Program Hasil Reses

Written By Unknown on Jumat, 07 Maret 2014 | 16.25

SEJUMLAH anggota DPRK Subulussalam yang dikonfirmasi Serambi membenarkan adanya kucuran dana Rp 2 miliar untuk program mereka. Namun mereka membantah uang tersebut merupakan dana aspirasi. Sebagian mengatakan dana tersebut adalah program menyentuh rakyat, ada pula mengklaim sebagai pokok-pokok pikiran dan program hasil reses.

Seperti disampaikan Netap Ginting, anggota DPRK dari Komisi B ini mengakui dana Rp 2 miliar diplot untuk program mereka. Namun dana itu menurut Netap bukan aspirasi melainkan pokok-pokok pikiran. "Kalau dana aspirasi tidak boleh, tapi itu pokok-pokok pikiran anggota dewan dan dibenarkan sesuai aturan," kata Netap.

Netap pun mengaku kalau dana senilai Rp 2 miliar merupakan tawaran dari eksekutif, bukan permintaaan anggota DPRK seperti berkembang di masyarakat. Menurut Netap, dia yang tidak berada dalam badan anggaran ditelepon oleh pihak TAPK dan mengabarkan kalau dana yang disebut sebagai pokok-pokok pikiran senilai Rp 2 miliar.

Netap membantah adanya deal-deal politik antara eksekutif dengan legislatif menyangkut pemberian dana aspirasi tersebut hingga melonjak menjadi Rp 2 miliar. Dari dana aspirasi sebesar itu, kata Netap, akan disalurkan lagi buat kepentingan pembangunan di masyarakat yang diserapnya pada saat masa reses.

Lebih jauh Netap mengatakan, sebagai wakil rakyat mereka berhak mengajukan program. Dikatakan, saat melakukan reses ke daerah pemilihan seorang anggota dewan menampung usulan warga dan hal itulah diajukan untuk diplot dalam APBK.

Bantahan dana aspirasi juga dikemukakan Wakil Ketua DPRK Subulussalam Karlinus. Menjawab Serambi Rabu (5/3), Karlinus mengatakan tidak ada anggaran untuk dana aspirasi.

Menurut Karlinus, mereka tidak pernah meminta dana tersebut kepada eksekutif untuk dianggarkan. Ia juga membantah ada plot dana Rp 2 miliar untuk menyokong kegiatan mereka. Menurut dia, dana program hasil reses tidak dipatok besarannya. "Siapa TAPK yang mengatakan kami meminta dana aspirasi," kata Karlinus.

Ia menjelaskan, dana yang mereka ajukan merupakan program hasil reses anggota dewan di daerah pemilihan. Lalu hasil permintaan tersebut diprogramkan. Karlinus sendiri memplot anggaran programnya untuk kelompok pertanian, kelompok peternakan, dan masjid.

Bantuan masjid tersebut bervariasi mulai Rp 20 juta hingga Rp 30 jutaan. Karlinus mengatakan, dalam penyaluran dia tidak terlalu mencampuri. Yang ada dia lakukan hanya memberikan proposal bantuan yang diusulkan masyarakat sesuai hasil bahasan anggaran. "Yang ada saya lakukan, ini pak kadis usulan masyarakat silakan dievaluasi," kata Karlinus.(kh)


Anda sedang membaca artikel tentang

Program Hasil Reses

Dengan url

http://acehnewinfo.blogspot.com/2014/03/program-hasil-reses.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Program Hasil Reses

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Program Hasil Reses

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger