Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Mantan Ketua DPRK Simeulue Cabut Gugatan di Pengadilan

Written By Unknown on Selasa, 24 Desember 2013 | 16.24

SINABANG - Mantan ketua DPRK Simeulue, H Aryaudin, dilaporkan telah mencabut gugatannya terhadap Partai Aceh, di Pengadilan Negeri (PN) Sinabang. Demikian disampaikan Humas PN Sinabang Abdul Wahab, kepada Serambi, Senin (23/12) di Sinabang.

Menurut Wahab, pencabutan gugatan tersebut langsung dilakukan oleh kuasa hukum Aryaudin. "Sudah resmi dicabut gugatannya melalui kuasa hukumnya. Permohonan dicabut tanggal 9 Desember 2013," kata Wahab di kantornya.

Ia menambahkan, dengan telah dicabutnya perkara ini, maka dengan sendirinya perkara sudah dianggap selesai antara ke dua pihak. "Pada sidang terakhir untuk dilakukan mediasi, namun dalam perjalanan mediasi itu berkas perkaranya dicabut," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, gugatan mantan ketua DPRK Simeulue melayangkan gugatannya ke PN Sinabang pada bulan September 2013 lalu. Ia tidak menerima partai yang mengusungnya pada pemilu 2009 lalu mengganti (PAW) dirinya lantaran pindah partai dan menjadi caleg partai lain pada pemilu legislatif 2014.(c48)


16.24 | 0 komentar | Read More

Telkomsel Tingkatkan Kapasitas Jaringan

BANDA ACEH - Menjelang tahun baru 2014, Telkomsel menyatakan siap untuk melayani masyarakat di seluruh Indonesia. Persiapan itu antara lain diwujudkan dengan melakukan peningkatan kapasitas dan kualitas jaringan hingga mencapai rata-rata 11 persen dibanding hari biasa. Hal ini dilakukan untuk menjamin kepuasan pelanggan dalam memanfaatkan layanan seluler menjelang tahun baru yang dipredikasi akan mengalami lonjakan trafik. Selain jaringan, Telkomsel juga melakukan berbagai peningkatan dalam pelayanan pelanggan.

Direktur Utama Telkomsel, Alex J Sinaga mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya dan khususnya di momen-momen seperti Lebaran dan tahun baru, pihaknya mengantisipasi lonjakan trafik telekomunikasi yang akan terjadi dengan meningkatkan kesiapan layanan dan jaringan untuk menjamin kualitas terbaik yang kami berikan bagi pelanggan kami.

"Tahun ini kami perkirakan lonjakan terbesar akan terjadi saat malam tahun baru yang utamanya pada layanan data mencapai 16 persen, sedangkan layanan SMS dan suara diperkirakan mencapai tujuh sampai sembilang persen, semuanya dibandingkan hari biasa," ungkap Alex dalam siaran pers yang diterima Serambi, kemarin.

Dari sisi jaringan, Telkomsel meningkatkan kapasitas hingga HLR (Home Location Register) 22,6 persen dibandingkan kapasitas HLR tahun sebelumnya. Selain mengandalkan 67.000 BTS-nya yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara untuk menampung trafik selama tahun baru, Telkomsel juga telah meluncurkan 400 Compact Mobile BTS untuk menjamin kualitas jaringan agar tetap prima.

"Selain itu Tim Satgas NARU Telkomsel juga telah resmi dikukuhkan dan siap bertugas mengawal kualitas jaringan Telkomsel. Tim ini terdiri dari hampir 100 sumber daya manusia yang terdiri mulai dari tim Network Operation Monitoring, Netwok Quality, IT, Sales and Customer Case, dan sebagainya," pungkasnya.(rel/jal)


16.24 | 0 komentar | Read More

Gubernur Ajukan 7 Raqan ke DPRA

BANDA ACEH - Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah melalui Sekda Dermawan, kembali menyampaikan tujuh rancangan qanun (Raqan) pada Sidang Paripurna VI DPRA, di Gedung Utama DPRA, Senin (23/12) untuk disahkan menjadi qanun sebelum akhir tahun 2013. Sementara DPRA menyampaikan dua rancangan qanun usul inisiatifnya untuk disahkan menjadi qanun. Kedua raqan itu adalah Raqan KKR dan Raqan perubahan kedua terhadap Qanun Nomor 1 Tahun 2005 tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota DPRA.

Sekda mengatakan, sebelumnya ketujuh raqan itu telah dibahas bersama sesuai tahapannya berdasarkan aturan dan ketentuan UU yang berlaku di tingkat Pansus, Banleg, maupun Komisi Dewan. Meski demikian, kata Dermawan, dalam sidang paripurna VI, raqan itu bisa dibahas kembali oleh anggota dan fraksi dewan dalam pemandangan umum anggota maupun pendapat akhir fraksi, untuk penyempurnaan isi ketujuh raqan itu sebelumnya disahkan menjadi qanun.

Misalnya, kata Sekda, raqan retribusi jasa usaha, raqan retribusi jasa umum dan raqan retribusi perizinan tertentu. Ketiga raqan retribusi itu, menurutnya, diusulkan karena jika masih ada isi ketiga raqan itu yang belum sesuai UU yang lebih tinggi masih bisa diperbaiki. "Tujuannya, agar pada saat raqan itu disahkan menjadi qanun dan dilaksanakan, isinya tak bertentangan dengan isi UU lebih tinggi yang mengatur hal serupa," jelasnya.

Alasannya, lanjut Dermawan, raqan yang dibuat daerah yang terkait retribusi atau pengutipan uang jasa pelayanan kepada dunia usaha atau publik, biasanya sebelum dilaksanakan, terlebih dahulu akan diklarifikasi kepada Kementerian terkait, yaitu Kemendagri dan Kemenkeu.

Begitu juga dengan raqan Pengelolaan Pertambangan, Mineral dan Batu Bara, maupun raqan Penyertaan Modal Pemerintah Aceh pada Badan Usaha Milik Aceh. Raqan itu, tambah Sekda, setelah disahkan DPRA nanti akan diklarifikasi kembali ke pada Kementerian teknis, yaitu Kemendagri, Kemen Keuangan, serta Kementerian Pertambangan dan Energi.(her)


16.24 | 0 komentar | Read More

Lafal Allah Muncul di Langit Bireuen

Laporan : Ferizal Hasan I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Tulisan lafal Allah muncul di langit atau awan biru kawasan Kabupaten Bireuen, Selasa (24/12/2013) sekira pukul 07.00 WIB. Lafal Allah yang berdurasi sekitar 10 menit tersebut sempat diabadikan Saifannur (30), warga Cot Keutapang, Jeumpa, kabupaten setempat.

Informasi munculnya Lafal Allah di awan itu disampaikan Saifannur yang menelpon Serambinews.com Selasa (24/12/2013) sekira pukul 12.15 WIB. Ia mengatakan bahwa lafal Allah dalam bahasa Arab tersebut sempat difotonya. Serambinews.com yang mendapat kabar tersebut langsung bergerak ke rumah Saifannur di Desa Cot Keutapang.

Saifannur yang sehari-hari bekerja di kantin Sekolah Sukma Bangsa Bireuen, menceritakan kepada Serambinews.com, pertama kali ia melihat lafal Allah muncul di awan di sela-sela pohon kelapa sekitar rumahnya, ketika sedang berada di kamar mandi belakang rumahnya. Tanpa sengaja Saifannur menoleh ke atas dan mengaku sangat terkejut ketika tulisan lafal Allah di langit biru sangat jelas terlihat dengan kedua matanya.

"Saya sangat terkejut melihat tulisan Allah itu, lalu masuk ke rumah mengambil Handphone dan memfotonya beberapa kali dari arah belakang rumah dan dari depan rumah yang terlihat jelas diantara pohon-pohon kelapa yang ada di sekitar rumah saya, lafal Allah itu muncul di awan sekitar 10 menit," kata Saifannur seraya memperlihatkan foto-foto lafal Allah dari HP-nya.

Informasi munculnya lafal Allah di Bireuen tidak banyak orang yang mengetahuinya. Pasalnya, saat Serambinews.com menanyakan ke sejumlah warga, mengaku ada juga yang tidak sempat melihatnya. Ini adalah kuasa Allah yang sengaja memperlihatkanNya kepada umatNya, agar selalu mengingat Allah. Apalagi, Kamis (26/12/2013) masyarakat Aceh akan mengenang musibah gempa dan tsunami yang telah meluluh lantakkan bumi Serambi Mekkah Sembilan tahun lalu. (*)


16.24 | 0 komentar | Read More

Bireuen Kembali Diterjang Banjir

Laporan : Ferizal Hasan I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Bireuen Senin (23/12/2013) malam hingga Selasa (24/12/2013) pagi, mengakibatkan sejumlah desa di beberapa kecamatan dalam kabupaten tersebut diterjang banjir. Ratusan rumah dan ratusan hektar sawah, serta sejumlah sekolah ikut direndam banjir.

Informasi yang dihimpun Serambinews.com, Selasa (24/12/2013), kawasan yang paling parah diterjang banjir di Kecamatan Peudada. Betapa tidak, ratusan rumah di Desa Tanjong Seulamat, Blang Rangkuluh, Jaba, Alue Keutapang, Alue Sijeuk, Desa Ikue Alue dan Pulo Ara kecamatan tersebut, terendam banjir dengan ketinggian air hingga mencapai satu meter.

Empat unit sekolah yaitu SDN 14 dan SDN 17 Peudada, SMAN 1 dan SMPN 2 Peudada juga diterjang banjir. Eksesnya proses belajar mengajar di sejumlah sekolah tersebut lumpuh total. Begitupun ratusan hektar sawah di sejumlah desa di Kecamatan Peudada, Jeumpa, Juli, Kuala, dan Kota Juang, serta Peusangan juga terendam banjir.

Sementara itu, ruas jalan nasional Medan-Banda Aceh, tepatnya di Desa Pulo Ara Peudada sepanjang 100 meter tergenang hingga mencapai lutut orang dewasa. Setiap pengendara yang melintas di jalan nasional tersebut tampak sangat berhati-hati.Pantauan Serambinews.com di sejumlah desa itu, banjir kiriman itu berangsur-angsur surut. Namun hingga Selasa siang hujan masih mengguyur kabupaten tersebut.(*)


16.24 | 0 komentar | Read More

Warga Subulussalam Berharap Pilkada Ulang Berlangsung Damai

SUBULUSSALAM - Suhu politik di Kota Subulussalam yang mulai mereda sejak berakhirnya Pilkada 29 Oktober lalu, mulai meningkat kembali menjelang pemungutan suara ulang di Desa Namo Buaya, tanggal 30 Desember ini.

Terkait pemungutan suara ulang ini, Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Subulussalam dr H Syahyuril, mengimbau semua pihak agar tetap mempertahankan suasana kondusif di daerah ini. "Pesta demokrasi di Subulussalam dapat benar-benar berjalan baik, tanpa terciderai oleh perilaku politik yang menyimpang dari peraturan dan perundang-undangan," ujarnya kepada Serambi Senin (23/12).

Mantan Ketua Komisi A DPRD Aceh Singkil dan Kota Subulussalam ini mengingatkan para kandidat agar tidak menghalalkan segala cara dalam meraih kemenangan pada pemungutan suara ulang mendatang, sehingga tidak ada kecurangan kedua kalinya sampai harus berurusan di MK.

Pun demikian terhadap Komisioner KIP Subulussalam diimbau agar melaksanakan tugas dan fungsinya secara jujur bukan atas pesanan atau intervensi pihak tertentu. "Harapan kita sebagai masyarakat Subulussalam semoga pelaksanaan pemungutan suara ulang yang akan digelar dapat berjalan dengan baik dan bersih dari penyimpangan terutama penempatan fungsi masyarakat sebagai putusan politik melalui partisipasi politik, bukan termobilisasi oleh kepentingan pragmatis," pungkas Syahyuril.(kh)


16.24 | 0 komentar | Read More

Banyak Guru tak Pernah Ikut Pelatihan

Written By Unknown on Senin, 23 Desember 2013 | 16.24

* Dinas Pendidikan Aceh Usul Rp 100 Miliar

BANDA ACEH - Hampir semua guru PNS di Aceh diketahui tak pernah mengikuti kegiatan pelatihan, baik itu pelatihan guru kelas, bidang studi, atau mata pelajaran ujian nasional. Data Dinas Pendidikan Aceh, jumlahnya mencapai 87,98 - 98,42 persen dari total 71.817 guru PNS.

"Itu merupakan hasil survei yang kita lakukan pada tahun 2012 lalu," kata Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Anas M Adam, kepada Serambi, Minggu (22/12).

Paling banyak terdapat di Aceh Utara. Dari total jumlah guru, baru sekitar 1,58 persen yang telah mengikuti pelatihan. Artinya, sekitar 98,42 guru di kabupaten tersebut belum pernah mengikuti pelatihan. Posisi selanjutnya menyusul Kabupaten Bireuen dan Aceh Besar. "Banda Aceh juga masih sedikit. Tetapi guru lulusan S1 dan bersertifikat sudah banyak," ujar Anas.

Karena itu, mulai tahun 2014 pihaknya akan menggencarkan kegiatan pelatihan kepada para guru, mulai jenjang PAUD, SD, SMP, sampai SMA dan SMK. Untuk itu, Dinas Pendidikan Aceh mengajukan usulan anggaran sebesar Rp 100 miliar dalam RAPBA 2014.

Kegiatan pelatihan ini akan dilakukan terutama di daerah-daerah yang guru lulusan S1-nya masih sangat sedikit, seperti Simeulue, Nagan Raya, dan Gayo Lues. Diharapkan melalui kegiatan tersebut bisa menaikkan kemampuan kompetensi guru kita di Aceh.

"Target kita, tahun 2014, rangking kompetensi kemampuan guru di Aceh bisa masuk 15 - 10 besar nasional," optimis Anas.

Masalah lainnya seputar pendidikan di Aceh adalah penyebaran guru yang tidak merata. Persentase terendah terdapat di Kota Subulussalam yakni sebesar 13,37 persen, Simeulue (15,86 persen), dan Gayo Lues (16,78 persen).

Padahal, sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Lima Menteri, daerah yang tidak melakukan pemerataan bakal dikenai sanksi.

Sanksi yang diberikan meliputi penghentian sebagian atau seluruh bantuan finansial fungsi pendidikan. Sanksi lainnya adalah menunda usulan formasi pengangkatan guru PNS. "Peraturan ini mulai berlaku sejak 2 Januari 2012 lalu," sebut Anas.(her)


16.24 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger