, Titiek menjawab Prabowo tak pernah curhat.

"Nggak lah sebenarnya nggak usah dipengaruhi, (keinginan) beliau sendiri. Karena sikapnya ksatria dan negarawan beliau harus datang," kata Titiek yang ditemui dalam acara serah terima jabatan Komandan Jenderal Pasukan Khusus (Kopassus) di markas Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (24/10/2014).

Menurutnya, sebagai seorang prajurit, Prabowo berjiwa besar dan ingin tetap bersilaturahmi.

"Kita sudah selesai Pemilunya, sudah ditentukan presidennya. Jadi sudah dilantik, sebagai warga negara yang baik kita mendukung jadi satu semuanya. Supaya roda pemerintahan ini bisa jalan dengan baik," katanya.

"Sebagai prajurit beliau berjiwa besar, beliau hadir ke pelantikan dan juga bersilaturahmi kepada yang dulu jadi lawan-lawannya waktu kampanye," tambahnya.


16.25 | 0 komentar | Read More

Oknum Anggota DPRK Subulussalam Tersangka

* Gunakan Ijazah Palsu Saat Caleg

SINGKIL - Polres Aceh Singkil menetapkan Jum, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam, sebagai tesangka. Politisi Partai Hanura itu berurusan dengan penegak hukum lantaran diduga menggunakan ijazah paket C (setara SMA) palsu sebagai syarat untuk menjadi wakil rakyat pada Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) 2014 lalu.

Polisi juga telah menetapkan dua tersangka lainnya, yakni Nan dan Toi, masing-masing sebagai Ketua dan Sekretaris PKBM Belegen Sejahtera yang diduga sebagai pembuat ijazah palsu untuk Jum. "Sementara ini kami sudah tetapkan tiga tersangka. Namun, tidak tertutup kemungkinan ada tersangka baru dari oknum pejabat Dinas Pendidikan," kata Kapolres Aceh Singkil, AKBP Anang Triarsono, melalui Kasat Reskrim AKP Yasir, menjawab Serambi, Kamis (23/10).

Tiga pria tersebut ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi menemukan bukti kuat. Salah satunya berdasarkan dokumen dari Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) di Jakarta bahwa Jum tidak pernah mengikuti ujian paket C. Begitu juga berdasarkan rekap nilai ujian paket C dari Dinas Pendidikan Aceh bahwa yang bersangkutan dinyatakan tidak lulus.

Menurut Yasir, pihaknya telah mendalami perkara itu cukup lama. Namun, oknum anggota DPRK itu baru diperiksa kemarin, setelah keluar izin Gubernur Aceh Nomor 187/35759 perihal persetujuan tertulis untuk penyidikan. "Begitu surat izin tersebut keluar kami langsung memeriksa tersangka anggota DPRK. Bila tersangka akan ditahan, kami harus mengajukan lagi izin tertulis kepada Gubernur Aceh," jelasnya.

Ijazah paket C yang dipalsukan itu edisi tahun 2007 semasa Subulussalam masih bergabung dengan Kabupaten Aceh Singkil. "Berdasarkan laporan masayarkat, kami lakukan penyelidikan, ternyata terdapat kejanggalan dalam pengumuman kelulusan ujian paket C 2007. Malah ketika dilakukan pemeriksaan dokumen pengumuman dari seharusnya ada 14 lembar, ternyata halaman 1 dan 2-nya hilang. Belakangan baru ditemukan dua lembar lagi, itu pun berbeda ketika kami bandingkan dengan milik tersangka, dokumen PKBM, dan Dinas Pendidikan Aceh," ujar Yasir.

Berangkat dari kecurigaan itu, polisi melakukan pemeriksaan ke Dinas Pendidikan Aceh. Sayangnya, dokumen pengumuman kelulusan ujian paket C tahun 2007 itu sudah dimusnahkan. Tapi untungnya, dokumen rekap nilai masih ada. "Ternyata dari dokumen itu Jum dinyatakan tidak lulus," tandas AKP Yasir.

Tidak puas dengan itu, penyidik Polres Aceh Singki mencari bukti tambahan ke Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) di Jakarta. Dari sanalah polisi mendapat bukti baru bahwa Jum tidak masuk dalam peserta ujian paket C tahun 2007. "Dari dua kali ujian paket C pada 2007 namanya tidak ada. Setelah dicek nomor ujiannya, yaitu nomor 12 ternyata bukan atas nama tersangka, melainkan nama orang lain," papar AKP Yasir.

Polisi kemudian membidik tersangka dengan Pasal 263 ayat (1) dan (2) KUHPidana tentang pemalsuan dokumen. Ia juga dijerat dengan Pasal 266 karena menyuruh memasukkan keterangan palsu ke dalam suatu akta autentik, dengan ancaman hukuman di atas lima tahun. (de)    

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.25 | 0 komentar | Read More

Gayatri Jarang Pulang ke Ambon

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Almarhum Gayatri Wailissa (19), gadis Ambon yang fasih belasan bahasa asing dan dinyatakan meninggal dunia karena pendarahan otak terakhir kali kembali ke Ambon pada akhir September 2014 lalu. Menurut penuturan dari bude Gayatri yang ditemui di rumah duka RSPAD, Jumat (24/10/2014) siang semenjak enam bulan lebih tinggal di Jakarta, ponakannya itu jarang pulang ke Ambon.

"Dia jarang pulang ke Ambon, paling terakhir pulang itu ya sebelum tugas ke Rusia. Dia sempatin diri ke Ambon. Sekarang malah pulang selamanya," katanya.

Bude dari Gayatri ini juga menuturkan di Jakarta, selain mempersiapkan diri untuk kuliah, Gayatri juga sibuk mengisi berbagai acara bahkan hingga ke luar negeri.

Ia menambahkan, baru kemarin malam ia menjenguk Gayatri lalu pagi tadi, keponakan kesayangannya itu dinyatakan meninggal dunia.

"Tidak ada yang sangka ponakan saya ini pergi terlalu cepat,"ujarnya


16.25 | 0 komentar | Read More

Gayatri Harumkan Indonesia

SERAMBINEWS.COM, AMBON - Gubernur Maluku Said Assagaf mengungkapkan bahwa Gayatri Wailissa tidak hanya menjadi sosok yang membanggakan masyarakat Maluku tetapi juga nama bangsa Indonesia di dunia internasional.

"Gayatri tidak hanya menjadi kebanggaan Maluku tapi juga Indonesia karena dia telah mengharumkan nama bangsa di dunia internasional," ungkap Said seusai peletakan batu pertama Gedung Katolik Center di kawasan Benteng, Kecamatan Nusaniwe Ambon, Jumat (24/10/2014).

Menurut dia, segudang prestasi dan penampilan Gayatri di sejumlah forum-forum internasional selama ini sungguh membanggakan bangsa indonesia, termasuk ketika Gayatri sempat didaulat sebagai Duta Asean untuk anak.

"Dia selalu tampil di forum-forum internasional dan yang paling membanggakan dia pernah mewakili Indonesia sebagai Duta ASEAN," tegasnya.

Said mengatakan, dirinya baru mengetahui kabar meninggalnya Gayatri setelah menerima informasi langsung dari Jakarta.

"Saya dapat informasi dari Jakarta, Gayatri telah meninggal dunia. Kabar ini tentunya sangat membawa duka bagi kita di Maluku," ujarnya.

"Semoga dia (almarhumah) diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan oleh Tuhan," tambahnya kemudian.

Sebelumnya diberitakan, Gayatri meninggal dunia di ruang ICU rumah sait Abdi Waluyo, Kamis (23/10/2014) sekira pukul 19.15 WIB, setelah sempat dirawat selama empat hari di rumah sakit tersebut.

Rencananya, jenazah Gayatri akan diterbangkan ke Ambon, Jumat malam nanti dan setibanya, jenazah akan disemayamkan terlebih dahulu di Kodam XVI Pattimura sebelum akhirnya dimakamkan


16.25 | 0 komentar | Read More

Toko Dibobol Pria Bersebo, 45 unit Laptop Lewong

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Toko PC Shop di Jalan Darussalam Kota Lhokseumawe dibobol pria bersebo, Jumat (24/10/2014) dini hari, sehingga 45 unit laptop, 8 tablet, satu proyektor,  enam unit layar monitor, serta uang Rp 4 juta hilang. Kerugian ditaksir capai Rp 260 juta.

Yulia, pemilik toko, menjelaskan, kalau kondisi toko pada malam hari memang kosong. Namun sesuai saksi mata, pelaku yang tidak diketahui jumlahnya menggunakan mobil jenis Avanza hitam. Pelaku mulai beraksi sekitar pukul 04.00 WIB, yakni dengan merusak pintu besi toko. Lalu, sesuai yang terekam di CCTV toko, satu pelaku dengan perawakan tinggi besar dan menggunakan sebo, awalnya merusak satu kamera CCTV di sebelah kiri toko, lalu mengarahkan ke atas dua kamera CCTV lainnya yang ada di sebelah kanan dan bagian belakang toko.

"Setelah itu, saya perkirakan baru pelaku mulai menguras barang kami, termasuk merusak laci hingga uang ikut hilang," ujarnya.

Dia pun mengaku kalau perkara ini telah dilaporkan ke polisi dan dia pun menduga kalau pelaku sudah tahu kondisi tokonya, sehubungan tahu dimana saja letak kamera  CCTV.(*)


16.25 | 0 komentar | Read More

SLB Kini Hadir di Pijay

Written By Unknown on Selasa, 21 Oktober 2014 | 16.24

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Sekolah berkebutuhan khusus bagi anak cacat kini hadir di Pidie Jaya. Kendati masih serba kekurangan baik fasilitas, tenaga pengajar serta beberapa sarana utama yang diperlukan anak didik lainnya, namun pihak sekolah atau pengelola tetap berupaya semaksimal mungkin untuk memajukan lembaga pendidikan dimaksud.

Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) yang berlokasi di Gampong Pohroh Kecamatan Meureudu, aktif mulai September 2014 lalu. Sekolah ini baru memiliki 48 orang anak didik, yang meliputi lima keterbatasan.

Kepala SLBN Pijay, Zubir SPd, kepada Serambinews.com mengatakan, lembaga pendidikan dasar yang dipimpinnya menempati bangunan sendiri berkontruksi permanen dan berlantai dua yang baru saja rampung. Letaknya yang berjauhan dengan ibukota kabupaten atau sekitar enam kilometer dari jalan raya, tidak menjadi kendala. Untuk antar dan jemput Pemkab Pijay menyediakan fasilitas dua unit bus khusus anak sekolah. (*)


16.24 | 0 komentar | Read More

Pemko Sabang Salurkan Bantuan Rp 70 juta Untuk Gaza

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Pemerintah Kota Sabang menyalurkan bantuan dana kemanusiaan sebesar Rp 70 juta untuk korban perang di Gaza, Palestina. Bantuan solidaritas itu diserahkan langsung oleh Sekdako Sofyan Adam kepada Pimpinan Bank Mandiri Sabang, Diky Hermiwan, di ruang kerja walikota setempat, Selasa (21/10/2014), untuk selanjutnya diteruskan melalui panitia Biro Humas Setda Aceh.

Sekdako Sabang, Sofyan Adam SH, mengatakan, bantuan dana kemanusiaan sebesar Rp 70 juta yang disalurkan untuk korban perang di Gaza itu, merupakan hasil sumbangan dari PNS, masyarakat dan pelajar yang dikumpulkan melalui Posko Pemko sejak beberapa waktu lalu itu,

Didampingi Assiten Administrasi Umum Drs Kamaruddin dan Kabag Humas Irwansyah Putra SE, mengucapkan terima kasih kepada para PNS dan masyarakat, serta pelajar di Kota Sabang yang telah memberikan kepercayaan kepada Pemko untuk menyalurkan bantuan kepada para korban perang zionis Israel di Gaza.

"Mudah-mudahan dengan bantuan dana yang terkumpul dari PNS, masyarakat dan pelajar melalui posko Pemko yang kami salurkan ini dapat meringankan beban para korban di Gaza," demikian Sekdako Sabang, Sofyan Adam. (az)


16.24 | 0 komentar | Read More

Gubernur Kembali Rombak Kabinet

* Dr Syahrul Tolak Jabatan Baru

BANDA ACEH - Gubernur Zaini Abdullah, melalui Sekda Aceh, Drs Dermawan MM, Senin (20/10) siang kembali merombak kabinetnya untuk kali keempat dengan melantik 13 dari 14 pejabat eselon II yang SK pengangkatannya sudah ditandatangani Gubernur Aceh.

Satu dari 14 pejabat eselon II itu justru memilih tidak hadir saat pelantikan berlangsung di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Senin pukul 14.00 WIB. Pejabat tersebut adalah Dr dr Syahrul SpS-(K) yang sebelumnya menjabat Direktur Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

Syahrul yang dikonfirmasi Serambi tadi malam mengatakan, ketidakhadirannya dalam pelantikan itu, bukan karena jabatannya sebagai Direktur RSUZA digantikan oleh rekan sekerjanya di RSUZA.

Tapi justru lebih karena jabatan baru yang diberikan kepadanya sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Keistimewaan Aceh dan Sumber Daya Manusia tidak cocok dengan ilmu dan keahliannya selama ini di bidang kedokteran.

Ketidakhadirannnya pada pelantikan kemarin, kata Syahrul, sudah ia sampaikan kepada Sekda Aceh Drs Dermawan MM, empat jam sebelum pelantikan dimulai.

Ia mendapat panggilan dan pemberitahuan dari Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Aceh, Drs Zurkarnain, untuk mengambil undangan pelantikan pejabat eselon II pada pukul 10.00 WIB. Setelah undangan pelantikan pejabat eselon II itu diambilnya, Syahrul langsung menghadap Sekda Aceh. Saat itulah ia sampaikan ketidakhadirannya dalam pelantikan pada pukul 14.00 WIB.

Alasan Syahrul, jabatan baru yang dipercayakan kepadanya sebagai Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan, bukanlah bidang keahliannya.

Ia menghadap Sekda Aceh, Dermawan MM, karena kedudukan Sekda dalam struktur organisasi Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) di jajaran Pemerintah Aceh sebagai ketua. Lalu ia laporkan bahwa jabatan baru yang dipercayakan kepadanya itu tidak sesuai dengan ilmu dan keahlian yang dimilikinya.

Syahrul menyatakan, prinsip hidupnya, kalau sebuah jabatan diberikan kepadanya dan jabatan itu tidak sesuai dengan ilmu dan keahlian yang dimilikinya, maka ia akan mundur. "Lebih baik saya mengundurkan diri, sehingga Pak Gubernur dan Sekda bisa mencari orang yang lebih tepat sesuai keahliannya untuk menduduki jabatan tersebut," ujarnya.

"Kalau kita ikhlas ingin membangun daerah, membantu masyarakat Aceh dan Pemerintah Aceh, tidak selamanya harus berada di dalam jajaran pemerintah, di luar pemerintahan pun bisa," kata mantan dekan Fakultas Kedokteran Unsyiah ini.

Syahrul menambahkan, kalaupun jabatan Staf Ahli Gubernur Bidang Keistimewaan dan SDM itu tidak diberikan kepadanya, ia telah ikhlas jabatan Direktur RSUZA yang dijabatnya selama dua tahun lebih itu, diberikan kepada rekan kerjanya di RSUZA, yang usianya lebih muda, yakni dr Fachrul Jamal SpAN yang selama ini menjabat Wakil Direktur RSUZA. "Saya harap pengganti saya bisa bekerja lebih maksimal lagi untuk memberikan kesembuhan dan kepuasan pelayanan kepada pasien yang berobat ke RSUZA," ucapnya.

Selain dr Fahrul Jamal SpAn yang dilantik menjadi Direktur RSUZA kemarin, masih ada 12 pejabat lainnya yang dilantik. Mereka adalah dr Taqwallah, dilantik menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan dan Hubungan Luar Negeri. Jabatan lamanya sebagai Kadis Kesehatan, dipercayakan kembali kepada dr M Yani MKes yang sebelumnya pernah menjabat Kadis Kesehatan Aceh.

Drs Mustafa, dilantik menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan. Jabatan lamanya selaku Kepala Biro Umum digantikan T Aznal Zahri SSTP, MSi. Drs Hasanuddin Darjo MM dilantik menjadi Kepala Badan Arsip dan Perpustakaan. Jabatan yang ditinggalkannya sebagai Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan diisi oleh Ir Iskandar Idris MSi. Jabatan yang ditinggalkan Iskandar Idris sebagai Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Aceh, diisi Ir Arifin.     

Berikutnya, Muhammad Jafar SH MHum, mantan Ketua KIP Aceh dan staf ahli Gubernur Aceh, ditarik menjadi Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Hukum dan Politik.

Selanjutnya, Drs Bustami Usman SH MSi, mantan kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Aceh serta mantan Kepala Badan Pembinaan Pendidikan Dayah Aceh, kembali dipercayakan memimpin Badan Pembinaan Pendidikan Dayah menggantikan pejabat lama, Abubakar SH.

Ir Diaduddin yang sebelumnya Kepala Bidang di Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, dipromosi menjadi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, menggantikan Dr Raihanah MSi.

Selanjutnya, Ir Lukman Yusuf MSi yang sebelumnya Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan Aceh, dipromosi menjadi Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Aceh, menggantikan pejabat lama, Ir Razali Adami MP.

Selanjutnya, Dr Mahyuzar MSi yang merupakan salah satu kepala bidang di Biro Humas Setda Aceh, dipromosi menjadi Kepala Biro Humas Setda Aceh, menggantikan Murtalamuddin MSP.

Mantan kepala dinas dan staf ahli, kepala biro, yang belum diberikan jabatan baru, "diparkir" sementara di Sekretariat Daerah Aceh dan ada pula yang dikembalikan ke instansi awalnya.

Misalnya Drs Samidan Angkasa Wijaya, dikembalikan ke Perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Aceh. Sebelumnya ia menjabat Inspektur dan Staf Ahli Gubernur Aceh.

Sekda Dermawan MM yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Aceh mengatakan, pelantikan II itu adalah bagian dari upaya untuk mendapatkan pejabat yang ahli di bidangnya masing-masing sesuai track record pengalaman kerja yang selama ini ditekuni.

Kepada pejabat eselon II yang dilantik itu, Sekda berpesan hendaknya bisa menjadikan momentum pelantikan ini sebagai suntikan semangat baru untuk menjalankan tugas terbaik kepada rakyat, baik yang bersifat pelayanan, pengaturan, maupun pemberdayaan dan pembauran.

Bangun sinergi yang baik antaraparat dan lembaga daerah, sehingga setiap langkah yang dilakukan mengarah kepada tujuan yang sama. "Satukan langkah agar tujuan pencapaian cita-cita mulia untuk kesejahteraan bagi segala lapisan rakyat Aceh bisa dicapai dalam waktu yang lebih cepat," ujarnya.

Bagi pejabat yang diganti dan belum mendapat jabatan yang baru, Sekda mengharapkan pengertian dan kesabarannya. "Tetap terus bersemangat dan bekerja membantu pejabat yang baru dalam menjalankan tugas PNS-nya," ujar Dermawan. (her)  

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.24 | 0 komentar | Read More

Hidayat NW: Jokowi Harus Buktikan Ucapannya soal Kabinet

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid meminta, agar Presiden Joko Widodo dapat membuktikan seluruh pernyataannya soal kabinet. Salah satunya yaitu agar setiap menteri yang berasal dari partai politik harus melepaskan jabatannya di partai.

Menurut Hidayat, apa yang telah dibicarakan Jokowi telah menjadi konsumsi publik. Sehingga, Jokowi harus dapat membuktikan setiap pernyataan yang ia keluarkan selama kampanye Pilpres 2014 lalu.

"Dulu dia sampaikan fokus ke kabinet, tidak rangkap jabatan di parpol. Kalau sekarang, beliau ngomong apalagi itu pasti menjadi bagian yang sudah dicatat oleh publik," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, dilansir Kompas.com, Selasa (21/10/2014).

Menurut Hidayat, di dalam UU Kementerian, memang tidak diatur kewajiban menteri harus berasal dari parpol. Hanya saja, Jokowi pernah menekankan bahwa setiap calon menteri yang akan masuk di dalam jajarannya harus fokus dalam menjalankan tugasnya.

"Apakah beliau nantinya mentolerir pimpinan parpol menjadi bagian dari kabinet nanti akan kita lihat karena kan belum ada pengumumannya. Tapi yang jelas tentu publik menginginkan apa yang dijanjikan Jokowi bisa dilaksanakan," ujarnya.


16.24 | 0 komentar | Read More

KNPI Aceh Ajak Pemuda Dukung Pemerintah Baru

BANDA ACEH - Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh, Jamaluddin M Jamil mengajak semua pemuda dan berbagai elemen masyarakat lainnya untuk mendukung pemerintah baru dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. Diharapkan era kepemimpinan baru tingkat nasional yang telah diberi amanah oleh masyarakat Indonesia dapat membawa bangsa ke arah yang lebih baik ke depan.   

Demikian disampaikan Jamaluddin dalam rapat koordinasi (rakor) kepemudaan dan keolahragaan se-Aceh di Oasis Atjeh Hotel, Banda Aceh, Senin (20/10). Jamaluddin berharap kepada Pemerintah Aceh untuk membangun komunikasi yang baik, bijaksana, dan lebih santun lagi dengan pemerintah pusat.

Supaya tidak ada multitafsir dalam implementasi MoU Helsinki dan UUPA, terutama turunannya yang bersinggungan dengan perekonomian rakyat. Karena kesejahteraan rakyat mutlak wajib diperjuangkan Pemerintah Aceh. "Kita berharap Jokowi-JK bisa merealisasikan janji-janji yang telah disepakati dalam MoU Helsinki oleh pemerintah sebelumnya," harapnya.

Sedangkan Kadispora Aceh, Asnawi dalam sambutan pembukaan mengatakan, tujuan penyelenggaraan rakor ini dalam rangka meningkatkan pelayanan kepemudaan dan keolahragaan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Aceh dengan melibatkan unsur kabupaten/kota. Supaya program ini dapat saling mendukung dengan kegiatan pembinaan di kabupaten/kota. Kepada semua peserta rapat ini dapat menghasilkan suatu rumusan yang dapat dituangkan dalam rencana aksi daerah. "Rumusan tersebut nantinya menjadi cikal bakal penyusunan qanun kepemudaan dan keolahragaan Aceh ke depan," harapnya.

Ketua Panitia, Syaifullah mengatakan, rakor yang digelar sejak 2021 Oktober ini melibatkan 23 orang kepala dinas pemuda dan olahraga/kadis pendidikan/kadis kebudayaan dan parawisata. Para ketua KNPI yang ada di 23 kabupaten/kota di Aceh. Dalam rakor ini juga difasilitasi sebagai narasumber Ketua DPD KNPI Aceh Jamaluddin M Jamil, Sekretaris Dinas Keuangan Aceh M Nasir, Kepala Bidang Program dan Pelaporan Dispora Aceh Lukfandi, Kabid Pemuda Armadi AR, dan Kabid Olahraga Musri Idris. "Diakhir acara peserta diminta membuat rumusan hasil rakor," ujarnya.(adi)


16.24 | 0 komentar | Read More

Ibas Berharap Kabinet Jokowi dari Kalangan Profesional

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Ketua Fraksi Demokrat di DPR Edhie Baskoro Yudhoyono mengatakan, masyarakat kini tengah menunggu susunan kabinet yang akan diumumkan oleh Presiden Joko Widodo. Ia berharap kabinet itu lebih banyak diisi kalangan profesional. "Saya harap banyak kaum profesional selain parpol yang gabung. Right man on the right place," kata Ibas, sapaannya, di Kompleks Parlemen, Selasa (21/10/2014).

Dilansir Kompas.com, Ibas mengatakan, sistem demokrasi yang dianut Indonesia memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk dapat mengisi jabatan menteri. Ia menilai wajar apabila Jokowi memilih kalangan profesional dari partai politik untuk mengisi jabatan itu. "Partai politik juga punya kader terbaik. Mereka miliki kesempatan yang sama," ujarnya.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu mengatakan, hingga kini dia belum mendengar kabar ada kader Partai Demokrat yang hendak dipinang Jokowi untuk masuk ke dalam kursi kabinet. Ia menekankan bahwa sikap Demokrat tetap sebagai partai penyeimbang.

Putra bungsu Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu meminta agar pembangunan yang telah dilakukan pemerintahan yang dipimpin ayahnya dapat dilanjutkan pada era Jokowi. Apabila masih ada kekurangan di dalam pembangunan itu, Jokowi dapat melakukan perbaikan.

"Secara pribadi, saya tak ingin negara ini mundur. Kalau ada yang baik diteruskan, kalau ada yang kurang, mohon dilengkapi," ujarnya.


16.24 | 0 komentar | Read More

Mengidap HIV/AIDS, Nelayan Myanmar Meninggal di RSUZA

Written By Unknown on Minggu, 19 Oktober 2014 | 16.24

LHOKSEUMAWE – Seorang nelayan Myanmar yang ditangkap TNI AL, dilaporkan gagal dideportasi karena positif mengidap penyakit HIV/AIDS (Human Immuno Deficiency Virus/Acquired Immuno Deficiency Syndrome) dan meninggal dunia dalam perawatannya di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, sekitar dua pekan lalu.

Wakil Direktur Rumah Sakit Umum Cut Mutia Aceh Utara, dr Makhrozal, Sabtu (18/10) membenarkan kalau ada satu warga Myanmar yang terjangkit HIV/AIDS setelah diperiksa pihaknya, walaupun korban tersebut meninggalnya di Banda Aceh.

Menurut Makhrozal, sekitar satu bulan lalu, korban tersebut sempat berobat ke rumah sakit akibat batuk dan diare. Lalu sekitar satu pekan kemudian, dia kembali lagi dibawa ke rumah sakit dan kondisi semakin parah. "Karena kondisinya dicurigai, maka kita minta izin untuk memeriksanya dan hasilnya ternyata positif AIDS," ulasnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, maka sesuai  hasil  koordinasi dengan Imigrasi, pasien pun dibawa ke Banda Aceh untuk perawatan lanjutan. "Namun sekitar tiga atau empat hari dirawat di Banda Aceh, dia pun meninggal dunia," ungkap Makhrozal.

Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Lhokseumawe Albert, mengakui ada seorang warga Myanmar yang meninggal di Banda Aceh sekitar dua pekan lalu akibat sakit. Namun dia mengaku tidak mengetahui penyakit apa yang diderita warga tersebut. "Karena satu orang meninggal, maka yang dideportasi kemarin itu hanya 19 orang dari 20 orang yang direncanakan sebelumnya," ujarnya.

Sedangkan saat ini, sisa nelayan yang masih ditampung di bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe berjumlah 31 orang, baik berkebangsaan Myanmar ataupun Thailand. "Untuk pemulangan 31 orang lagi tersebut, sejauh ini belum juga ada kepastian," demikian Albert.

Sebelumnya, pihak TNI Lanal Lhokseumawe, Kamis (10/4) subuh menangkap lima kapal pukat asal Thailand yang masuk ke perairan timur Aceh secara ilegal. Bersama kapal tersebut, TNI-AL juga mengamankan 56 ABK berkebangsaan Thailand dan Myanmar. Menindaklanjuti penangkapan ini, 51 ABK diserahkan ke Imigrasi, sedang lima lagi yang merupakan nahkoda kapal mengikuti proses hukum karena masuk ke wilayah Indonesia secara ilegal. (bah)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.24 | 0 komentar | Read More

Bus Pengantin Masuk Jurang di Aceh Tengah

* Seorang Meninggal, Belasan Luka-luka

TAKENGON - Bus Cendrawasih BL 7519 ZA yang mengangkut rombongan pengantin dari Punteuet, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, masuk jurang di ruas jalan Takengon-Jagong Jeget, Aceh Tengah, Sabtu sore kemarin, sekitar pukul 17.00 WIB ketika kawasan itu diguyur hujan lebat. Seorang meninggal dan belasan lainnya luka-luka akibat musibah itu.

Kecelakaan terjadi di kawasan Kampung Linung, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, Sabtu (18/10) sore, sekira pukul 17.00 WIB. Korban meninggal bernama Duriati (50), warga Punteuet. Korban diyakini mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian.

Belasan penumpang lainnya dilaporkan luka ringan dan berat dan harus dirawat di RSUD Datu Beru Takengon. Musibah itu terjadi ketika Bus Cendrawasih yang ditumpangi sekitar 15 orang pulang dari Kecamatan Atu Lintang menuju Lhokseumawe. Waktu itu cuaca buruk diwarnai hujan deras berkabut tebal.

"Badan jalan tidak terlihat karena tertutup oleh kabut tebal. Tiba-tiba, mobil terbalik dan berguling-guling ke dalam jurang," kata Salawati, seorang korban yang ditanyai Serambi di IGD RSU Datu Beru, Takengon.

Korban luka-luka antara lain Salawati, Nurmiah, Nuraini, Bukhari, Nurbaiti, Zuraida, Nur Afni, Nurul Misbah, M Amin, M Fahmi, dan Ilyas Abdullah. Seorang di antaranya, Zuraida mengalami patah tulang.

Bus Cendrawasih yang disopiri Fadli terperosok dan terguling ke dalam jurang sedalam lebih kurang 50 meter. "Saya juga kurang tahu, bagaimana kejadiannya karena tiba-tiba mobil sudah terbalik ke dalam jurang," lanjut Salawati.

Razali, seorang korban lainnya mengatakan, siang kemarin mereka sampai ke Batu Lintang dari Lhokseumawe. Ba'da Ashar, rombongan yang berjumlah empat mobil, satu bus dan tiga minibus pribadi kembali ke Lhokseumawe.

"Korban meninggal merupakan orang tua si pengantin. Padahal, ketika dari Lhokseumawe beliau naik mobil Avanza. Waktu pulang beliau memilih naik bus sehingga akhirnya meninggal dunia pada insiden itu," kata Razali.  Kapolres Aceh Tengah, AKBP Dodi Rahmawan SIK, melalui Kasat Lantas, AKP Ari Sopandi Paloh, mengatakan, paska kejadian, pihaknya langsung ke lokasi kejadian. Bus terjun ke jurang sedalam 50 meter. "Begitu kami tiba di lokasi, korban luka-luka sudah di evakuasi. Hanya tinggal korban meninggal dunia yang sempat kami evakuasi," ujar Ari Sopandi Paloh.

Kabar musibah itu merebak cepat ke Banda Aceh setelah seorang anggota DPR Aceh, Bardan Sahidi menginformasikan ke jaringan relawan komunikasi RAPI untuk mengabarkan kepada keluarga korban di Lhokseumawe bahwa semua korban luka-luka termasuk yang meninggal sudah dievakuasi ke RSUD Datu Beru Takengon. "Kita berharap pihak keluarga di Lhokseumawe segera mendapat kabar ini," kata Bardan sekitar satu jam paska kejadian.(my/nas)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.24 | 0 komentar | Read More

Hujan Lebat Guyur Barat Selatan

* Banjir Subulussalam Jenis Air Bah

SUBULUSSALAM - Wilayah barat-selatan Aceh, mulai dari Aceh Jaya hingga Subulussalam, sejak Sabtu sore kemarin hingga tadi malam diguyur hujan lebat yang menyebabkan terjadinya banjir di beberapa kawasan. Khusus di Desa Subulussalam Timur, Kecamatan Simpang Kiri, meski banjir yang merendam wilayah itu sudah mulai surut tetapi hujan masih terus mengguyur.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Subulussalam, Kasman SSos mengatakan, permukiman warga di Cepu Indah, Desa Subulussalam Timur, merupakan kawasan sangat rentan banjir jenis bah. "Satu-satunya upaya pencegahan banjir ini dengan normalisasi sungai serta pembangunan tanggul pengaman," kata Kasman kepada Serambi, Sabtu (18/10).

Selain banjir, hujan deras disertai angin kencang di Kota Subulussalam selama dua pekan terakhir juga rawan memicu longsor. Pasalnya, belasan kilometer jalan nasional yang menjadi jalur vital bagi masyarakat Aceh di pantai barat selatan menuju Sumatera Utara rawan longsor. Lokasi tersebut terdapat sejak dari Desa Jontor dan Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan, hingga ke Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.

Dari Aceh Barat dilaporkan, hujan lebat yang mengguyur wilayah itu sejak tiga hari terakhir menyebabkan belasan desa di Kecamatan Woyla Timur dikepung banjir. Tiga sekolah di kecamatan tersebut terpaksa berhenti aktivitas karena terendam.

Ketiga sekolah yang terendam banjir sehingga harus meliburkan aktivitas belajar mengajar sejak dua hari terakhir adalah SDN Blang Luah, SDN Alue Meuganda, dan SMPN 3 Woyla Timur yang ketiganya berada di wilayah Woyla Timur. Sedangkan badan jalan yang terendam adalah Blang Mee-Alue Kuyun setelah dua sungai meluap yakni sungai Krueng Bhee dan sungai Krueng Tangkih.

Kabid Kedaruratan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Dedek Arisman mengatakan, banjir luapan yang mengepung sejumlah desa di wilayah Woyla Timur terjadi sejak pukul 04.00 WIB, Jumat (17/10) dini hari. Namun pada Sabtu kemarin mulai surut.

Informasi dari jaringan relawan komunikasi RAPI yang diterima Serambi hingga pukul 22.30 WIB tadi malam menyebutkan, hujan dengan intensitas sedang sampai lebat masih terus mengguyur wilayah Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Abdya, Aceh Selatan, dan Subulussalam.

Di Meulaboh, hujan deras yang mengguyur hingga tadi malam menyebabkan beberapa kawasan rendah dan rawan genangan terendam. "Di beberapa titik dalam wilayah kota Meulaboh genangan air mencapai selutut orang dewasa," lapor seorang relawan RAPI Aceh Barat, Andi Syahputra (JZ01EAS) sekitar pukul 22.00 WIB tadi malam.

Kondisi serupa juga terjadi di Abdya. Beberapa kawasan rawan genangan di wilayah kota Blangpidie, menurut laporan relawan RAPI Abdya, Zahirin SH sempat terendam, antara lain Desa Babahlok tergenang hingga ke badan jalan negara, Desa Lueng Tarok, dan Lueng Asan. "Kawan-kawan relawan RAPI tetap siaga memantau perkembangan. Hujan deras yang mengguyur Abdya sejak sore harinya juga disertai petir yang menakutkan," kata Ketua RAPI Abdya, Edi Dermawan (JZ01UC).(lid/riz/nas)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.24 | 0 komentar | Read More

RTA Bantah Peran Ulama Aceh Makin Berkurang

BANDA ACEH – Pokok-pokok pikiran yang disampaikan Guru Besar Antropologi Universitas Gajah Mada (UGM), Prof Dr Irwan Abdullah PhD pada Seminar On Islamic Teachings: Dialogue, Peace And Conflict Resolution di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh yang antara lain menyebutkan peran ulama Aceh makin berkurang dibantah oleh Wakil Sekjen Rabithah Thaliban Aceh (RTA), Teuku Zulkhairi.

"Kami menilai kesimpulan itu terlalu terburu-buru, tidak berdasarkan data terukur dan analisa mendalam. Di mata RTA, fakta di lapangan selama ini peran ulama masih begitu besar dan dinamis," tandas Zulkhairi dalam siaran pers-nya yang diterima Serambi, Sabtu (18/10).

Menurut Zulkhairi, ulama Aceh selalu saja terlibat dalam menyelesaikan hampir setiap persoalan mendasar pada tataran masyarakat paling bawah yang tidak mampu diselesaikan pihak lain. Begitu juga halnya dengan ikut terlibat aktif dalam mempengaruhi kebijakan pemerintah agar prorakyat dan bersyariat. "Hanya saja, sisi kurang dari eksistensi para ulama Aceh adalah karena tidak terekspos," tulis siaran pers tersebut.

Menurut Zulkhairi, kurangnya publikasi menyebabkan tidak banyak pihak yang melihat kerja ulama dalam mewujudkan perubahan dalam masyarakat dan pemerintahan. Para ulama lebih banyak bekerja secara sunyi (diam-diam) karena memang mereka bekerja secara ikhlas. Adapun peran besar ulama Aceh selama ini dilakukan baik secara pribadi maupun melalui organisasi.

"Secara organisasi, para ulama Aceh dewasa ini kita lihat selalu mempengaruhi kebijakan-kebijakan pemerintah lewat fatwa-fatwa MPU yang menyentuh berbagai bidang kehidupan. Mulai persoalan akidah, ekonomi, kepemimpinan, sampai persoalan pencegahan korupsi. Tidak jarang kita juga mendengar kritikan-kritikan konstruktif ulama kepada pemerintah agar penguasa senantiasa berada di jalan yang lurus. Walaupun tidak semua kritikan dan fatwa ulama didengar pemerintah Aceh," paparnya.

Juga dipaparkan, jika hari ini pemerintahan yang baik/bersih (good governance) di Aceh belum terwujud, tentu ini bukan disebabkan karena peran ulama yang berkurang. Menurutnya ini semata-mata karena struktur politik di Aceh yang belum sadar sepenuhnya untuk menjadikan ulama sebagai panutan. Jadi, belum terwujudnya good governance di Aceh semata-mata karena Pemerintah Aceh yang belum mau mendengar ulama.

Ia mengurai keengganan penguasa untuk menjadikan ulama sebagai panutan karena efek panjang dari penjajahan pemikiran yang dilakukan penjajah dahulu lewat paham sekuler-liberal yang mereka tanamkan di dunia Islam melalui berbagai cara.

"Lewat paham sekuler-liberal ini, rakyat dan pemerintah kita telah dijauhkan dari ulama sehingga kerusakan di berbagai bidang kehidupan menimpa umat Islam di seluruh dunia, bukan hanya Aceh," terang Zulkhairi, prihatin.

Kendati demikian, tambahnya, pihaknya optimis masa depan Aceh akan semakin baik apabila suara ulama didengar oleh pemerintah. Sebab, jika belajar dari sejarah kejayaan Aceh dulu diraih lewat relasi yang baik antara ulama dan penguasa, yang mana penguasa mau mendengar ulama. Hingga hari ini pun, tulisnya, masyakarat masih selalu menyimak seruan-seruan ulama untuk memperbaiki kehidupan yang rusak menuju kehidupan Islam yang mencerahkan dan menyejahterakan. Baik melalui mimbar-mimbar khutbah, pengajian, lembaga pendidikan, media massa, dan sebagainya dengan materi-materi yang menyentuh berbagai persoalan kehidupan.

"Memang butuh waktu lama untuk melakukan penyadaran lokal Aceh-nasional, tapi kita memang tidak perlu terburu-buru. Yang dilakukan ulama Aceh saat ini adalah bekerja/berdakwah, hasilnya insya Allah akan kita lihat di kemudian hari," kata Zulkhairi.

Wujud dari dakwah ikhlas para ulama, menurutnya bisa dilihat dari kerja tanpa pamrih membina masyarakat dan mendidik generasi muda Aceh agar senantiasa baik moralnya. Menurutnya, ini peran yang sulit dilakukan oleh pihak manapun di tengah perkembangan dunia yang begitu materialis. Ia mempertanyakan apakah ada lembaga pendidikan di dunia ini yang seperti dayah yang menggratiskan atau dengan biaya pendidikan yang sangat murah bagi siswa/santrinya.

"Hingga detik ini para ulama masih konsen mendidik anak-anak Aceh agar mereka menjadi generasi yang baik yang akan memperbaiki Aceh di kemudian hari. Coba bayangkan, apa jadinya Aceh jika tidak ada peran ulama dalam pendidikan dayah dan dalam mendidik masyarakat lewat pengajian-pengajian dan majlis-majlis ta'lim?. Wallahu a'lam," demikian Zulkhairi.

Seperti diberitakan, Guru Besar Antropologi UGM, Prof Dr Irwan Abdullah PhD, pada Seminar On Islamic Teachings: Dialogue, Peace And Conflict Resolution di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Jumat 17 Oktober 2014 mengatakan, tokoh dan ulama yang berperan dan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan sosial keagamaan di tengah masyarakat Aceh saat ini sudah semakin berkurang. Keadaan ini dipengaruhi juga oleh konflik berkepanjangan, bencana tsunami, dan minimnya kaderisasi ulama selama ini.

Irwan juga menyoal proses pelaksanaan syariat Islam di Aceh yang menurutnya masih sebatas proses simbolik dan belum menyentuh persoalan good governance, keterjaminan hak rakyat akan kesejahteraan yang sesunguhnya menjadi tugas dari pemerintah Aceh. Seharusnya, menurut Irwan Abdullah, syariat sudah harus mampu menjawab persoalan kesejahteraan masyarakat bukan melulu soal 'kasur' orang.(rel/rul)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.24 | 0 komentar | Read More

Menyensor Seks di Buku Teks

KONTROVERSI 'pacaran sehat' dan 'memahami dampak seks sehat' dalam buku teks Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk kelas XI SMA/MA/SMK/MAK semester I disikapi secara tegas oleh Pemerintah Aceh. Materi yang terkait 'seks bebas' dalam buku tersebut harus dicabut.

Keputusan agar materi 'tabu' tersebut dicabut disepakati melalui rapat gabungan antara Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh, Dinas Pendidikan Aceh, dan Kanwil Kementerian Agama Aceh, Kamis 16 Oktober 2014 di Banda Aceh.

"Ada beberapa pertimbangan yang mendasari rekomendasi tim agar materi yang berhubungan dengan pacaran sehat itu dicabut," kata Kadis Pendidikan Aceh, Anas M Adam kepada Serambi, Sabtu (18/10).

Anas merincikan, pada halaman 123, pengungkapan fakta grafik pada 'Gambar 10.1 fakta dan data tentang perilaku seksual remaja' menimbulkan salah penafsiran bahwa bila dilihat dari angka-angka tersebut, seolah-olah hal itu sudah lumrah terjadi dan dapat diikuti oleh siswa.

Pada halaman 124, poin 2 a, disebutkan antara lain 'cukup tidaknya keteladanan yang diterima anak dari orang tua, dan lain-lain sebagainya yang menjadi hak anak dari orang tua. Jika tidak, maka anak akan mencari tempat pelarian di jalan-jalan serta di tempat-tempat yang tidak mendidik.' "Kalimat ini berimplikasi dapat memicu anak didik melakukan seks bebas karena dapat menyalahkan/menyudutkan orangtua, bila terjadi sesuatu," kata Anas.

Pada halaman 127, poin c, pencegahan seks bebas dalam penjelasannya terdapat kalimat 'seseorang telah dibekali ilmu secara agama dan medis mengenai dampak seks bebas, semua keputusan di tangannya sendiri. "Kalimat ini memberi pengertian seolah-olah seks bebas dibenarkan tanpa perlu diawasi dan diberi sanksi. Di samping itu, makna kalimat tersebut juga bertolak belakang dengan kalimat pada poin 2 c yaitu 'pelaku dan keluarga akan dikucilkan dan dinilai rendahan, karena seks bebas adalah tindakan yang dilarang agama dan merupakan hal yang melanggar tata aturan pemerintah," lanjut Anas M Adam.

Berikutnya, pada halaman 129, poin p, gaya pacaran yang sehat menyajikan materi seakan-akan terkesan adanya pembenaran terhadap berpacaran. Padahal, pacaran bertentangan dengan agama dan adat istiadat di Aceh yang penduduknya sebagian besar beragama Islam, di mana dalam Islam tidak mengenal adanya pacaran dengan model yang dipraktikkan saat ini, kecuali model ta'aruf. Begitulah.(sir)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.24 | 0 komentar | Read More

Aceh Minta Cabut Materi Seks Bebas

* Dalam Buku Teks Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

BANDA ACEH - Beredarnya buku teks Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan yang berisi Pacaran Sehat dan 'Memahami Dampak Seks Bebas' untuk kelas XI SMA/MA/SMK/MAK semester I telah memunculkan reaksi dari berbagai kalangan. Pemerintah Aceh secara tegas meminta materi yang terkait dengan 'seks bebas' dalam buku tersebut dicabut.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Anas M Adam MPd kepada Serambi,  Sabtu (18/10) memastikan Pemerintah Aceh menyikapi serius materi buku teks tersebut. Materi yang memicu reaksi tersebut terdapat di halaman 123 sampai halaman 131 buku itu.

"Ini harus kita sikapi untuk penanganan atas permasalahan yang telah menimbulkan kontroversi yang dapat meresahkan masyarakat Aceh," kata Anas M Adam.

Menurutnya, beberapa halaman dalam buku tersebut dapat menimbulkan salah penafsiran dari generasi bangsa yang masih mengenyam pendidikan di bangku sekolah menengah. Misalnya, seperti yang tertera pada halaman 123, di mana pengungkapan fakta grafik pada gambar 10.1 fakta dan data tentang perilaku seksual remaja. Seolah-olah hal tersebut sudah lumrah terjadi dan dapat diikuti oleh siswa.

Guna menghindari dampak kontroversi yang lebih jauh, lanjut Anas, pihaknya bersama Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, menyarankan agar materi tersebut dapat dihilangkan dan diganti dengan kompetensi dasar yang sama.

"Tentunya dengan isi materi telah disesuaikan dengan budaya Aceh. Sedangkan terkait pendidikan seks harus melalui pendekatan akidah dan budaya masyarakat Aceh," lanjut Anas.

Pihaknya juga mengharapkan, kepada seluruh kabupaten/kota di Aceh supaya membentuk tim penyeleksi buku pelajaran dan buku bacaan sebelum proses dilakukan pengadaan buku.

Buku teks Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan berisi bahan ajar kelas XI SMA/MA/SMK sesuai Kurikulum 2013 yang bermasalah itu diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan dibeli dengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2014.(sir)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.24 | 0 komentar | Read More

Mantan Kepala BKPP Agara Dituntut 4,6 Tahun Penjara

Written By Unknown on Jumat, 17 Oktober 2014 | 16.24

* Korupsi Dana Bantuan Kelompok Tani

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kutacane menuntut Mantan Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) Aceh Tenggara (Agara), Ir Ishak Bukhari MM dengan hukuman empat tahun enam bulan penjara dikurangi masa tahanan. Jaksa juga menghukum terdakwa untuk membayar denda sebesar Rp 200 juta atau menganti dengan kurungan selama enam bulan.

Tuntutan itu dibacakan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh, Kamis (16/10). Selain menuntut, jaksa juga menghukum membayar uang penganti sebesar Rp 205.120.364. Namun apabila terdakwa tidak sanggup, maka harta benda terpidana dapat disita oleh jaksa untuk menutupi uang penganti tersebut.

"Apabila terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang penganti, maka diganti dengan pidana penjara selama satu tahun," baca Doan Adhyaksa Brata SH bersama R Damanik SH di hadapan majelis hakim yang diketuai, Syamsul Qamar MH, didampinggi hakim anggota, Zulfan Effendi SH dan Syaiful Hasari SH.

Selain menuntut Ishak Bukhari, JPU juga menuntut dua terdakwa lain yaitu, Syamsir Alam Pinim dan Arsyad Adami masing-masing empat tahun penjara dikurangi masa tahanan. Kedua terdakwa juga dibebankan membayar denda sebesar Rp 200 juta atau menganti dengan kurungan selama tiga bulan.

Masing-masing terdakwa juga dihukum membayar uang penganti sebesar Rp 25 juta untuk terdakwa Syamsir Alam Pinim dan Rp 45 juta untuk terdakwa Arsyad Adami. Apabila kedua terdakwa tidak membayar uang penganti paling lama satu bulan sesudah putusan, maka harta benda kedua terdakwa dapat disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti.

"Apabila para terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang penganti, maka diganti dengan pidana penjara untuk terdakwa Syamsir Alam Pinim selama empat bulan dan untuk terdakwa Arsyad Adami selama enam bulan," kata Jaksa R Damanik SH.

Dalam persidangan kemarin, JPU membacakan sejumlah fakta-fakta yang muncul dalam persidangan sebelumnya. Di antaranya terdakwa Ishak Bukhari selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) memerintahkan terdakwa Syamsir Alam Pinim selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan terdakwa Arsyad Adami selaku Bendahara Pengeluaran Kegiatan untuk melakukan pemotongan dana bantuan Penguatan Modal Usaha Kelompok (PMUK) dari kelompok Sejahtera Tani dan Kelompok Tani Beringin masing-masing Rp 50 juta untuk keperluan pribadi terdakwa Ishak.

Selain itu, terdakwa Syamsir Alam Pinim dan Arsyad Adami melakukan pemotongan lagi untuk kelompok Sejahtera Tani Rp 20 juta dan Kelompok Tani Beringin Rp 10 juta. "Jumlah keseluruhan dana yang dilakukan pemotongan sebesar Rp 130 juta," baca JPU.

Fakta lain, terdakwa Ishak juga memerintahkan terdakwa Syamsir Alam untuk melakukan pencairan dana penyediaan baliho publikasi dan promosi program Diversitifikasi Pangan sebesar Rp 22.386.364. Setelah dicairkan, kemudian  dana tersebut digunakan untuk kegiatan Musrembang bukan untuk publikasi.

Sementara terdakwa Arsyad diperintahkan oleh terdakwa Ishak untuk melakukan pencairan seluruh dana administrasi kegiatan Rp 32 juta, dana penguatan kelembagaan Rp 43 juta dan dana diversifikasi pangan Rp 116 juta. Setelah dana tersebut masuk ke Rekening BKPP Aceh Tenggara, terdakwa Ishak memerintahkan terdakwa Arsyad untuk menariknya menggunakan cek giro yang ditandatangani oleh terdakwa Ishak selaku KPA dan terdakwa Arsyad selaku bendahara.

"Perbuatan terdakwa Ishak selaku KPA, terdakwa Syamsir Alam Panim selaku PPK dan terdakwa Arsyad Adami selaku bendahara pengeluaran kegiatan telah merugikan negara sebesar Rp 275.120.364," kata JPU Kejari Kutacane.(mz)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.24 | 0 komentar | Read More

Tanwier Mahdi: Pemekaran Itu Perlu

ANGGOTA DPRA yang terpilih kembali untuk periode 2014-2019 dari wilayah barat-selatan Aceh, Muhammad Tanwier Mahdi SAg mengatakan, pemekaran itu perlu bagi daerah yang memiliki wilayah yang luas.

Tujuan pertamanya adalah untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat yang wilayahnya berada jauh dari pusat pemerintahan. Contohnya kabupaten/kota di Aceh.

Awalnya Aceh hanya memiliki 13 kabupaten/kota. Kemudian, Aceh Utara dimekarkan menjadi tiga kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, dan Kabupaten Bireuen.

Berikutnya, Kabupaten Aceh Timur dimekarkan menjadi tiga kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa, dan Kabupaten Aceh Tamiang.

Selanjutnya, Aceh Barat dimekarkan menjadi empat kabupaten, yaitu Kabupaten Simeulue, Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Nagan Raya, dan Kabupaten Aceh Jaya.

Kemudian, Aceh Selatan dimekarkan menjadi tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, dan Kabupaten Aceh Singkil. Tak lama kemudian, dari Aceh Singkil mekar lagi Kota Subulussalam,

Di sisi lain, Kabupaten Aceh Tenggara mekar menjadi dua kabupaten, yaitu Kabupaten Aceh Tenggara dan Kabupaten Gayo Lues. Aceh Tengah pun mekar, melahirkan Kabupaten Bener Meriah.  

Terakhir, Pidie yang masyarakatnya tak begitu merespons isu pemekaran wilayah, tapi akhirnya ikut juga mengusulkan pemekaran kabupaten, sehingga kini menjadi dua kabupaten, yaitu Kabupaten Pidie dan Kabupaten Pidie Jaya.

Setelah jumlah kabupaten/kota di Aceh menjadi 23 dari sebelumnya hanya 13, kata Tanwier, masyarakat di wilayah tengah Aceh, yaitu dan pantai barat-selatan, mengusulkan pemekaran provinsi di Aceh. Wilayah tengah mengusulkan provinsi Aceh Leuser Antara (ALA), sedangkan untuk wilayah pantai barat-selatan, diusulkan provinsi Abas.

Tuntutan masyarakat wilayah tengah dan wilayah barat selatan itu, agar daerahnya diizinkan membentuk masing-masing satu provinsi, menurut Tanwier, tidak ada satu pun UU yang melarangnya, termasuk UUPA.

Jadi, seandainya perwakilan masyarakat di wilayah tengah dan barat selatan itu yang dalam pemilu legislatif 9 April 2014 lalu, setelah dilantik menjadi anggota DPR RI dan DPD RI, saat ini menyuarakan kembali wilayahnya perlu dibentuk provinsi baru, yakni ALA dan Abas, itu sesuatu yang wajar.

"Juga perlu disahuti dan dihormati oleh seluruh masyarakat Aceh, termasuk masyarakat yang ada diwilayah pantai timur dan utara Aceh, gubernur, wakil gubernur dan anggota DPRA nya," kata politisi Partai Demokrat ini.

Sementara itu, Aminuddin dari Partai Golkar menyarankan silakan saja dilakukan jajak pendapat di masing-masing wilayah untuk mengetahui minat penduduk setempat terhadap wacana pemekaran Aceh dari dua menjadi tiga provinsi.

Aminuddin mengatakan, ide penelitian ilmiah dan jajak pendapat yang diusulkan Gema-Barsela untuk pemekaran Provinsi Aceh menjadi tiga atau empat, silakan saja. "Menurut kami, untuk pemekaran wilayah tidak perlu dilakukan penelitian ilmiah. Pemekaran kabupaten yang telah dilakukan sebelumnya apakah dilakukan dengan cara ilmiah dan jajak pendapat, ternyata tidak kan?" kata Aminuddin yang terpilih dari wilayah Aceh Tenggara dan Gayo Lues.

Kalaupun dilakukan juga penelitian ilmiah, lanjut Aminuddin, hasilnya nanti tetap layak Aceh dimekarkan menjadi tiga atau empat provinsi asalkan para pengembil keputusannya, yakni Gubernur, Wagub, dan DPR Aceh masing-masing nanti mengurusnya dengan baik. Tidak hanya gedung dan perkantoran pemerintah yang dibangun duluan, tapi kebutuhan infrastruktur dasar rakyatlah yang lebih diutamakan. (her)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.24 | 0 komentar | Read More

Pemekaran Harus Dikaji Ilmiah

* Juga Disertai Jajak Pendapat

TAPAKTUAN - Gerakan Membangun Barat Selatan Aceh (Gema-Barsela) menilai, gagasan pemekaran Provinsi Aceh seperti yang belakangan ini didengungkan sejumlah tokoh masyarakat Aceh Leuser Antara (ALA) dan Aceh Barat Selatan (Abas) belum memiliki basis argumentasi yang kuat berdasarkan kajian ilmiah yang komprehensif, yaitu kajian yang meninjau kelayakan dari berbagai aspek secara menyeluruh.

"Ide pemekaran itu memerlukan kajian ilmiah, bahkan jika perlu jajak pendapat," kata Ketua Gema-Barsela, Hendra Fadli SH bersama Sekretaris Jenderal Gema–Barsela, Dedy Saputra SSos dalam press release yang mereka kirim ke Serambi, Kamis (16/10) kemarin.

Keduanya mengaku prihatin dengan manuver pemekaran Provinsi Aceh yang tak ada ujungnya. "Manuver ini seperti orang yang buang angin, tercium baunya, lalu beberapa saat hilang begitu saja," tulis Hendra Fadli.

Gema-Barsela mengaku tidak apriori dengan prospek kemajuan Aceh dalam satu provinsi. Di sisi lain Gema-Barsela juga tidak anti pada gagasan pemekaran. Namun, yang menjadi persoalan, tambahnya, gagasan pemekaran Provinsi Aceh seperti yang didengungkan selama ini, belum memiliki basis argumentasi yang kuat berdasarkan kajian ilmiah yang melihat jauh ke depan (termasuk proyeksi minimal untuk sepuluh tahun ke depan).

Kajian yang dimaksud Hendra Fadli dan Dedy Saputra adalah sebuah kajian yang meninjau untung ruginya wacana pemekaran itu dari berbagai aspek secara menyeluruh. Di antaranya 1) aspek hukum dan kajian tentang efek positif dan negatif ketika Barsela berada di luar yurisdiksi UUPA, 2) sumber daya alam dan potensi pendapatan daerah, 3) lingkungan, 4) kualitas sumber daya manusia, 5) keberlanjutan perdamaian, dan 8) tinjauan tentang kencenderungan perilaku elite-elite yang sedang berkuasa di sepanjang pantai barat selatan.

"Hemat kami, sejauh ini gagasan pemekaran Barsela belum bisa disimpulkan secara ilmiah dan meyakinkan sebagai antitesis dari tatanan Aceh satu seperti yang berlaku saat ini. Selain itu, elite-elite yang selama ini menjadi pelopor gerakan pemekaran juga belum memiliki basis legitimasi yang kuat sebagai representasi mayoritas rakyat yang bermukim di sepanjang pantai barat-selatan," paparnya.

Menurut Hendra, sebenarnya tokoh–tokoh propemekaran itu tidak punya alasan untuk bicara atas nama rakyat barat selatan, melainkan hanya mewakili orang-orang yang tergabung dalam grup propemekaran saja.

Sayangnya, lanjut Hendra, belakangan ini muncul beberapa Anggota DPR RI yang sedang latah-latahnya mendukung pemekaran provinsi dengan alasan memperjuangkan aspirasi rakyat. "Naif, kalau manuver Anggota DPR RI itu hanya keisengan pribadi saja. Toh bisa saja sikap mereka itu berubah seiring dengan berubahnya kepentingan partai politik masing-masing. Oleh karenanya, kepada politisi Ssenayan asal Aceh kami berharap agar memastikan lebih dulu apakah partai tempat Anda bernaung telah memiliki kebijakan yang jelas dan tegas tentang konsep pemekaran Aceh, sehingga rakyat tidak dibuat bingung di kemudian hari," pinta Hendra.

Soalnya, kata Hendra, melihat dari sisi legitimasi, Anggota DPD RI justru memiliki legitimasi rakyat yang lebih kuat dibanding legitimasi Anggota DPR RI. Para senator Aceh terbukti memiliki voter puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang. Selain itu para anggota DPD juga terbebas dari belenggu kepentingan kepartaian dan interest group.

"Berbeda dengan anggota DPR RI yang ujung-ujungnya hanya menjadi alat bagi kepentingan partai. Oleh karena itu, kami yang tergabung dalam Gema-Barsela menaruh harapan besar kepada anggota DPD agar ikut ambil bagian dalam menuntaskan kisruh pemekaran provinsi di Aceh secara arif, adil, dan bermartabat," kata Hendra.

Ia juga mengimbau keempat anggota DPD asal Aceh agar memprakarsai jajak pendapat, atau minimal survei, tentang tingkat dukungan masyarakat Barsela terkait ide pembentukan Provinsi Abas.(tz)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.24 | 0 komentar | Read More

Dua Bandar Ganja Diringkus Polisi

Barang bukti ganja sebanyak 7 Kg, milik tersangka Asnawi Bin M Salim (43) petani, yang ditankap petugas Sat Narkoba Polres Aceh Timur di Desa Dama Pulo Sa, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur, Jumat (17/10) sekitar pukul 2.00 Wib. SERAMBI/SENI HENDRI 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI--  Satuan Narkoba Polres Aceh timur berhasil meringkus dua orang bandar narkoba ditempat dan waktu berbeda. Dari kedua tersangka polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti ganja kering siap edar.

Awalnya polisi nmenangkap seorang pemilik daun ganja kering Hendra Junaifan (33) nelayan, warga Desa Gampong Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur di tangkap polisi dirumahnya pada Kamis (16/10) malam, sekitar pukul 22.00 Wib.

Kapolres Aceh Timur AKBP Muhajir SIK MH melalui Kasat Narkoba Iptu Raja Aminuddin Harahap S.Sos, kepada Serambinews.com,Jumat (17/10) mengatakan penangkapan terhadap tersangka, berawal informasi  dari masyarakat kepada petugas bahwa ada seorang penjual ganja kering di Desa tersebut, berdasarkan informasi tersebut petugas Sat Narkoba Polres Aceh Timur, langsung meluncur ke TKP dan melakukan penangkapan terhadap tersangka di rumahnya.

"Dari hasil penangkapan tersebut disita barang bukti ganja kering sebanyak 1 Kg dari rumah tersangka, saat ini tersangka telah kita amankan untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut" Kata Kasat Narkoba.

Kasat Narkoba Iptu Raja Aminuddin Harahap S.Sos, menambahkan, hasil dari pengembangan dari tersangka pertama petugas Sat Narkoba Polres Aceh Timur kembali menangkap Asnawi Bin M Salim (43) petani, warga Desa Dama Pulo Sa, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur, tersangka ditangkap dirumahnya setelah dilakukan penggerebekan dan ditemukan barang bukti ganja sebanyak 7 Kg.

Asnawi kepada polisi memberikan keterangan bahwa dirinya memperoleh ganja tersebut dari Desa Nisam Antara, Lhokseumawe. Saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polres Aceh Timur guna untuk penyilidikan lebih lanjut. (*)


16.24 | 0 komentar | Read More

Tak Ada Interupsi di Pelantikan Jokowi-JK

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pelantikan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden tinggal menghitung hari. Pelantikan akan digelar dalam sidang paripurna MPR pada 20 Oktober 2014 dan dihadiri oleh banyak tamu penting dari dalam dan luar negeri. Lalu, bagaimana menjaga marwah pelantikan tersebut agar terhindar dari interupsi anggota Dewan?

Dirilis Kompas.com, Sekretaris Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Edi Siregar mengatakan, ia yakin tak akan ada interupsi pada sidang paripurna pelantikan Jokowi-JK. Pasalnya, semua mikrofon di meja anggota MPR dimatikan sehingga tak ada peluang bagi mereka untuk melontarkan interupsi.

"Semua mikrofon dimatiin, kan hanya pelantikan, mau interupsi bagaimana," kata Edi, di sela-sela persiapan geladi kotor pelantikan Jokowi-JK, di Kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/10/2014).

Selain itu, kata Edi, ia juga yakin para anggota MPR akan menjaga kekhidmatan acara pelantikan.

"Kita yakinlah anggota akan menghormati diri mereka masing-masing," ujarnya.

Secara terpisah, Ketua MPR Zulkifli Hasan yang akan memimpin paripurna pelantikan Jokowi-JK belum memberikan jawaban yang lugas ketika ditanya mengenai cara membendung interupsi. Baginya, interupsi hanya masalah kecil dan akan ia pikirkan kemudian.

"Nanya itu hal yang besar, masa soal interupsi ditanya ke saya. Nantilah," katanya.


16.24 | 0 komentar | Read More

Indonesia Pemasok Tunggal Yamaha R3 Seluruh Dunia

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Setelah model baru YZF-R3 resmi diperkenalkan di AIMExpo, California, Amerika Serikat, Kamis (16/10/2014), Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Jumat (17/10/2014) yang dilansir Kontan.co.id, mengumumkan, tunggangan sport versi 321 cc dari basis R25 itu diproduksi di Indonesia.

Artinya, Indonesia didaulat menjadi pemasok tunggal seluruh unit R25 dan R3 untuk semua negara. Keterangan ini diberikan selepas YIMM meresmikan ekspor perdana 120 unit ke Jepang di kantor pusat YIMM di Pulo Gadung, Jakarta Timur.

M. Abidin GM Service dan Motorsport YIMM menjelaskan, R25 memang dikembangkan agar kapasitas mesin bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan R3. Sebagian besar spesifikasi R3 mengikuti R25 kecuali bagian mesin, program ECU, dan berbagai komponen yang perlu disesuaikan untuk masing-masing negara.

Dari klaim spesifikasi, tenaga R3 mencapai 42 tk sedangkan R25 hanya 35 tk. Fitur tambahan lain khusus pasar Eropa adalah sistem pengereman roda depan dilengkapi ABS.

Dari skala ekonomi, Abidin menjelaskan, lebih murah memproduksi keluarga baru R-Series ini di Indonesia lalu mengirimkannya sebagai unit ekspor ketimbang harus diproduksi di Amerika Serikat atau negara Eropa.

"Bukan masalah pasokan komponen, tapi upah buruh di sini lebih murah," ujar Abidin.

Unit-unit R3 telah diproduksi di fasilitas YIMM di Pulo Gadung, termasuk yang sekarang menjadi model pamer di AIMExpo dan banyak unit lain yang digunakan untuk proses homologasi. Kondisi sekarang hanya tinggal menunggung permintaan pasar untuk mulai distribusi ke luar Indonesia.

"Semuanya sudah siap, kalau mereka mau kita tinggal kirim," imbuh Abidin yang juga menjelaskan, negara pertama yang akan mendapatkan R3 di Eropa adalah Belanda sebab kantor pusat Yamaha Eropa berada di sana.


16.24 | 0 komentar | Read More

Banjir di Pantai Barat Ambrukkan Tiga Jembatan

Written By Unknown on Jumat, 10 Oktober 2014 | 16.25

MEULABOH - Banjir besar di pantai barat Aceh menyebabkan tiga jembatan ambruk pada Rabu (8/10) pagi dan malam masing-masing  di Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya, di Kecamatan Woyla Barat, dan Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat.

Jembatan yang pertama ambruk di Aceh Barat itu panjangnya 12 meter, berada di lintasan Teupin Peuraho, Kecamatan Arongan Lambalek-Leubok Pasi Ara, Kecamatan Woyla Barat. Ambruk diterjang banjir pada Rabu pukul 20.30 WIB.

Akibatnya, arus transportasi masyarakat di wilayah itu hingga kemarin terganggu karena ruas jalan tersebut tak bisa dilintasi kendaraan roda empat, kecuali kendaraan roda dua. Itu pun setelah jembatan yang ambruk dipasangi kayu pada lantainya sehingga masih memungkinkan sepeda motor atau pejalan kaki melintas.

"Dampak dari ambruknya jembatan di lintasan Teupin Peuraho-Leubok Pasi Ara itu mobilitas masyarakat terganggu," kata Camat Woyla Barat, Mahdali, kepada Serambi, Kamis (9/10).

Malah, sebagian warga Woyla Barat yang ingin bepergian ke pusat kabupaten harus menempuh jalan lain yang jaraknya mencapai 20 kilometer. Saat jembatan itu masih utuh, jarak tempuh warga dari Woyla Barat ke ibu kota kabupaten hanya dua kilometer saja.

Camat Mahdali mengaku sudah melaporkan kejadian itu kepada pihak terkait di jajaran Pemkab Aceh Barat dengan harapan segera ditangani. Terlebih karena jembatan itu sangat dibutuhkan masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian.

Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Dedek Arisman yang ditanyai Serambi kemarin mengatakan, tim dari BPBD bersama Dinas Bina Marga sudah turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan camat setempat.

Pihaknya mendapat laporan bahwa sejauh ini ekses banjir di kabupaten itu baru satu jembatan yang positif rusak. Tapi sebuah laporan terbaru juga diperolehnya dari Kecamatan Meureubo bahwa sebuah jembatan di Tanoh Darat, juga ambruk. "Tapi ini masih sebatas laporan, belum sempat kita cek ke lapangan," kata Dedek Arisman.

Sementara itu, banjir yang sejak dua hari lalu melanda sejumlah kecamatan (Woyla, Woyla Timur, Woyla Barat, Johan Pahlawan, Samatiga, dan Sungaimas) kemarin sudah berangsur surut. Warga bahkan sudah kembali ke rumah masing-masing.

Sejumlah sekolah yang libur karena banjir, Kamis kemarin juga sudah kembali beraktivitas. Murid dan guru gotong royong membersihkan pekarangan dan ruang kelas mereka yang kebanjiran. "Meski sudah berangsur surut, tapi semua kita harus tetap waspada karena langit masih mendung," kata Dedek Arisman.

Dari Calang dilaporkan, sebuah jembatan berkonstruksi kayu di Desa Gampong Baroh, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya, hanyut diterjang banjir pada Rabu (8/9) sekitar pukul 08.00 WIB. Akibatnya, warga di Dusun Silimeung dan Keunareuh kesulitan menuju pusat desa dan kecamatan, terutama para murid sekolah.

"Puluhan KK di dua dusun, yakni Silieung dan Keunareuh, Desa Gampong Baroh yang merasakan dampak langsung dari hanyutnya jembatan ini," kata Keuchik Gampong Baroh, Kecamatan Setia Bakti, Wahyudin, kepada Serambi kemarin.

Camat bersama warganya sangat berharap agar pemerintah segera menangani jembatan yang hanyut itu sehingga warga tidak kesulitan untuk menuju pusat kabupaten.  

Kepala BPBD Aceh Jaya, Amren Sayuna menyebutkan, banjir yang mengepung kabupaten itu telah menghayutkan sebuah jembatan di Gampong Baroh, Kecamatan Setia Bakti. Sedangkan dari tempat lain di kabupaten itu pihaknya belum menerima laporan adanya kerusakan fasilitas umum.

Kepala Dinas Sosial Aceh Jaya, Abdullah kepada Serambi mengatakan, pihaknya akan segera membagikan bantuan sembako kepada korban banjir di sejumlah titik dalam Kabupaten Aceh Jaya. Antara lain di Kecamatan Teunom, Pasie Raya, Krueng Sabee, dan Setia Bakti.

Kamis kemarin pihaknya sudah menyalurkan bantuan sembako untuk korban banjir yang dimulai dari kawasan Teunom. Sedangkan di kecamatan lainnya segera menyusul. (edi/riz/c45)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.25 | 0 komentar | Read More

Delapan Rumah, Dua Boat Rusak Diterjang Badai

Laporan : Azhari syamsudin  | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Angin kencang diserati hujan deras yang menerjang wilayah Kota Sabang beberapa hari lalu telah mengakibatkan sebanyak delapan unit rumah warga, dua unit pabrik batu bata dan dua unit boat milik nelayan porak poranda.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sabang, T Zakaria, kepada Serambinews.com, Jumat (10/10) mengatakan, cuaca ektrim yang melanda wilayah Kota Sabang selama tiga hari terakhir (5-7/10) lalu, telah mengakibatkan bangunan rumah milik masyarakat dan fasilitas umum lainnya rusak diterjang badai.

Sesuai laporan yang diterimanya dari kechik di dalam dua kecamatan itu, tercatat sedikitnya 8 unit rumah warga atapnya rusak diangkat angin, dua boad nelayan hancur, dua unit pabrik batu bata rusak berat. (*)


16.24 | 0 komentar | Read More

Musim Hujan, Waspadai DBD dan Malaria

BANDA ACEH - Memasuki musim hujan, demam berdarah dengue (DBD) dan malaria menjadi ancaman serius. Penyebabnya, genangan air menjadi habitat ideal untuk berkembangnya nyamuk penyebab kedua penyakit tersebut.

"Nyamuk DBD disebut juga nyamuk elite karena habitatnya di air bersih yang tergenang sehingga kasusnya meningkat pada musim hujan, khususnya di kawasan perkotaan. Sedangkan nyamuk malaria hidup di air genangan yang kotor seperti got ataupun di kebun yang bersemak,"  terang Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Aceh, dr Abdul Fatah MPPM menjawab Serambi di Banda Aceh, Rabu (8/10).

Fatah menerangkan, langkah antisipatif menangkal DBD dan malaria bisa dilakukan melalui gerakan 3M Plus (mengubur barang bekas, menutup bak penampungan, dan menguras bak mandi) serta menyemprot insektisida dan memelihara ikan pemakan jentik di kolam. Selain menjaga kebersihan lingkungan, antisipasi juga bisa dilakukan dengan meningkatkan daya tahan tubuh dengan cara mengonsumsi asupan makanan bergizi, memperbanyak makan buah, dan minum air putih.

Fatah menerangkan DBD yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti mempunyai gejala demam dengan siklus tinggi-rendah dalam tempo beberapa hari. Sementara nyamuk anopheles, penyebab malaria, mengakibatkan penderitanya demam menggigil diselingi dengan fase suhu tubuh normal.

"Bagi pengungsi karena banjir harus dipastikan tempatnya terlindungi dari paparan udara terbuka, gigitan nyamuk, serta bebas sampah. Hal ini penting karena DBD dan malaria merupakan penyakit menular," tegas Fatah.

Ia tambahkan, banjir yang merupakan fenomena musim hujan kerap  mendatangkan leptospirosis yaitu penyakit akibat bakteri Leptospira sp yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia atau sebaliknya. Penyakit ini berisiko terhadap individu yang terpapar air yang terkontaminasi.

Di daerah endemis, puncak kasus leptospirosis terutama terjadi pada saat musim hujan dan banjir.

"Kasus leptospirosis belum banyak ditemukan. Adapun DBD dan malaria kasusnya selalu meningkat di musim hujan dengan karakteristik lokal, sedangkan tifus dan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas, red) tidak mengenal tempat. Penularannya melalui makanan dan udara juga banyak terjadi di musim hujan sehingga perlu diwaspadai," demikian dr Fatah. (rul)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


16.24 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger