Doa dan Air Mata di Masjid Ulee Lheue

Written By Unknown on Senin, 22 Desember 2014 | 16.24

RUANGAN Masjid Baiturrahim, Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, Minggu (21/12) diselimuti suasana haru dan sendu dalam balutan zikir, doa, dan tausiah. Jamaah yang memenuhi ruangan masjid di pesisir Ulee Lheue tersebut larut dalam prosesi memperingati bencana gempa dan tsunami yang terjadi 10 tahun lalu.

Pantauan Serambi, hampir semua jamaah terlihat tak kuasa menahan kesedihan dan meneteskan air mata di sela-sela gema zikir dan doa. Rekaman bencana 10 tahun lalu kembali melintas dalam ingatan. Bencana yang merenggut 170.000 jiwa warga Aceh dan menghancurkan 800 kilometer kawasan pesisir. Terjangan gelombang laut hitam itu juga menyebabkan 120.000 rumah rusak dan menghancurkan 2.617 kilometer jalan, 260 unit jembatan, 2.135 sekolah, 690 rumah sakit, dan ribuan warga kehilangan mata pencarian.

Ratusan warga dari Banda Aceh dan Aceh Besar mulai berdatangan menuju masjid sejak siang hari memakai pakaian putih membawa perlengkatan shalat. Kegiatan doa dan tausiah yang diprakarsai DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh ini dipimpin Tgk Sulfanwandi Hasan MA, pimpinan Pesantren Raudatul Quran Tungkop, Aceh Besar.

Tidak sedikit warga yang masih memendam rasa kehilangan pasca 10 tahun bencana tsunami. Nurhayati, misalnya. Ibu tiga anak ini mengatakan kejadian tsunami merupakan pengalaman yang tak pernah dapat ia lupakan sepanjang hidupnya. Kemarin ia berbaur di antara para jamaah mengirimkan bait-bait doa kepada keluarga dan saudaranya yang telah pergi bersama bencana besar itu. "Semoga doa hari ini mendapat ridha Allah, semoga juga mereka mendapat tempat yang layak di sisi-Nya," kata Nurhayati.

Nurhayati kehilangan tiga orang tercinta dalam hidupnya: nenek, bibi, dan adik kandungnya yang saat itu tinggal di Lamteungoh, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar.

Tgk Sulfanwandi Hasan dalam tausiahnya mengingatkan kembali bencana tsunami yang melanda Aceh 10 tahun lalu merupakan teguran Allah swt yang harus dimaknai manusia agar lebih mendekatkan diri kepada-Nya.

Menurutnya, Allah menurunkan cobaan untuk menguji manusia atau dapat juga sebuah cobaan diturunkan Allah karena perilaku manusia sudah melewati batas. "Mari kita renungkan betapa banyak saudara dan orang-orang dekat kita yang hilang dalam peristiwa itu. Mari kita mengambil hikmah dari kejadian tersebut," serunya.

Ketua DPW PKS Aceh, H Ghufran Zainal Abidin mengatakan, zikir, doa dan tausiah digelar atas kerja sama PKS Aceh dengan Pengurus Masjid Baiturrahim, Ulee Lheue. Dipilihnya Masjid Baiturrahim, menurut Ghufran mengingat masjid ini sebagai salah satu bukti dahsyatnya bencana tsunami pada 26 Desember 2004.(sar)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


Anda sedang membaca artikel tentang

Doa dan Air Mata di Masjid Ulee Lheue

Dengan url

http://acehnewinfo.blogspot.com/2014/12/doa-dan-air-mata-di-masjid-ulee-lheue.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Doa dan Air Mata di Masjid Ulee Lheue

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Doa dan Air Mata di Masjid Ulee Lheue

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger