Kreator boleh Mati, tapi Kreativitas tidak

Written By Unknown on Minggu, 12 Januari 2014 | 16.24

Eros Djarot:

JAKARTA - Genap 40 tahun sudah Eros Djarot berkarya di blantika hiburan tanah air. Sebuah konser tribute untuk merangkum perjalanan kariernya selama 40 tahun itu akan dihelat pada Selasa (14/1) mendatang, di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.

Konser bertajuk "40 Tahun Eros Djarot Berkarya" akan dimeriahkan orkestra dengan melibatkan sejumlah musisi dan penyanyi ternama. "40 Tahun itu tua banget, kadang-kadang saya lupa. Kreator boleh mati, tapi kreativitas tak boleh mati," kata Eros di Senayan City, Jakarta Pusat (10/1).

Seorang seniman, menurut Eros lebih tinggi derajatnya dari pada menteri. Karena seniman dalam mengerjakan karya seninya dengan cinta. Ayah dari Banyu Biru itu merasa tersinggung jika ditanyakan untuk menjadi menteri.

"Saya tersinggung kalau dibilang nggak jadi menteri, padahal seniman itu lebih tinggi dari menteri. Berkarya itu memang indah. Saya buat semua itu dengan cinta, it was deeply in love," ujarnya.

 Sosok budayawan
Eros Djarot dikenal sebagai sosok budayawan, sutradara film yang juga seorang politikus. Lahir di Rangkasbitung, Banten, 22 Juli 1950, Eros tercatat sebagai aktivis dan penulis kolom di sejumlah media hingga kini.

Adik kandung dari aktor Slamet Rahardjo Djarot ini terkenal sebagai sutradara film Tjoet Nja' Dhien (1998) yang pernah menjadi film terbaik dalam Festival Film Indonesia (FFI). Selain juga terkenal sebagai pencipta soundtrack film Badai Pasti Berlalu.

Belakangan Eros banyak 'bergelut' di partai politik, seperti Partai Nasionalis Banteng Kemerdekaan (PNBK) yang dipimpinnya. Sebelumnya ia pernah aktif di Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) pimpinan Megawati Soekarno Putri dan Partai Nasionalis Bung Karno.

Sementara itu, Erwin Gutawa, seorang orkestrator dan arranger yang diajak Eros memperkuat konser yang akan digelar itu, mengaku tersanjung dan bangga. "Saya diajak merupakan kebanggaan, mas Eros satu pelaku album yang jadi tonggak sejarah Indonesia," kata Erwin.

Erwin Gutawa yang menurut Eros satu legendaris sejarah industri hiburan tanah air, menjanjikan sebuah pertunjukan yang kolosal dalam "40 Tahun Eros Djarot Berkarya". Dengan konsep orkestrasi yang menawan, juga dukungan orang-orang hebat di panggung seperti Mira Lesmana dan Jay Subiakto.

Menurut Erwin, selain orkestra besar dan paduan suara, konser "40 Tahun Eros Djarot Berkarya" juga akan diisi dengan sujumlah pertunjukan menarik lainnya. "Nanti juga ada berbagai genre musik, beberapa penyanyi seperti Bunga Citra Lestari, dan Iwan Fals," katanya.(kpl/ask)

Filmografi

* Badai Pasti Berlalu (pencipta original soundtrack)
* Film Tjoet Nja' Dhie (sebagai sutradara)
* Kodrat (penata musik)
* Kantata Takwa (sutradara)
* Lastri (2008) - sutradara


Anda sedang membaca artikel tentang

Kreator boleh Mati, tapi Kreativitas tidak

Dengan url

http://acehnewinfo.blogspot.com/2014/01/kreator-boleh-mati-tapi-kreativitas.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Kreator boleh Mati, tapi Kreativitas tidak

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Kreator boleh Mati, tapi Kreativitas tidak

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger