Turis Asing Minati Tas Aceh dan Kopi Luwak

Written By Unknown on Rabu, 01 Januari 2014 | 16.25

Laporan: Yarmen Dinamika | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 180 turis asing yang diangkut kapal pesiar Seabourn Legend berada seharian di Sabang pada  Selasa(31/12/2013). Selama di kota wisata itu mereka umumnya membeli souvenir berupa tas motif Aceh dan kopi luwak dalam kemasan.

"Souvenir lain yang banyak mereka beli adalah baju kaus bermotif Tugu Kilometer Nol, I love Sabang, atau kaus yang bermotif panorama alam bawah laut Sabang," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Sabang, Zulfi Purnawati SSos menjawab Serambinews.com, Rabu (1/1/2014).

Begitu turun dari kapal pesiar, warga negara Inggris, Selandia Baru, Australia, dan Filipina itu langsung melirik gerai-gerai souvenir yang dibuka temporer oleh para pelaku usaha di areal Dermaga Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), tempat kapal Seabourn Legend sandar.

Kebetulan pula Bank Mandiri membuka counter penukaran mata uang asing ke rupiah di dermaga tersebut. Ini memudahkan para turis menukarkan uang dan rata-rata belanja dalam mata uang rupiah, meskipun beberapa gerai souvenir melayani transaksi dalam bentuk uang dolar Amerika Serikat.

Menurut perkiraan Zulfi, masing-masing turis asing itu ataupun bersama pasangannya menghabiskan uang sekitar US$ 100 untuk belanja souvenir di Sabang. Yang paling banyak mereka beli adalah tas motif Aceh,  baju kaus Sabang, dan kopi luwak Shoeltan Coffee Nacha.

"Para abang becak juga keciprat rezeki dari kedatangan para turis asing itu. Sebab, banyak bule yang keliling-keliling Kota Sabang naik becak motor dengan tarif rata-rata Rp 20.000/trip, kata Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disbudpar Sabang, Devi Imran menambahkan.

Selain itu, banyak juga turis tersebut yang mengambil paket menyelam (diving), baik di kawasan Iboih, Rubiah, maupun pantai Gapang.

"Pokoknya, tiap kali turis asing datang ke Sabang dalam partai pastilah banyak pelaku usaha yang keciprat rezeki.

Belum lagi dari turis domestik yang dalam tiga hari terakhir memang sedang ramai-ramainya berakhir tahun di Sabang," kata Devi.

Menurut Devi,  banyak turis Nusantara yang memanfaatkan kesempatan untuk menyaksikan kapal pesiar tersebut karena di daerah mereka belum pernah lihat kapal pesiar seperti  di Sabang ini.


Anda sedang membaca artikel tentang

Turis Asing Minati Tas Aceh dan Kopi Luwak

Dengan url

http://acehnewinfo.blogspot.com/2014/01/turis-asing-minati-tas-aceh-dan-kopi.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Turis Asing Minati Tas Aceh dan Kopi Luwak

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Turis Asing Minati Tas Aceh dan Kopi Luwak

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger