Heli SAR Gagal Evakuasi Korban Hutan Lesten

Written By Unknown on Sabtu, 16 Maret 2013 | 16.24

Sabtu, 16 Maret 2013 14:02 WIB

LANGSA - Rombongan pencari kayu alim (Aquilaria malaccensis) dari Desa Tenggulun, Kecamatan Tenggulun, Aceh Tamiang yang hilang di Hutan Lesten sejak 22 hari lalu--termasuk tim pencari--akhirnya terlacak keberadaan mereka di dalam kawasan hutan tersebut. Namun, helikopter Basarnas Sumatera Utara yang berupaya melakukan evakuasi menjelang siang kemarin gagal karena angin kencang.

Keberadaan rombongan pencari kayu alim tersebut terdeteksi berdasarkan kontak komunikasi ponsel dengan salah seorang keluarga sekitar pukul 06.00 WIB, Kamis (14/3). Informasi itu ditindaklajuti oleh tim SAR dengan menurunkan tim ke lokasi yang dilaporkan.

Rombongan yang hilang tersebut berjumlah 12 orang, dengan rincian lima orang pencari kayu alim dan tujuh orang tim pencari yang akhirnya juga dilaporkan hilang. Kabar yang diterima Satgas SAR dari pihak keluarga, salah seorang korban bernama Zakaria mengalami patah kaki karena jatuh ke jurang. Sedangkan yang lainnya dalam kondisi lemas sehingga membutuhkan bantuan secepatnya.

Ketua Satgas SAR (Search and Resque) Tamiang, Syaiful Syahputra kepada Serambi, Jumat (15/3) mengatakan, setelah mendapatkan lokasi korban, pihaknya berkoordinasi dengan Basarnas Aceh dan kemudian oleh Basarnas Aceh meminta pengerahan satu unit helikopter dari Basarnas Sumatera Utara.

Heli dari Basarnas Sumatera Utara terbang ke kawasan Hutan Lesten sekitar pukul 11.44 WIB. Namun sekitar pukul 15.00 WIB kemarin, heli membatalkan evakuasi karena terjangan angin kencang dan kembali ke Sumatera Utara.

Laporan yang diterima Serambi, misi penyelamatan korban terus berlanjut meski evakuasi dengan heli gagal. Tadi malam Tim SAR Darat beranggotakan 24 orang bergerak ke sasaran untuk pasok logistik dan kemungkinan akan melakukan proses evakuasi dengan tandu.

Tim SAR Gabungan tersebut dipimpin Khairul Nova dari Basarnas Aceh. Jarak Pos I (titik 88) ke Pos II sehari perjalanan sedangkan lokasi korban ditemukan berjarak dua hari perjalanan dari Pos II. Posko untuk pemantauan berada di titik 88 (25 kilometer selatan Tenggulun) yang dipandu Kapolres Tamiang dan Camat Tenggulun.

Seperti diberitakan, lima pencari kayu alim (Aquilaria malaccensis) dari Desa Tenggulun, dilaporkan hilang di kawasan Hutan Lesten saat mencari kayu beraroma harum tersebut. Kelima korban hilang itu masing-masing Zakaria,  Awaluddin, Hermanto, dan Iyan, keempatnya warga Desa Tenggulun, dan David, warga Desa Simpang Kiri.

Dalam perkembangan selanjutnya, tujuh orang yang dilibatkan untuk mencari Zakaria cs juga hilang. Tim pencari masing-masing Sueb, Ismail, M Baki, Suhar, Kasman, Bedul, dan Leman.(yuh/nas)


Anda sedang membaca artikel tentang

Heli SAR Gagal Evakuasi Korban Hutan Lesten

Dengan url

http://acehnewinfo.blogspot.com/2013/03/heli-sar-gagal-evakuasi-korban-hutan.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Heli SAR Gagal Evakuasi Korban Hutan Lesten

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Heli SAR Gagal Evakuasi Korban Hutan Lesten

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger