Dua Murid SD Sungai Raya Diculik Empat Jam

Written By Unknown on Sabtu, 18 Januari 2014 | 16.24

* Perhiasan Korban Diambil Pelaku

LANGSA - Dua murid kelas IV Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Sungai Raya, Aceh Timur, diculik orang tak dikenal (OTK), Jumat (17/1) selepas pulang sekolah. Tapi setelah empat jam menghilang akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di Kota Langsa.

Kedua bocah itu ditinggalkan pelaku, seorang wanita yang tega membawa kabur cincin emas milik kedua korban. Kasus itu kini sedang ditangani Polsek Sungai Raya, Polres Langsa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Serambi kemarin, korban masing-masing Mutia (12) dan Nazirah (12), keduanya warga Gampong Labuhan Keude, Kecamatan Sungai Raya, diculik pelaku dengan cara mendatangi sekolahnya. Sekitar pukul 11.00 WIB korban dibawa pergi ke Langsa naik angkutan umum (sudako).

Kemudian pelaku meninggalkan kedua murid SD itu di suatu tempat dalam wilayah Kota Langsa. Kebetulan seorang tukang ojek melintas dan menanyakan tujuan korban yang didapati sedang mengangis kebingungan.

Tukang ojek yang sudah mendengar sekilas cerita kedua korban, langsung membawa kedua bocah itu ke Polsek Sungai Raya sekitar pukul 15.00 WIB kemarin.

Dari keduanya polisi mendapat keterangan bahwa pelaku merupakan wanita setengah baya. Ia berpura-pura mengaku sebagai orang tua korban, lalu pada Jumat (17/1) siang mendatangi kepala sekolah dengan mengatakan akan memindahkan anaknya ke sekolah lain.

Si pelaku menunggu murid sekolah pulang. Pas tiba waktu pulang, pelaku yang sudah mengincar korbannya memanggil kedua bocah itu.

Keduanya diduga dihipnotis dan langsung diajak pergi naik sudako (labi-labi) ke arah Langsa. Sesampainya di suatu tempat di Kota Langsa, mereka diturunkan dari angkutan umum itu setelah cincin emas kedua korban dilucuti pelaku. Beruntung, seorang pengemudi becak motor yang baik hati mengantar mereka ke Polsek Sungai Raya.

Keuchik Gampong Labuhan Keude, Said Arifin, kepada Serambi kemarin mengatakan, korban Mutia dan Nazirah merupakan warga Gampong Labuhan Keude. Diculik sekitar pukul 11.00 WIB dan ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB di Langsa. Keduanya dibawa pelaku ke Langsa setelah dijemput dari sekolah mereka.

Menurut keuchik, mengetahui anaknya tak pulang-pulang, kedua orang tua korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Sungai Raya, Aceh Timur. Kabar hilangnya dua murid SD itu sempat menggemparkan daerah di sekitar Kecamatan Sungai Raya. Namun, empat jam kemudian warga mulai agak tenang karena mendapat kabar bahwa kedua korban sudah ditemukan dalam keadaan selamat di Kota Langsa.

 Rampas cincin
Kapolres Langsa, AKBP H Hariadi SH SIK, melalui Kapolsek Sungai Raya, AKP Nazril, kepada Serambi mengakui adanya kasus penculikan tersebut. Namun korban sudah berhasil ditemukan dengan selamat setelah ditolong tukang ojek bernama Samsul, warga Langsa.

Menurut pengakuan korban ke polisi, saat pertama bertemu dengan pelaku pundak mereka sempat dipukul pelan oleh pekaku. Setelah itu kedua korban langsung mengikuti semua perkataan pelaku. "Pemukulan" oleh pelaku diyakini sebagai upaya untuk menghipnotis kedua korbannya.

Sesampai di Kota Intan, Gampong Blang Paseh, Kecamatan Langsa Kota, mereka turun. Tapi pelaku lebih dulu mengambil cincin emas masing-masing dari jari Mutia dan Nazirah. Setelah itu, pelaku menghilang. Tinggallah korbannya dalam kebingunan dan tangis panjang.

Dalam keadaan linglung, kedua korban sempat berjalan hingga ke sekolah di sekitar RS Cut Nyak Dhien Langsa sampai kemudian ditolong tukang ojek. (zb)


Anda sedang membaca artikel tentang

Dua Murid SD Sungai Raya Diculik Empat Jam

Dengan url

http://acehnewinfo.blogspot.com/2014/01/dua-murid-sd-sungai-raya-diculik-empat.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Dua Murid SD Sungai Raya Diculik Empat Jam

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Dua Murid SD Sungai Raya Diculik Empat Jam

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger