Hamas Tolak Berunding Langsung dengan Zionis

Written By Unknown on Minggu, 14 September 2014 | 16.24

JALUR GAZA - Mantan Perdana Menteri Gaza, Ismail Haniyeh, Sabtu (13/9) menegaskan menolak melaksanakan perundingan langsung dengan Zionis. "Tidak akan ada negosiasi langsung dengan musuh Zionis," sebutnya di depan warga Gaza dan meminta Presiden Palestina, Mahmoud Abbas yang didukung Barat untuk meninjau srategi lain.

Hamas tidak pernah mengakui Israel yang menyebut Hamas sebagai organisasi teroris dan kedua belah pihak tidak pernah memiliki kontak langsung secara terbuka. Hal itu untuk menanggapi pernyataan salah seorang pejabat Hamas di pengasingan pada Jumat (12/9), Mussa Abu Marzuq yang menyatakan perundingan dengan Isreal tidak akan bisa dihindari.

"Jika situasi tetap seperti sekarang ... Hamas dengan terpaksa akan berunding dengan Israel, " kata Abu Marzuq, mengacu pada situasi kemanusiaan yang mengerikan di Gaza setelah 50 hari digempur Israel dari udara, darat dan laut, yang berakhir pada 26 Agustus 2014 lalu.

"Dari hukum (Islam) tidak ada yang salah bernegosiasi dengan penjajah," katanya sambil memberi alasan hal itu diperlukan untuk menjamin hak rakyat Gaza. Tetapi ketua Hamas di pengasingan,  Khaled Meshaal sendiri telah mengesampingkan tatap muka langsung dengan Israel.

"Negosiasi langsung dengan penjajah Israel tidak ada dalam agenda Hamas," ujarnya setelah bertemu dengan Presiden Tunisia Moncef Marzouki di Tunis, Jumat (12/9). Meshaal juga menolak tuntutan Israel bahwa rekonstruksi Gaza harus dibarengi dengan perlucutan senjata Hamas. "Senjata perlawanan adalah darah dan Anda tidak dapat membuat tawar-menawar untuk rekonstruksi," ujarnya merujuk ke Israel.

Selain itu, 50 keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat pemboman Israel pindah ke rumah mobil di selatan Khan Yunis, Sabtu (13/9). Selama konflik, 9.800 rumah lebih hancur total dan 8.000 ditinggalkan penghuninya. Imad al-Haddad, kepala bantuan dari Uni Emirat Arab yang menyediakan 50 rumah mobil mengatakan di lingkungan Khuzaa terdapat 500 keluarga yang kehilangan rumah.

Mohamed al-Najjar (60) yang rumahnya bertingkat tiga hancur oleh serangan udara Israel, merupakan salah satu yang pindah. "Kami berharap untuk membangun kembali rumah kami, kami tidak hanya ingin solusi sementara," katanya. Al-Haddad mengatakan setiap unit rumah bisa menampung enam orang yang terdiri dari dua kamar tidur, kamar mandi dan dapur.

Menurut badan PBB untuk bantuan bagi pengungsi Palestina (UNRWA), 65.000 warga Gaza kehilangan tempat tinggal dan masih berlindung di sekolah-sekolah PBB menunggu bantuan dan ribuan lainnya mengungsi ke rumah kerabat.

Sementara itu, perang 50 hari, telah menyebabkan lebih dari 2.100 warga Gaza tewas, sebagian besar warga sipil, termasuk anak-anak dan perempuan. Sedangkan dari pihak Israel, hanya 66 tentara dan enam warga sipil yang tewas.(afp/muh)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |


Anda sedang membaca artikel tentang

Hamas Tolak Berunding Langsung dengan Zionis

Dengan url

http://acehnewinfo.blogspot.com/2014/09/hamas-tolak-berunding-langsung-dengan.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Hamas Tolak Berunding Langsung dengan Zionis

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Hamas Tolak Berunding Langsung dengan Zionis

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger