Tiga Tersangka Penculik Mahasiswi Akbid Ditangkap

Written By Unknown on Rabu, 18 Juni 2014 | 16.25

* Diculik untuk Dinikahi
 
LHOKSEUMAWE – Personel Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe, Selasa (17/6) pagi, berhasil menangkap tiga tersangka yang diduga terlibat menculik Novi Maulidar, mahasiswi sebuah akademi kebidanan (Akbid) di Kota Lhokseumawe yang merupakan warga Pintu Makmur, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara. Sedangkan dua rekan mereka berhasil melarikan diri, namun namanya sudah dimasukkan polisi ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

Ketiga tersangka yang berhasil ditangkap itu masing-masing berinisial Saf (25), warga Blang Manyak, Kecamatan Sawang yang diduga sebagai otak pelaku. Ia dibantu Mun (27), warga Reseh Tunong, Kecamatan Sawang, yang rumahnya digunakan untuk menyekap korban. Tersangka lainnya adalah Ami (26), warga Lhok Gunci kecamatan yang sama, diduga terlibat karena menemani tersangka utama membelikan nasi untuk korban yang mereka sekap.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Joko Surachmanto, melalui Kasat Reskrim AKP Decky Hendra Wijaya kepada Serambi, Selasa kemarin menjelaskan, penculikan itu terjadi Senin, 21 April 2014 pagi. Bermula saat Saf menghubungi Novi Maulidar yang merupakan mantan pacarnya pada Minggu malam, 20 April. Saf janji akan mengantar Novi ke kampusnya. Paginya, sekitar pukul 07.00 WIB, Saf naik mobil Avanza menjemput Novi. Sebelum Novi naik mobil, dua kawan Saf berinisial Gus dan Raz yang kini DPO, sudah duluan bersembunyi di belakang jok mobil.

"Saat itu, mobil yang dikemudi Saf mengarah ke Sawang, padahal kampus korban berada di Lhokseumawe. Korban sempat bertanya, namun Saf berkilah bahwa ia hendak mengambil uang pada temannya," jelas Kasat Reskrim.

Tapi dalam perjalanan, tiba-tiba dua rekan Saf yang semula sembunyi di jok belakang, muncul dan langsung menutup mulut dan mata korban dengan lakban. Mereka juga mengikat kedua tangan korban dengan tali plastik. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah Mun yang terletak di Reseh Tunong. Korban ditahan di sebuah kamar dan dijaga Mun beserta Raz dan Gus.

"Malamnya sekitar pukul 20.00 WIB, teman Saf, yakni Gus sempat menghubungi orang tua korban dan mengatakan anaknya diculik dan meminta uang tebusan 70 juta rupiah. Setelah uang tebusan diminta, orang tua korban langsung membuat laporan ke Polsek Muara Batu," tambah AKP Decky.

Sekitar pukul 22.00 WIB pada malam kejadian, para pelaku mulai panik. Apalagi ada informasi bahwa polisi sudah mulai mencari korban, sehingga mereka sepakat membawa korban ke sebuah rumah warga dan meninggalkan sang mahasiswi begitu saja di depan rumah seorang warga. "Akibatnya, pada malam itu korban harus menginap di rumah warga dan paginya baru dijemput pihak keluarganya," tambah Kasat Reskrim.

Setelah memintai keterangan, korban mengaku kenal siapa pelakunya. Lalu polisi mencari pelaku. Baru pada Selasa pagi sekitar pukul 06.00 WIB, Saf ditangkap di sebuah rumah temannya di Desa Lhok Gunci. Tak lama kemudian, polisi pun menangkap Ami di desa yang sama. Dalam pengembangan berikutnya, Mun ditemukan dan ditangkap di Keude Sawang. "Tapi, dua orang lagi masih buron. Masih kita uber," kata AKP Decky.

 Pengakuan Saf
Saf yang baru sekitar delapan bulan menikah dengan wanita lain, ternyata masih berniat menikahi korban yang sudah dipacarinya sejak beberapa tahun lalu. Tapi karena korban menolak dinikahi, sehingga Saf nekat melakukan penculikan. "Saya culik dia untuk diajak menikah, mana tahu dengan dipaksa dia mau menikah dengan saya," ujar Saf seperti tanpa beban. (bah)


Anda sedang membaca artikel tentang

Tiga Tersangka Penculik Mahasiswi Akbid Ditangkap

Dengan url

http://acehnewinfo.blogspot.com/2014/06/tiga-tersangka-penculik-mahasiswi-akbid.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Tiga Tersangka Penculik Mahasiswi Akbid Ditangkap

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Tiga Tersangka Penculik Mahasiswi Akbid Ditangkap

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger