RSUD Abdya Miliki 12 Dokter Spesialis

Written By Unknown on Rabu, 14 November 2012 | 16.24

Rabu, 14 November 2012 15:19 WIB

* Peningkatan Status Tipe B Paling Lambat Akhir 2013

BLANGPIDIE - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Barat Daya (Abdya) yang sudah diresmikan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) saat ini sudah memiliki 12 dokter spesialis dan 15 dokter umum. Peningkatan status menjadi tipe C ditargetkan paling lambat akhir 2013 untuk kemudian dikembangkan menjadi rumah sakit rujukan wilayah pantai barat selatan.    

Plt Direktur RSUD Abdya, Muazam SE ST MM menjawab Serambi, Selasa (13/11) menjelaskan, dari 12 doker spelialis yang bertugas di rumah sakit tersebut, lima di antaranya berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tujuh orang status kontrak. Terdiri dari, 2 orang spesialis bedah, 2 spesialis anak, dua spesialis obgyn, dua spesialis THT, 1 spesialis penyakit dalam, 1 spesialis saraf, 1 spesialis saraf, 1 spesialis kulit dan 1 spesialis paru

Di samping itu tiga orang dokter spesialis status PNS saat ini sedang menyelesaikan pendidikan akhir spesialis di luar daerah, dan akan kembali bertugas di RSUD Abdya tahun 2013. Mereka adalah, dr Ivandry SP An (spesialis anestesi), dr Ismuha SP B (spesialis bedah) dan dr Risma Lisa Putri Sp A (spesialis anak).

Penambahan tenaga dokter spesialis di RSUD Abdya, menurut Muazam, merupakan upaya keras Pemkab setempat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat setempat. Rumah sakit yang menggunakan sarana gedung bantuan Pemerintah Korea Selatan, termasuk sebagian besar alat-alat kesehatan, saat ini didukung sekitar 600 tenaga perawat dan tenaga administrasi.

Muazam yang juga menjabat Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Setdakab Abdya itu menambahkan bahwa peningkatan status dari tipe C menjadi tipe B ditargetkan bisa terwujud paling lambat akhir tahun 2013, untuk kemudian dikembangkan menjadi Rumah Sakit Rujukan Wilayah Pantai Barat Selatan Aceh. Upaya ke arah itu semakin instensif dilaksanakan dengan cara penambahan tenaga paramedis spesialis, serta penambahan sarana dan prasarana kesehatan lainnya.

Saat ini rumah sakit yang berlokasi di Padang Meurantee, Desa Ujong Padang, Kecamatan Susoh atau  di dekat jalan raya Blangpidie-Meulaboh, tersebut juga telah bisa melayani pasien cuci darah. Pasien yang berobat ke rumah sakit tersebut selain dari Abdya, juga datang dari Gayo Lues, Simeulue, Aceh Selatan, dan Nagan Raya.

Rata-rata kunjungan pasien berobat jalan sekitar 150 orang/hari dan pasien rawat inap antara 80 sampai 100 orang/hari. Sedangkan tempat tidur yang dimiliki sebanyak 92, terdiri dari 55 tempat tidur di Sal kelas III (11 ruangan), 15 tempat tidur sal obgyn (3 ruangan), 10 tempat tidur sal anak (2 ruangan), 6 tempat tidur di ruangan ICU, 6 tempat tidur di ruangan cuci darah serta ruangan  inqubator (pemanas bayi).

Sementara untuk mengatasi kekurangan ruangan dan tepat tidur sehingga sering terjadi kehabisan tempat tidur ketika pasien rawat inap meningkat, sudah selesai dibangun ruangan tambahan yang segera difungsikan beberapa hari ke depan. Ruangan tambahan tersebut meliputi sal VVIP sebanyak 5 ruangan dan 5 tempat tidur. Dan, sal kelas III sebanyak 5 ruangan dengan 25 tempat tidur. Ruangan  VVIP dilengkapi AC, TV, kulkas dan lemari pasien.

Setelah diresmikan sebagai BLUD pada 25 Januari 2012 lalu, RSUD Abdya sudah diperbolehkan mengelola keuangan sendiri.   Menurut Muazam, RSUD Abdya yang sudah berstatus BLUD sudah merealisasikan penerimaan pendapatan tahun 2012 sampai posisi 31 Oktober 2012 lalu mencapai Rp 16,4 miliar lebih atau (104 persen) dari target Rp 15,8 miliar.(nun)


Anda sedang membaca artikel tentang

RSUD Abdya Miliki 12 Dokter Spesialis

Dengan url

http://acehnewinfo.blogspot.com/2012/11/rsud-abdya-miliki-12-dokter-spesialis.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

RSUD Abdya Miliki 12 Dokter Spesialis

namun jangan lupa untuk meletakkan link

RSUD Abdya Miliki 12 Dokter Spesialis

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger